Hubungi kami di

Ini Batam

Resmikan Posko PPKM Kec. Bengkong | Wakil Walikota Ajak Masyarakat Kompak Tangani Covid-19

Terbit

|

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat peresmian Posko PPKM RT 01/ RW 20 Perumahan Cipta Permata, Kel. Sadai, Senin (31/5). Poto :@Zhr/GoWest.id

WAKIL Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, meresmikan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kecamatan Bengkong, Senin (31/5).

Adapun Posko PPKM yang diresmikan tersebut; posko PPKM di Kelurahan Sadai, Bengkong Indah, Tanjung Buntung, dan Bengkong Laut.

Kegiatan peresmian dimulai dari Kelurahan Sadai yang diwakili Posko PPKM RT 01/ RW 20 Perumahan Cipta Permata oleh Wakil Walikota Batam.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol. Firdaus, mewakili Kapolresta Barelang, Perwakilan Kodim Batam, Camat Bengkong, Danramil Batam Timur, Perwakilan Polsek Bengkong dan Kepala UPT Puskesmas Sungai Panas.

Sambutan dan Laporan Camat Bengkong, M Fairus R Batubara. Poto :@Zhr/GoWest.id

Dalam sambutanya Wakil Walikota Batam cukup mengapresiasi banyaknya posko PPKM yang telah didirikan. Menurutnya, hingga saat ini, Batam sudah memiliki 2.867 posko PPKM.

Pertumbuhan posko PPKM di Batam sangat signifikan. Bahkan, saat Presiden RI Joko Widodo berkunjung ke Kepri beberapa waktu yang lalu, Batam baru memiliki 157 posko PPKM.

“Sangat luarbiasa. Ini bentuk partisipasi masyarakat bersama pemerintah dalam menangani Covid-19. Saat ini sudah mencapai 2.867 titik.” kata Amsakar saat meresmikan posko PPKM di Gedung Posyandu Mawar 40, RW 20 perumahan Cipta Permata, Sadai, Bengkong.

BACA JUGA :  ATB Resmi Serahkan Surat Sanggahan ke BP Batam

Ia berharap, keberadaan PPKM tersebut, khususnya bagi pengurus dapat mensosialisasikan protokol kesehatan di lingkungan terkecil. Ia tak ingin PPKM hanya heboh saat peresmian saja.

“Jangan sampai setelah diresmikan justru tidak ada kegiatan, seperti iklan mobil, nyaris tak terdengar,” ujarnya.

Menurut Amasakar, dibutuhkan kerjasama yang solid antara masyarakat, pemerintah dan semua pihak, agar penanganan Covid-19 di Batam makin mudah.

Untuk itu, ia mengajak semua masyarakat turut aktif menerapkan protokol kesehatan; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas (5M).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota juga memberikan penjelasan secara singkat terkait tugas pengurus Posko PPKM. Selain terus mensosialisasikan Protkes 5M, tugas lainya adalah Maping (Pemetaan) kondisi Warga dan melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment).

“Laksanakan protokol kesehatan 5M, atau sekurang-kurangnya 3M. PPKM juga harus melakukan pemetaan penyebaran Covid-19 di lingkungan terkecil. Semoga angka Covid-19 di Batam makin menurun,” kata dia.

Ia juga mengatakan, hingga saat ini, permasalahan Covid-19 di Batam belum selesai. Hingga 30 Mei 2021, jumlah pasien positif mencapai 9.199 pasien. Dari total itu, 7.810 pasien sembuh, 198 pasien meninggal dunia, dan 1.191 pasien sedang dirawat.

“Penanganan Covid-19 harus terus dilakukan bersama, mengingat hanya satu zona hijau Covid-19 yakni Kecamatan Galang dan zona kuning Kecamatan Bulang. Selebihnya, zona merah,” ujarnya.

BACA JUGA :  M Rudi Kepri 1, Amsakar Batam 1?

Diakhir acara, Wakil Walikota Batam berkesempatan menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi Petugas Posko PPKM RT 01/ RW 20 yang diwakili oleh Ketua RW 20, Sudiyono. Selain itu juga dibagikan paket sembako bagi beberapa petugas lapangan Posko PPKM.

Penyerahan SK Petugas Posko PPKM RT 01 RW 20 Perum. Cipta Permata, Kel. Sadai. Poto :@Zhr/GoWest.id

Wagub Resmikan PPKM Bengkong Indah

DILOKASI lain, posko PPKM Kelurahan Bengkong Indah, bertempat di balai pertemuan RW 4 Bengkong Baru, hadir Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina. Di kesempatan itu, Marlin menyampaikan apresiasi penanganan Covid-19 di Batam.

“Tadi pagi dalam rapat di Tanjungpinang, langkah Batam menangani Covid-19 juga dibahas dan geliat Kota Batam sangat luar biasa baik dalam pembentuman PPKM, vaksinasi, dan tracing,” ujarnya.

Ia menyampaikan beberapa bantuan dari Pemprov Kepri sudah digelontorkan. Ia juga mendorong agar Batam terus melakukan tracing atau pelacakan kontak pasien demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kita juga fokus penanganan Covid-19 di Kepri. Sejauh ini, kita mengapresiasi Batam karena terus melakukan tracing. Dengan tracing mungkin jumlah pasien terus meningkat, namun rantai penyebaran Covid-19 bisa diputus,” katanya.

*(Zhr/GoWest)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid