Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
    12 jam lalu
    Sempat Ditahan di Malaysia, 4 Nelayan Asal Bintan Akhirnya Dipulangkan KJRI Johor Bahru
    13 jam lalu
    Anggaran Terbatas, Pemko Batam Baru Bisa Cover 4.000 Lansia dari 20 Ribu Target Penerima
    16 jam lalu
    Harga Emas di Batam Naik Lagi
    16 jam lalu
    Cuaca di Kota Batam Jum’at (3/07) Diprediksi Cerah Berawan
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kalahkan Austria 0-3, Tim Matador isi 1 Slot di Babak 16 Besar
    21 jam lalu
    Susul Kanada dan Meksiko, Tuan Rumah Amerika Masuk Babak 16 Besar
    2 hari lalu
    Dramatis Belgia Kontra Senegal, Belgia Unggul 3-2
    2 hari lalu
    Dual Gol Harry Kane ke Gawang Kongo Bawa Inggris ke Babak Selanjutnya
    2 hari lalu
    Catatan Rekor Mengesankan Iringi Meksiko Lolos ke Babak 16 Besar
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    12 jam lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    13 jam lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    16 jam lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    4 hari lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Tangan Gemetar, Jantung Berdebar? Waspada Hipertiroid

Editor Admin 10 tahun lalu 2.3k disimak

KELENJAR tiroid terletak di bagian bawah leher, terdiri atas dua bagian dan disatukan oleh “jembatan” bernama ismus yang menutupi cincin tulang tenggorokan kedua dan tiga. Kelenjar ini memproduksi hormon tiroksin yang dibutuhkan oleh hampir semua proses tubuh, termasuk pengaturan suhu, metabolisme karbohidrat, protein, lemak dan vitamin A. Hormon ini juga mempengaruhi kerja organ tubuh seperti jantung, pencernaan, otot, dan sistem saraf.

Daftar Isi
Apa saja penyebab hipertiroidisme?Hipertiroidisme primerHipertiroidisme sekunderApa saja gejala hipertiroidisme?Apa yang harus saya lakukan jika menemukan gejala di atas?Bagaimana cara mengobati hipertiroidisme?1. Tirostatika (obat anti tiroid)2. Yodium radioaktif3. Tiroidektomi (pembedahan tiroid)

Gangguan produksi hormon tiroksin terbagi dua: terlalu banyak produksi hormon (hipertiroid) atau terlalu sedikit produksi hormon (hipotiroid). Hipertiroidisme adalah kumpulan gejala yang diakibatkan produksi hormon tiroid yang berlebihan, sedangkan tirotoksikosis merupakan gejala yang timbul akibat sirkulasi hormon tiroid yang berlebihan di darah. Di Indonesia, prevalensi penyakit hipertiroidisme berkisar di 6,9%, dan penyakit ini lebih sering terjadi pada wanita.

Apa saja penyebab hipertiroidisme?

Hipertiroidisme biasanya dibagi atas hipertiroidisme primer dan sekunder. Umumnya hipertiroidisme disebabkan oleh penyakit Graves, gondok multinoduler toksik, dan adenoma toksik, walaupun masih banyak penyakit lain yang bisa menyebabkannya

Hipertiroidisme primer

  • Penyakit graves
  • Gondok multinodular toksik
  • Adenoma toksik
  • Obat: kelebihan iodium, litium
  • Kanker tiroid

Hipertiroidisme sekunder

  • Resistensi hormon tiroid
  • Tirotoksikosis pada kehamilan (trimester pertama)
  • TSH-Secreting tumor

Apa saja gejala hipertiroidisme?

Gejala hipertiroidisme terbagi atas dua: gejala umum, dan gejala spesifik terhadap organ tubuh di mana hormon ini bekerja. Gejala umumnya antara lain: tak tahan hawa panas, mudah lelah, leher membesar, penurunan berat badan, sering lapar, sering buang air besar. Sedangkan gejala spesifik, sebagai berikut:

  • Sistem pencernaan: banyak makan, haus, muntah, sulit menelan, pembesaran limfa.
  • Sistem reproduksi: gangguan siklus haid, penurunan libido, kemandulan, ginekomastia pada laki-laki.
  • Kulit: keringat berlebihan, kulit basah, rambut rontok.
  • Psikis dan saraf: labil, mudah tersinggung, sulit tidur, tangan gemetar.
  • Jantung: jantung berdebar-debar, gangguan irama jantung, hipertensi, gagal jantung.
  • Sistem otot dan tulang: mudah lelah, nyeri tulang, osteoporosis.

Pada penyakit Graves, biasanya ditemukan gejala lain, seperti pembengkakan di tulang kering kaki, bola mata yang menonjol, penurunan penglihatan, penglihatan ganda dan luka di kornea mata.

Apa yang harus saya lakukan jika menemukan gejala di atas?

Segera berobat ke dokter atau pusat kesehatan terdekat jika mengalami gejala di atas, biasanya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan tambahan untuk menegakkan diagnosis. Pemeriksaan tambahan yang sering dilakukan adalah:

  • Pemeriksaan fungsi tiroid (TSH dan hormon tiroid). TSH diproduksi di bagian otak bernama hipofisis, dan berfungsi untuk merangsang kelenjar tiroid untuk melepaskan hormonnya. Pada hipertiroidisme biasanya ditemukan kadar TSH yang menurun dan hormon tiroid yang meningkat.
  • USG. USG berfungsi untuk melihat adanya nodul, ukuran, bentuk, dan membedakannya dengan kista.
  • Scan tiroid. Tes ini bertujuan untuk mengetahui penyebab hipertiroidisme. Pasien disuntikkan isotop yodium, kemudian dilakukan scanning untuk melihat respon tiroid. Nodul yang menghasilkan hormon berlebihan disebut nodul panas, biasanya kanker, walaupun ada juga beberapa nodul dingin yang merupakan kanker.

Bagaimana cara mengobati hipertiroidisme?

Pengobatan hipertiroid dapat dikelompokkan dalam 3 bentuk: tirostatika, yodium radioaktif, dan tiroidektomi.

1. Tirostatika (obat anti tiroid)

Obat ini berfungsi untuk menghambat sintesis hormon tiroid dan menekan proses autoimun.  Pemberian obat ini awalnya dalam dosis terbesar atau sesuai klinis, kemudian diturunkan sampai dosis terendah di mana hormon tiroid masih dalam batas normal. Efek samping dari obat ini adalah ruam di kulit, gatal, alergi, nyeri otot & sendi.

Contoh obat: propiltiourasil (PTU), metimazol, karbimazol

2. Yodium radioaktif

Radioiodin dalam dosis kecil dapat merusak kelenjar tiroid dan memperbaiki gejala hipertiroidisme. Pengobatan ini memiliki beberapa kelebihan seperti cepat dan mudah dilakukan serta angka kekambuhan yang rendah. Kekurangannya adalah dapat terjadi hipotiroid pasca terapi (50%).

Pengobatan ini tidak dianjurkan pada ibu hamil, atau yang merencanakan kehamilan dalam 6 bulan ke depan.

3. Tiroidektomi (pembedahan tiroid)

Pembedahan tiroid dapat dilakukan secara total atau sebagian (parsial). Pilihan ini dilakukan jika ditemukan indikasi berikut:

  • Hipertiroidisme yang parah pada anak
  • Pasien yang tidak sembuh dengan obat anti tiroid
  • Pembengkakan kelenjar tiroid atau gejala mata yang parah
  • Pasien yang memerlukan kesembuhan yang cepat seperti ibu hamil, ibu yang merencanakan kehamilan dalam 6 bulan atau orang dengan penyakit jantung yang tidak stabil

Kelebihan metode ini adalah banyak pasien dengan fungsi tiroid normal pasca operasi tanpa adanya gejala hipotiroid. Kelemahannya adalah angka kekambuhan yang cukup tinggi dan memerlukan pengobatan jangka panjang yang teratur.

Obat lain yang sering diberikan pada hipertiroidisme adalah beta-blocker. Obat ini berfungsi untuk mengurangi gejala hipertiroid seperti jantung berdebar, tangan gemetar dan lainnya. Contoh obat ini adalah propranolol dan metoprolol. ***

Kaitan Gondok multinodular toksik, hipertiroidisme, mudah lelah, nyeri tulang, osteoporosis, Resistensi hormon tiroid, tak tahan hawa panas
Admin 6 September 2016 6 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pizza Hut Asia Akui Ada Perpanjangan Masa Kedaluwarsa
Artikel Selanjutnya Yuk, Berburu Durian di Medan!

APA YANG BARU?

Lupa Matikan Kompor, Dapur Warung di Tanjungpinang Ludes Terbakar
Artikel 12 jam lalu 151 disimak
Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
Seni 12 jam lalu 130 disimak
Sempat Ditahan di Malaysia, 4 Nelayan Asal Bintan Akhirnya Dipulangkan KJRI Johor Bahru
Artikel 13 jam lalu 123 disimak
Pulau Los, Tanjungpinang
Wilayah 13 jam lalu 126 disimak
Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
Statistik 16 jam lalu 146 disimak

POPULER PEKAN INI

Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 7 hari lalu 514 disimak
Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
Statistik 7 hari lalu 409 disimak
Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
Rupa 6 hari lalu 341 disimak
Debarkasi Haji Batam Hampir Tuntas, 10.516 Jamaah Pulang, Tinggal Kloter 25 di Madinah
Artikel 5 hari lalu 320 disimak
Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
Artikel 4 hari lalu 310 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?