Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Sarana Olahraga Engku Putri Rampung Direvitalisasi, Amsakar:”Batam Butuh Sinergi”
    6 jam lalu
    Perang Malaria di Tanjungpinang, 518 Kasus dalam Enam Bulan
    17 jam lalu
    Jaringan Promosi Judi Online Internasional di Batam Digerebek Polisi
    18 jam lalu
    ASDP Batam Berlakukan Pas Masuk Pelabuhan
    18 jam lalu
    Kamis (25/06) Harga Emas di Batam Terpantau Menurun
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
    1 hari lalu
    Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
    2 hari lalu
    KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
    3 hari lalu
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    3 hari lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
    18 jam lalu
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    2 hari lalu
    Pohon Bakau Api Api
    4 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    4 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    5 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
VOA Indonesia

Temukan Mikroplastik dalam Kosmetik, Pemerintah Diminta Lakukan Pemeriksaan

Editor Admin 2 tahun lalu 443 disimak
Berbagai kosmetik dipajang di sebuah salon kecantikan di Seoul, 23 Desember 2014 : © f. REUTERS/Kim Hong-JiDisediakan oleh GoWest.ID

SEPARUH dari 80 produk kosmetik dan perawatan diri yang diteliti LSM lingkungan hidup ECOTON baru-baru ini ternyata mengandung mikroplastik.  Tak hanya itu, mikroplastik bahkan ditemukan dalam 30 merk minuman berpemanis dalam kemasan. 


TEMUAN mikroplastik dalam produk kosmetik dan minuman berpemanis dalam kemasan baru-baru ini mengkhawatirkan publik Indonesia.

Kepala Laboratorium Mikroplastik ECOTON, Rafika Aprilianti, pekan ini mengatakan dari 80 produk kosmetik yang ditelitinya, separuhnya mengandung mikroplastik yang jelas berbahaya bagi kesehatan jangka panjang. Meski sudah ada larangan yang tegas dalam peraturan perundangan tentang pengawasan obat dan makanan, mikroplastik masih tetap digunakan di hampir semua produk kosmetik.

“Ini harusnya tidak boleh, karena mikroplastik itu dapat masuk ke dalam tubuh anak-anak, bayi, maupun kita sebagai manusia, seluruhnya itu masuk ke dalam tubuh kita melalui kontak kulit, kemudian melalui makanan dan minuman, dan melalui udara yang kita hirup sehari-harinya,” katanya.

Rafika mengatakan kandungan mikroplastik juga ditemukan pada minuman berpemanis dalam kemasan.

Produk-produk kecantikan dipajang di toko kosmetik Lush di London, Inggris 7 Mei 2017. (Foto: REUTERS/Neil Hall)

“Ini kenapa kok ada mikroplastiknya karena bungkusnya adalah plastik, dan plastik ini sangat rentan terhadap panas, dan ini kalau terkena panas atau pun gesekan yang dijual di warung-warung, di toko-toko, itu dapat terdegradasi atau mrotol menjadi mikroplastik, dan 16.000 senyawa kimia yang tersusun di plastik itu bisa rontok setiap harinya, dan diminum oleh anak-anak setiap harinya, dan ini mengganggu hormon,” tuturnya.

Direktur Eksekutif ECOTON Daru Setyotini meminta pemerintah, dalam hal ini Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM), untuk proaktif melakukan pengawasan dan penelitian terhadap produk kosmetik dan perawaran diri yang disinyalir mengandung mikroplastik. Tidak hanya dalam kandungan atau isi, pemerintah diminta tegas dalam pengawasan kemasan produk yang dikonsumsi masyakat.

“Menuntut BB POM meneliti lebih banyak lagi produk, karena dari kami kemampuan untuk menguji analisis mikroplastik di produk itu kan sangat kecil. Jadi, pemerintah harus menguji semua produk yang digunakan untuk bayi, untuk memastikan apakah mengandung microbeads, atau mikroplastik, karena di Undang-Undang BB POM sendiri sudah melarang adanya microbeads di dalam produk kebersihan,” ujar Daru.

Diwawancarai VOA, dosen Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya, Ni Luh Dewi Aryani, mengatakan beberapa produk kosmetik dan perawatan diri dibuat dengan sejumlah senyawa di dalamnya, yang dapat dimanfaatkan dalam produk kosmetik atau perawatan diri, namun tidak semua produk itu mengandung mikroplastik.

“Jadi, primary microplastic adalah mikroplastik yang mempunyai ukuran partikel 5 milimeter atau di bawahnya,” katanya.

Ia menjelaskan tipe-tipe mikroplastik atau bahan-bahan yang biasa digunakan di dalam mikroplastik tersebut seperti Polyethylene (PE), Polypropylene (PP), atau Polyethylene Terephthalate (PET), dan Polymethyl methacrylate (PMMA).

Meski memiliki fungsi khusus untuk membersihkan kotoran dan sel kulit mati, senyawa pembentuk mikroplastik ini, menurut Ni Luh Dewi, dapat digantikan dengan bahan-bahan alami yang mudah terdegradasi dan tidak membahayakan. Masyarakat perlu memperhatikan komposisi bahan kosmetik dan perawatan diri, untuk memastikan produk yang digunakan.

“Bahan-bahan tersebut ada alternatif penggantinya yang disebut dengan bahan-bahan yang biodegradable, jadi lebih bisa didegradasi secara biologi, misalnya pengganti untuk bahan abrasive itu bisa menggunakan biji-bijian seperti biji almond, atau beras, yang tentunya harus dimodivikasi atau diberi perlakuan tertentu supaya bisa digunakan sebagai bahan abrasive,” paparnya. 

[pr/em]

Kaitan bahaya, kosmetik, mikroplastik
Admin 3 Desember 2024 3 Desember 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Indonesia Hadapi Darurat Petani, Pemerintah Luncurkan “Petani Milenial” Bergaji Besar
Artikel Selanjutnya “Isu Moratorium Lahan di Batam Hingga Proyek Rempang”

APA YANG BARU?

Sarana Olahraga Engku Putri Rampung Direvitalisasi, Amsakar:”Batam Butuh Sinergi”
Artikel 6 jam lalu 100 disimak
Perang Malaria di Tanjungpinang, 518 Kasus dalam Enam Bulan
Artikel 17 jam lalu 161 disimak
Jaringan Promosi Judi Online Internasional di Batam Digerebek Polisi
Artikel 18 jam lalu 167 disimak
Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
Statistik 18 jam lalu 152 disimak
ASDP Batam Berlakukan Pas Masuk Pelabuhan
Artikel 18 jam lalu 169 disimak

POPULER PEKAN INI

Pohon Bakau Api Api
Rupa 4 hari lalu 475 disimak
HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
Artikel 4 hari lalu 405 disimak
Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
Lingkungan 4 hari lalu 390 disimak
Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
Statistik 4 hari lalu 389 disimak
Kemenko Perekonomian Tinjau Karimun untuk Optimalisasi Kawasan FTZ
Artikel 5 hari lalu 379 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?