Hubungi kami di

Ini Batam

Sidak ke PT Warlbor, DPRD Batam Temukan 15 TKA Asal Cina Diduga Bekerja Tanpa Izin

Terbit

|

Komisi I DPRD Kota Batam, Kepulauan Riau, melakukan sidak ke PT Warlbor International Indonesia yang diduga mempekerjakan sebanyak 15 tenaga kerja asing asal Cina tanpa izin, Kamis (9/6/2022).

INSPEKSI mendadak (sidak) oleh Komisi I DPRD Kota Batam ke PT Warlbor International Indonesia mendapati 15 tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang diduga dipekerjakan tanpa izin.

Dikutip dari Antaranews.com, Kamis (9/6), Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Safari Ramadhan, mengatakan sidak ke PT Warlbor International Indonesia itu dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat setempat.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat. Karena sekarang lagi ramai isu TKA yang datanya sebagai pekerja ternyata dia buka judi ‘online’, ada juga yang buka kafe , dan sebagainya, itu antisipasi kami,” ujar Safari melansir Antara.

BACA JUGA :  15.380 Siswa SMP Ikut UN Mulai Senin

“Saat kita ke sana (PT Warlbor International Indonesia) menanyakan izinnya, kita menemukan TKA dari Tiongkok di perusahaan tersebut, kita coba data ada berapa yang bekerja di sana, ternyata ada 15 orang,” sambungnya.

Menurut Safari, PT Warlbor International Indonesia merupakan perusahaan yang memproduksi pahpir (kertas bungkus rokok) belum bisa menunjukkan izin mempekerjakan TKA asal Cina tersebut.

“Saat kami tanyakan mereka produksi kertas rokok, yang buat bungkus rokok, bukan rokoknya. Ada kabar juga produksi rokok elektrik. Maka dari itu kita lihat langsung ke perusahaannya, apa saja yang dimiliki perusahaan,” kata dia.

BACA JUGA :  Festival Otak Otak, Kuliner Khas Kepri

Hingga saat ini, pihak Komisi I DPRD Kota Batam masih menunggu berkas perizinan dari perusahaan tersebut, di antara perizinan legalitas dan perizinan tenaga kerja asing.

“Sampai sekarang berkas belum disampaikan ke kami, kemungkinan besok sampai hari Senin kami tunggu berkas itu masuk ke Komisi I, jika sampai saat itu belum diantarkan ke kami, akan kami panggil dan akan kami agendakan RDP (rapat dengar pendapat),” kata Safari.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid