GUBERNUR Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Pembantu (Rumkitban) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) di Bengkong Permai, Kota Batam, Sabtu (22/10/2022).
“Sebagai tugas mandatori yang mesti diimplementasikan, maka Pemprov bekerja sama dengan TNI AD membangun Rumkitban di Batam,” kata Ansar di Batam, Minggu (23/10/2022).
Ansar mengatakan keberadaan Rumkitban TNI AD di Batam, diharapkan bisa memberikan pelayanan kesehatan, tidak hanya kepada anggota TNI AD dan keluarga saja, tapi juga masyarakat umum yang ada di lingkungan sekitar.
“Karena keberadaan rumah sakit ini juga menjadi sarana pemenuhan prasaran kesehatan masyarakat di Kepri,” ujarnya.
Sejauh ini, katanya, sarana dan prasarana kesehatan yang tersedia di Kepri, tercatat sebanyak 54 rumah sakit, 93 puskesmas, dan 254 klinik yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kepri, dengan sebagian besarnya berada di Batam.
Ia juga berharap keberadaan Rumkitban TNI AD akan mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.
Sejauh ini, lanjut Ansar, IPM Kepri mengalami peningkatan sebesar 0,20 poin, di mana pada tahun 2020 IPM sebesar 75, 59 persen, lalu pada tahun 2021 naik menjadi 75, 79 persen.
“IPM Kepri ini menjadi yang teratas untuk regional Sumatra,” sebut Ansar.
Mantan Bupati Bintan tersebut berharap dengan terus membaiknya kualitas kesehatan di Kepri, secara langsung berdampak pada meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kepri.
Ekonomi Kepri, kata Ansar, pada kuartal pertama tahun 2022 tumbuh 2,83 persen, dan kembali naik melejit pada kuartal kedua menjadi 5,01 persen.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 033/WP, Brigjen TNI Yudi Yulistianto, mengatakan pembangunan RS Pembantu TNI AD 01.08.03 Kesdam I Bukit Barisan Bengkong Batam terlaksana berkat dukungan penuh Pemprov Kepri.
Dia harapkan keberadaan rumkitban akan bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi kurang lebih 700 kepala keluarga anggota dan keluarga TNI AD.
“Pembangunan rumkitban baru ini terus kita maksimalkan, dengan harapan agar cepat siap dan melengkapi layanan yang sudah ada,” ujar Brigjen Yudi Yulistianto.
(*)
Sumber: Antara


