Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Warga Temukan Kerangka Manusia di Semak Bakau
    2 jam lalu
    21 Kendaraan Knalpot Brong Disita Dalam Patroli Dini Hari di Batam
    2 jam lalu
    Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
    2 jam lalu
    Kebocoran Pipa di Muka Kuning Berulang, Suplai Air Puluhan Wilayah Batam Dihentikan
    10 jam lalu
    Balita Tewas di Batam: Awalnya Dibilang Tenggelam, Ternyata Dicekik Pengasuh
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    2 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    4 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    6 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    7 hari lalu
    Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    7 hari lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

Reza Konsumsi “Makanan Jin”, Pita Suaranya Terancam

Editor Redaksi 10 tahun lalu 1.8k disimak

REZA Artamevia diinformasikan mengkonsumsi obat yang disebut Aspat. Aspat adalah ramuan khusus yang dikonsumsi Reza ketika kurang enak badan.

Menurut pengacara Reza, Ramdan Alamsyah seperti dikutip dari tabloidbintang.com, malam itu (saat ditangkap di Mataram, Lombok, Minggu, 28 Agustus 2016), dia memakai Aspat karena flu.

Uniknya, hanya Gatot Brajamusti yang tahu apa saja kandungan di dalam Aspat. “Reza tidak tahu-menahu,” kata Ramdan menggarisbawahi.

Istilah Aspat familier bagi pengikut setia Gatot. Informasi yang dihimpun, Aspat adalah jenis narkoba yang paling sering dikonsumsi para pemakai di Padepokan Brajamusti milik Gatot sejak dulu. Aspat itu disebut makanan jin.

Cara mengkonsumsi Aspat sama dengan ketika seseorang mengkonsumsi sabu. Bahkan kabarnya Gatot memasukkan asap pembakaran Aspat itu dari mulut ke mulut. Dampaknya berbahaya bagi mereka yang berprofesi penyanyi.

Apa Dampaknya?

Dr Rahmanofa Yunizaf SpTHT-KL dari Rumah Sakit Bunda Cikini, Jakarta, mengingatkan, saat “uap air” atau asap itu terhirup, pita suara mengalami iritasi.

Iritasi yang berulang membuat pita suara tidak lentur lagi. Seiring berjalannya waktu, terdapat bekas luka atau kapalan di pita suara. Akibatnya, jangkauan vokal atau pita suara menurun. Dampak lainnya, stamina penyanyi saat beraksi di panggung gampang menurun.

Dengan menyanyi saja, sebenarnya pita suaranya sudah teriritasi karena dipakai untuk menjangkau nada-nada yang tidak biasa. Apakah kualitas pita suara Reza bisa pulih?

“Kalau sudah ada scar (goresan), kualitas vokal akan menurun. Bisa seperti dulu, namun scar itu tidak akan pernah hilang. Kualitas bisa pulih tapi bentuk anatomi pita suaranya tidak akan pulih 100 persen. Itu berdampak pada durasi ketahanan pita suara saat digunakan,” ujar Rahmanofa. ***

Kaitan AA GATOT, aspat, makanan jin, padepokan gatot brajamusti, reza artamevia
Redaksi 10 September 2016 10 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kisah Polisi Gotong-Royong Bangun Rumah untuk Mak Rasem
Artikel Selanjutnya Berendam Air Panas di Kaki Gunung Windu

APA YANG BARU?

Warga Temukan Kerangka Manusia di Semak Bakau
Artikel 2 jam lalu 53 disimak
21 Kendaraan Knalpot Brong Disita Dalam Patroli Dini Hari di Batam
Artikel 2 jam lalu 57 disimak
Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
Artikel 2 jam lalu 67 disimak
Kebocoran Pipa di Muka Kuning Berulang, Suplai Air Puluhan Wilayah Batam Dihentikan
Artikel 10 jam lalu 65 disimak
Balita Tewas di Batam: Awalnya Dibilang Tenggelam, Ternyata Dicekik Pengasuh
Artikel 2 hari lalu 129 disimak

POPULER PEKAN INI

Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
Artikel 4 hari lalu 334 disimak
Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
Lingkungan 4 hari lalu 333 disimak
Lahan Tiga Hektare di Kawasan Barelang Hangus Terbakar
Artikel 7 hari lalu 330 disimak
Gedung Beringin, Batam
Infrastruktur 7 hari lalu 320 disimak
Suhu Batam dan Karimun Tembus 32°C, Angin Kencang Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Kepri
Artikel 7 hari lalu 315 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?