WALI Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan kini Belakangpadang semakin menarik seiring dengan pembangunan yang dilakukan selama ini. Menurutnya, Belakangpadang sudah bisa menjadi destinasi wisata andalan baru.
Hal itu disampaikan Rudi saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Belakangpadang bersama Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Kamis (17/2). Musrenbang tersebut juga dihadiri Wakil Gubenur Kepri, Marlin Agustina.
Di acara itu, Rudi dan Amsakar berbagi tugas memimpin jalannya musyawarah. Sesi merangkum masukan warga dipimpin langsung Rudi, sementara tanggapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dipimpin Amsakar.
Dalam kesempatan itu, Rudi kembali mengungkapkan cita-citanya untuk menjadikan Belakangpadang yang akan diproyeksikan menjadi salah satu destinasi wisata andalan Batam. “Dari awal saya ingin Belakangpadang ini jadi destinasi baru. Maka saya titip betul, mari wujudkan bersama,” katanya.
Pengembangan pulau yang dijuluki Pulau Penawar Rindu itu, bukan hanya isapan jempol belaka, infrastruktur terus dikembangkan. Jalan berikut sarana pendukung lainnya, seperti pedestrian dibangun.
“Mudah-mudahan jalannya tahun 2023 selesai semua. Makanya saya bersama pak wakil buka ini sejak awal. Secara umum, jalan sampai ke permukiman saya ingin tuntas 2024,” kata Rudi disambut riuh tepuk tangan warga.
Gayung bersambut warga Belakangpadang sangat kompak, hal ini membuat Rudi bahagia. Artinya, persamaan persepsi membangun Belakangpadang, umumnya Kota Batam telah terpatri dalam diri warga.
“Saya bersyukur, warga Belakangpadang mau wilayahnya maju. Oh iya, satu jangan lupa siapkan kuliner yang enak-enak, karena kalau ini (pembangunan) tuntas, akan semakin banyak yang ke sini,” ucapnya.
Sementara itu, Amsakar menyebutkan, usulan warga dalam musrenbang ini sebanyak 24 usulan PSPK tersebar pada 7 OPD, seperti Dishub Batam, Dinas Perkimtan, DBM SDA, danjuga Dinas Pendidikan.
“Dari usulan-usulan ini, beberapa di antaranya warga menyampaikan perlu jembatan atau pelantar, infrastruktur jalan dituntaskan juga pendidikan, agar sekolah jarak jauh untuk diberikan atensi, anak-anak ini berikan subsidi, pak wali juga memberikan perhatian ini, semua anak wajib dapat pendidikan,” terangnya.
“Juga pelabuhan di Teluk Kangkung juga disampaikan warga. Alhamdulilah 24 usulan semua oke untuk dibahas di musrenbang kota,” tambah Amsakar.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, menyebutkan, dengan mengikuti musrenbang baik tingkat kelurahan maupun kecamatan di Batam untuk mengetahui masukan dari warga, yang bisa saja dimungkinkan untuk menjadi pertimbangan di Pemerintah Provinsi Kepri.
“Ini bisa jadi masukan kami di Pemprov Kepri. Seandainya tak tercover di Pemko Batam, mudah-mudahan bisa dari Pemprov Kepri,” harap dia.
Marlin juga mengajak, agar semua pihak untuk tetap kompak menekan penyebaran Covid-19. Menurutnya penanganan pandemi erat kaitannya dengan upaya memulihkan ekonomi.
“Mari tetapkan protkes. Pakai maskernya dan sukseskan vaksinasi,” pungkasnya.
(*)
sumber: Media Center Batam


