Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pelantikan Pejabat Baru BP Batam, Denny Tondano Jabat Deputi Bidang Pengusahaan
    15 jam lalu
    Walikota Batam Dijadwalkan Salat Idul Fitri di Dataran Engku Putri
    20 jam lalu
    Terkait Kuota Haji, Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas Resmi Ditahan KPK
    20 jam lalu
    Kemenag Batam dan Badan Wakaf Indonesia Kerjasama Himpun Wakaf Uang Tunai
    21 jam lalu
    Wagub Kepri Tinjau Persiapan Arus Mudik di Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Sekupang
    22 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    6 hari lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    6 hari lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    2 minggu lalu
    Sambut Lebaran 2026, Bandara Hang Nadim Batam Berikan Potongan Tarif 50%
    3 minggu lalu
    Kabupaten Karimun Siap Jadi Tuan Rumah Popda Kepri 2026
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Thailand Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Editor Admin 5 tahun lalu 1.1k disimak

THAILAND bergabung dengan Italia dan sejumlah negara Eropa lainnya, untuk sementara menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca Plc.

Otoritas Thailand masih menunggu penyelidikan apakah hal itu dapat memicu pembekuan darah. 

Dilansir Bloomberg, Jumat (12/3) kemarin, keputusan itu diambil, bahkan ketika regulator Eropa memperbarui dukungan mereka terhadap imunisasi yang dikembangkan oleh AstraZeneca, yang berbasis di Cambridge dan Universitas Oxford.

Dengan mengatakan, tidak ada indikasi suntikan itu menyebabkan pembekuan yang dapat terjadi pada ribuan orang setiap tahun.

Ini merupakan rintangan terbaru untuk vaksin, yang menambah kebingungan seputar hasil studi klinis awal dan penundaan pengiriman di Eropa. Dimana hal itu memicu perselisihan dengan Inggris, tempat perusahaan tersebut berada.

“Ini adalah dilema yang dihadapi para pemimpin ketika peristiwa keamanan vaksin terjadi,” kata seorang Profesor Keperawatan dan Kebidanan di University of Sydney, Julie Leask. 

“Ketika vaksin ditunda karena kejadian seperti itu, diperlukan beberapa saat untuk kepercayaan publik kembali, bahkan jika masalah yang kemudian ditemukan tidak terkait. Jadi ini bukanlah keputusan yang mudah.”

AstraZeneca tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Jumat (12/3).

Perusahaan tersebut sebelumnya mengatakan, keamanan vaksin telah didemonstrasikan dalam uji klinis, sementara tinjauan terhadap lebih dari 10 juta rekaman tembakan tidak menemukan bukti peningkatan tingkat gumpalan, yang dapat menempel jauh di kaki atau berubah mematikan ketika mencapai paru-paru.

Pesan yang saling bertentangan itu, menyoroti ketegangan seputar peluncuran cepat vaksin untuk melindungi terhadap Covid-19, yang telah menewaskan 2,6 juta orang di seluruh dunia. 

Meskipun, vaksin AstraZeneca belum secara pasti dikaitkan dengan komplikasi serius, kekhawatiran tentang potensi efek samping membuat beberapa negara ragu atas vaksin yang dikembangkan dan diluncurkan dalam waktu kurang dari setahun.

Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-Ocha dan beberapa anggota kabinet yang dijadwalkan untuk mendapatkan suntikan AstraZeneca pada Jumat (12/3), menunda janji temu mereka setelah penangguhan di negara-negara Eropa, termasuk Norwegia dan Austria.

Itu adalah hari dimana Thailand dijadwalkan untuk memulai peluncuran vaksin AstraZeneca yang menyumbang 61 juta dari 63 juta dosis yang telah dipesan oleh negara.

“Dalam menunda program vaksinasi, kami tidak mengatakan vaksin AstraZeneca itu buruk atau salah,” kata kepala Pusat Mutu Tinggi dalam Virologi Klinis di Universitas Chulalongkorn, Yong Poovorawan, dalam penjelasan kementerian kesehatan Thailand pada hari Jumat (12/3. 

“Kami menundanya untuk melihat laporan keamanan dan penyelidikan pembekuan darah,” tuturnya.

Penasihat Program Vaksinasi Kementerian Kesehatan Thailand, Piyasakol Sakolsatayadorn mengatakan, penangguhan Astra akan berlangsung dalam jangka pendek—kemungkinan paling lama dua pekan—dan negara akan terus menyuntik orang-orang yang berisiko dengan suntikan dari Sinovac milik China.

(*)

Kaitan Astrazeneca, thailand, Vaksin covid-19
Admin 13 Maret 2021 13 Maret 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kisah Lou Ottens, Si Penemu Kaset & CD
Artikel Selanjutnya Limbah Batu Bara Dihapus dari Kategori Berbahaya, Walhi: Logika Pemerintah Rusak

APA YANG BARU?

Pelantikan Pejabat Baru BP Batam, Denny Tondano Jabat Deputi Bidang Pengusahaan
Artikel 15 jam lalu 89 disimak
Walikota Batam Dijadwalkan Salat Idul Fitri di Dataran Engku Putri
Artikel 20 jam lalu 103 disimak
Terkait Kuota Haji, Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas Resmi Ditahan KPK
Artikel 20 jam lalu 112 disimak
Kemenag Batam dan Badan Wakaf Indonesia Kerjasama Himpun Wakaf Uang Tunai
Artikel 21 jam lalu 106 disimak
Wagub Kepri Tinjau Persiapan Arus Mudik di Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Sekupang
Artikel 22 jam lalu 118 disimak

POPULER PEKAN INI

Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
Ragam 6 hari lalu 270 disimak
Penangkapan Upaya Pengiriman Pekerja Migran Ilegal di Batam
Artikel 5 hari lalu 256 disimak
Lokasi Insiden Tugboat Terbalik di PT ASL Terus Dipantau Pihak KSOP Batam
Artikel 5 hari lalu 220 disimak
Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Pendidikan 6 hari lalu 214 disimak
Baznas Batam Salurkan Bantuan Kepada 1.870 Penerima dan 300 Penyandang Disabilitas
Artikel 4 hari lalu 206 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?