Hubungi kami di

Histori

Sejarah Kasti, Permainan Favorit Anak Generasi 80 – 90an

Terbit

|

Ilustrasi, permainan kasti. © Sehatq.com

MEREKA yang menghabiskan masa kecil di rentang dekade 70, 80 dan 90-an, rasanya sangat familiar dengan permainan yang satu ini ; Kasti.

Hanya berbekal bola kecil (biasanya bola tenis, pen), pukulan kayu serta lapangan kecil, anak-anak generasi itu lazim memainkannya saat sore hingga menjelang bedug magrib menggema.

Kasti merupakan olahraga tim yang memakai bola kecil dalam permainannya. Olahraga ini juga disebut sebagai sebuah ‘miniatur’ dari sofbol. Beberapa teknik dan strategi keduanya memang banyak kesamaan.

Tidak seperti sofbol, kasti pada umumnya tidak memakai peralatan yang lengkap seperti pakaian khusus untuk sofbol, yaitu sarung penangkap bola dan helm.

Pada olahraga kasti yang dibutuhkan hanya bola kecil dan pemukul dari kayu. Seperti olahraga lain, kasti juga memiliki sejarahnya yang panjang.

Dari yang dulunya permainan tradisional, kemudian menjadi olahraga resmi yang diakui dunia.

Dulunya termasuk permainan tradisional dan aturannya baru diresmikan tahun 1884.

SEJARAH olahraga kasti tradisional pada awalnya dilakukan di Inggris pada tahun 1744 pada era Dinasti Tudor. Tapi aturan permainannya baru disusun tahun 1828 sejak penerbitan buku The Boy karya William Clarce.

Ilustrasi, peralatan kasti

Dahulu olahraga ini termasuk permainan tradisional yang disukai anak-anak dan remaja Eropa.

Aturan permainannya kemudian baru diresmikan tahun 1884 oleh GAA (Gaelic Athletic Association) di Irlandia. Pada Tahun berikutnya, panduannya diterbitkan lagi di Massachusetts, Amerika Serikat

Di Indonesia sendiri, olahraga ini dikenal masyarakat sejak penjajahan Belanda dan Jepang. Konon, permainannya juga sudah menjadi hiburan masyarakat zaman kerajaan-kerajaan dan diwariskan secara turun.

Sampai sekarang, kasti masih sering diperlombakan sampai di tingkat Internasional. Olahraga ini  dari tahun ke tahun semakin terkenal di Indonesia karena sering dipraktikkan di banyak sekolah.

BACA JUGA :  Kilas Awal May Day

Ukuran lapangan, ukuran bola, dan perlengkapan yang diperlukan

Untuk bermain kasti sebenarnya tidak terikat tempat, karena permainannya juga bisa dilakukan sekadar untuk hiburan.

Tapi, untuk pertandingan resmi, perlu lapangan dan beberapa perlengkapan khusus. Ukuran lapangan kasti dan beberapa perlengkapannya adalah sebagai berikut;

Ukuran lapangan utama

Panjang: 60 m

Lebar: 30 m

Garis-garis di dalam lapangan

Ruang pelambung: 5×5 m

Ruang pemukul: 5×5 m

Ruang bebas: 15×5 m

Jari-jari marka: 1 m

Ukuran bola

Diameter: 21 cm

Berat: 70-80 gram

Perlengkapan lain yang dibutuhkan

Tongkat pemukul dengan panjang 50-60 cm, lebar 5 cm, dan tebal 3,5 cm.

Tiang bendera dengan tinggi 1,5 m dari tanah

Aturan permainan kasti yang perlu dipahami para pemainnya

CARA bermainnya memang butuh kekompakan dan ketangkasan setiap tim. Tapi, untuk memainkannya dengan benar, setiap pemainnya harus menguasai aturan permainan dan teknik dasar di dalamnya.

Ada wasit yang bertugas mengawasi jalannya pertandingan, dan ada juga pencatat waktu.

Setiap tim ada 12 orang pemain. Salah satunya bertugas jadi kapten.

Setiap pemainnya pakai nomor dada, mulai nomor 1-12. Ada juga para pemain cadangan atau pengganti berjumlah 6 orang.

Pertandingan dilakukan dalam 2 babak. Setiap babaknya berdurasi 20-30 menit.

Di setiap babak, pemain bisa istirahat 15 menit.

Tim penjaga bertugas mematikan lawan dengan melempar bola ke pemukul atau menangkap bola secara langsung dari tim pemukul.

Setiap pemainnya punya hak memukul sekali, kecuali pemain yang terakhir punya hak memukul sampai 3x.

BACA JUGA :  (Di Belakang Layar) XPLORING BATAM – TOGETHER #2

Sesudah melakukan pukulan, maka pemukulnya harus cepat meletakkan alat pemukulnya di ruang pemukul.

Pemain yang berhasil melakukan pukulan harus segera berlari ke pemberhentian 1-3 dan ruang bebas.

Kemenangan bergantung dari banyaknya poin yang dikumpulkan tim.

Pergantian tempat bisa dilakukan di antara tim pemukul dan tim penjaga jika salah satu tim pemukul kena lemparan bola.

Jika pukulannya langsung bisa ditangkap oleh penjaga secara berturut-turut selama 3x, maka kedua timnya bisa berganti tempat.

Jika alat pemukulnya yang sedang dipakai lepas dari si pemukul, maka bisa berlaku pergantian tempat.

Istilah-istilah penting dalam olahraga kasti

Ilustrasi, anak-anak bermain kasti. © Pelajarpintarku.blogspot.com

SETELAH tahu tentang sejarah, ukuran lapangan, dan peralatan yang diperlukan, maka hal lain yang juga penting untuk diketahui adalah istilah-istilah penting dalam kasti berikut ini;

Ball: merupakan kesalahan saat melambungkan bola atau bolanya tidak berada di atas tempat memukul.

Strike: merupakan kondisi ketika melambungkan bola dengan benar atau bola yang dilempar meluncur di atas tempat pemukul di antara baru dan lutut.

Out: ketika bola yang dipukul ternyata jatuh di luar garis batas pelari.

Base: tempat hinggap seorang pelari atau pemukul.

Pitcher: Pemain pelambung dari tim yang berjaga.

Catcher: Pemain yang menangkap bola atau penjaga belakang dari tim jaga.

Home base: adalah base tempat untuk memukul bola.

Burn: mematikan lawan dengan cara memegang bola sebelum pemainnya sampai di base.

Home run: adalah pemukul dengan pukulannya sendiri bisa kembali ke ruang bebas secara langsung.

Demikianlah penjelasan seputar olahraga kasti dan ketentuan di dalamnya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasanmu.

(*)

Sumber : DAILY ASIA 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook