Hubungi kami di

Ini Batam

Sekdako Apresiasi HARRIS Resort Waterfront | Pajang Hiasan Tanjak dan Tepak Sirih

iqbal fadillah

Terbit

|

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, memuji Harris Resort Waterfront Batam yang ikut mengenalkan tepak sirih, tanjak dan kuliner khas Melayu kepada pengunjung. Poto : @Ist.

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin memuji Harris Resort Waterfront Batam yang ikut mengenalkan tepak sirih, tanjak dan kuliner khas Melayu kepada pengunjung.

“Saya turut berbangga bahwa hotel (Harris Resort Waterfront) memajang tepak sirih dan tanjak,” katanya, usai menjadi narasumber dalam karantina 20 finalis Pemilihan Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam tahun 2021, Selasa (30/3/2021).

Jefridin mengatakan tepak sirih ini salah satu peralatan yang selalu digunakan dalam prosesi adat Melayu seperti tari persembahan. Tepak sirih sebagai pembuka kata, sebelum memulai perundingan makan sirih terlebih dahulu.

“Tanjak sebagai penutup kepala biasanya digunakan saat acara adat, seperti pernikahan,” ujarnya.

Jefridin meminta tak hanya Harris Resort Waterfront Batam, promosi tentang budaya Melayu juga seharusnya diikuti oleh hotel dan resort lainnya di Kota Batam. Dengan begitu budaya dan pariwisata Kota Batam makin dikenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Semua hotel ikut mensosialisasikan tentang benda yang sangat sakral di sisi adat Melayu,” ucapnya.

General Manager Harris Resort Waterfront Batam, M. Mufrani mengatakan selain menampilkan tepak sirih dan tanjak, Harris Resort Waterfront juga menghadirkan menu Melayu seperti mie lendir, sup ikan Batam, jus buah naga, ayam pajri nanas, dan ikan asam pedas dalam sajian kulinernya.

BACA JUGA :  Solusi HKI Atasi Dampak COVID-19 Bagi Dunia Usaha di Batam

“Hal ini dalam rangka kita mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk memajukan budaya Melayu,” sebutnya.

Sementara Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengapresiasi upaya Harris Resort Waterfront Batam yang ikut serta mengenalkan budaya Melayu kepada pengunjung khususnya wisatawan. Ardi berharap budaya Melayu lainnya juga dipromosikan, seperti memperdengarkan lagu Melayu dan mewajibkan karyawan memakai busana Melayu.

“Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu serta mempromosikan kepada wisatawan,” katanya.

Kepada Sekda, Ardi juga menyampaikan Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam juga menghadirkan menu Lendot sebagai hidangan pembuka (appetizer) kemudian ikan asam pedas sebagai hidangan utama (mencourse).

“Saya sangat senang hotel dan resort di Batam telah menawarkan kuliner khas Melayu, dalam rangka mengenalkan makanan khas kita kepada wisatawan,” pungkasnya. (*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook