PUSAT Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Coaching Clinic Perizinan Berusaha (PB) dan Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB UMKU) melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA), Senin (19/10/2026) di Balairung Sari, BP Batam.
Kegiatan bertema “Pusat PTSP BP Batam Hadir Lebih Dekat dengan Pelaku Usaha, Mendampingi Setiap Langkah Perizinan” ini diikuti lebih dari 100 perwakilan perusahaan di Batam.
Coaching clinic ini menjadi langkah konkret BP Batam untuk memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha, terutama dalam memastikan kelengkapan administrasi dan kelancaran proses perizinan berusaha lewat OSS RBA.
“Kegiatan ini secara khusus kami hadirkan untuk mengawal proses administrasi perizinan para pelaku usaha, sehingga berbagai kendala administrasi yang dihadapi dalam pemenuhan persyaratan perizinan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara tepat,” jelas Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, saat membuka acara.
Menurutnya, pendampingan tatap muka sangat penting agar pelaku usaha tidak bingung dengan regulasi perizinan yang terus diperbarui.
Melalui coaching clinic ini, BP Batam ingin menghadirkan layanan yang lebih dekat, responsif, dan solutif. Sekaligus membuka ruang konsultasi terbuka bagi perusahaan.
“Kami berharap para pengusaha yang hadir dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal sehingga seluruh permasalahan terselesaikan dengan tuntas,” ujar Sudirman.
Sudirman juga menyampaikan, jika efektif, kedepanya kegiatan seperti ini akan terus digelar.
“Jika memang data di desk pengajuan perizinan setiap harinya masih diatas 100 permohonan yang tertolak, kita akan lakukan kembali kegitan seperti ini. Namun jika angkanya dibawah 100, kita kerjakan seperti biasanya. Mudah-mudahan kegiatanya efektif” tambahnya.
Konsultasi One-on-One dengan PTSP dan BKPM RI
Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi konsultasi one-on-one. Para peserta bisa berdiskusi langsung dengan petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, serta unit kerja terkait lainnya.

Dalam sesi ini, pelaku usaha bisa mengupas tuntas kendala perizinan yang dihadapi perusahaannya masing-masing, mulai dari persyaratan yang belum lengkap hingga kendala teknis di sistem OSS RBA.
Pendekatan jemput bola ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian kendala administratif dan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan perizinan.
Penyelenggaraan Coaching Clinic PB dan PB UMKU ini menegaskan komitmen BP Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan memberikan pendampingan optimal demi menjaga iklim investasi yang kondusif di Batam.
Respon Pelaku Usaha
Kegiatan Coaching Clinic PTSP BP Batam ini mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha.
Menurut Sari Damanik yang mewakili PT Union Plastic di Batu Ampar, kegiatan ini sangat membantu perusahaanya dalam pengurus perizinan.
“Alhamdulillah tadi pengurusanya sudah selesai semua. Cukup membantu, karena kita bisa tanya langsung kepada petugas terkait apa yang menajdi kendala selama ini” ungkap Sari.
Senada dengan Sari Damanik, Wini Susilawati dari PT Siix Electronic mengungkapkan, dengan pelayanan One on One seperti ini, diharapkan bisa terus dilakukan atau digelar oleh PTSP, mengingat masih banyak pelaku usaha yang belum sepenuhnya memahami aturan-aturan yang ada terkait perizinan usaha, apalagi banyak aturan yang baru diberlakukan.
“Ya kami berharap, kegiatan seperti ini terus diadakan karena masih banyak pelaku usaha yang belum memahami betul terkait aturan atau regulasi perizinan usaha ini” kata Wini.
(zah)


