PELABUHAN Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dipadati penumpang sehari menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah atau pada Rabu (28/6/2023).
Para penumpang antarpulau tersebut, bahkan ada sebagian yang tidak mendapatkan tiket kapal, sehingga terpaksa menunggu jadwal keberangkatan berikutnya.
“Harusnya berangkat pukul 11.00 WIB, tapi kehabisan tiket, terpaksa tunda berangkat pukul 13.00 WIB,” kata Sudir, penumpang tujuan Tanjung Batu, Kabupaten Karimun, dikutip dari Antara.
Azli, penumpang lain tujuan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, mengaku sudah tiba di Pelabuhan SBP Tanjungpinang sejak pukul 07.00 WIB demi mendapatkan tiket pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga.
“Padahal, jadwal keberangkatan pukul 11.00 WIB, tapi takut kehabisan tiket kapal, makanya turun ke pelabuhan agak pagi,” ujarnya.
Berbeda dengan Yudi, penumpang tujuan Pulau Moro ini, mengaku sudah memesan tiket sehari sebelumnya karena khawatir tidak kebagian tiket jika membeli pada hari keberangkatan.
Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Tanjungpinang itu mengaku senang dapat pulang ke kampung untuk berkumpul bersama keluarga.
“Kebetulan Idul Fitri kemarin tidak pulang kampung. Rencananya, memang mau pulang di Idul Adha tahun ini,” ucapnya.
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut KSOP Tanjungpinang, Imran, menyampaikan prediksi kepadatan penumpang memang terjadi mulai 28 Juni 2023 hingga 2 Juli 2023.
Ia memprediksi arus penumpang Idul Adha tahun ini meningkat 15 persen dibanding hari-hari biasanya.
“Meningkatnya tidak terlalu signifikan, tapi kita tetap antisipasi menyiapkan armada tambahan kalau penumpang melonjak 100 persen,” katanya.
Imran menambahkan saat ini total ada 20 armada kapal cepat antarpulau se-Kepri yang disiapkan di Pelabuhan SBP Tanjungpinang.
“Belum ada tambahan armada. Kalau pun ada kenaikan jumlah penumpang tujuan pulau tertentu, kita akan tambah trip pelayaran,” ucapnya.
(*/pir)


