Hubungi kami di

Ini Batam

Sudah Dibatasi, Jumlah Gerai Alfamart dan Indomaret di Batam Sebanyak 361

Terbit

|

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kota Batam terkait Keberadaan Gerai Mini Market Indomaret dan Alfamart di Kota Batam, Senin (22/06). Photo : GoWest Indonesia

PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam telah membatasi ijin gerai Indomaret dan Alfamart sejak 2018 lalu. Dengan pembatasan itu, jumlah gerai pasar modern mini ini sudah ada sebanyak 361 unit yang tersebar di berbagai lokasi di Kota Batam.

Kepala Dinas Penanaman Modal (DPM) Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Batam, Firmansyah menuturkan, pembatasan ini merupakan kebijakan khusus yang dikeluarkan oleh Pemko Batam. Demi menjaga agar gerai modern ini tidak semakin menjamur dan mempengaruhi kegiatan usaha yang sebelumnya sudah ada.

Namun demikin Firmansyah melanjutkan, dengan sistem perizinan yang terpusat dalam platform digital Online Single Submission (OSS), semua layanan perizinan berada di tingkat nasional, sehingga tidak ada batasan bagi daerah untuk menentukan perizinan yang dilakukan oleh dunia usaha, termasuk izin gerai Indomaret dan Alfamart ini.

BACA JUGA :  Ardiwinata : Batam Bisa Terima Wisatawan, Tapi Terbatas

“Ini dilematis, OSS ini berlaku secara nasional, tidak ada pilihan lain bagi daerah untuk tidak menerapkannya. Daerah tidak bisa membatasi karena online, asal memenuhi persyaratan bisa langsung. Baru setelah itu melapor ke daerah. Untuk di Batam, dari awal pak Wali (Wali Kota Batam) sudah membatasi 2019 dan 2020 sudah tidak ada penambahan,” kata Firmansyah dalam Rapat Dengar Pendapat di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam pada Senin (22/06).

Firmansyah melanjutkan, ke depan pihaknya akan menndorong Indomaret dan Alfamart untuk bisa berkontribusi pada keberlangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Demikian juga dengan sebaran gerai yang berdekatan akan dikaji dan dievaluasi bersama stakeholder terkait.

Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim dalam kesempatan tersebut menjelaskan, 361 Indomaret dan Alfamart di Batam memang menjadi catatan tersendiri. Selain itu, seharusnya keberadaan gerai ini bisa bersama membesarkan UMKM sejenis yang sudah ada.

BACA JUGA :  Kunjungi Pulau Kasu, Marlin Agustina Kampanyekan Pemakaian Masker

“Ini harus jadi sebuah keniscayaan dan peran pemerintah penting di sana,” kata Ruslan.

Jika tidak dibuat aturan yang jelas terkait dengan dukugan terhadap UMKM, hal ini akan membunuh usaha sejenis yang sudah ada sebelumnya karena mereka tidak mampu berkompetisi dengan gerai yang sudah berjaringan ini.

“Memang secara nasional niatnya untuk perkembangan ekonomi secara makro, tapi penting untuk menjaga kearifan lokal dunia usaha yang ada di sini,” kata Ruslan lagi.

Lebih jauh, Ruslan mendorong hadirnya kesepakatan antara daerah dengan Indomaret dan Alfamart. Kalau memungkinkan Indomaret dan Alfamart diharapkan bisa menjadi induk semang yang menaungi UMKM.

*(Bob/GoWestId)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook