TIGA pelajar SMP tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai menghantam tiang listrik, Minggu (5/4) sekitar pukul 08.50 WIB. Insiden kecelakaan lalulintas ini terjadi di kawasan Bukit Bismillah, jalan Trans Barelang sebelum Jembatan V.
Para remaja yang jadi korban tersebut berinisial RA, SA, dan RS yang diketahui merupakan siswa kelas IX SMPIT Insan Harapan, Sagulung.
Sepeda motor Honda Beat BP 8859 G yang mereka tumpangi ditemukan dalam kondisi rusak parah di tepi jalan. Sementara ketiga korban tergeletak tak jauh dari lokasi benturan.
Warga sekitar yang melintas menjadi pihak pertama yang menemukan kejadian tersebut.
“Awalnya warga lihat korban sudah tergeletak. Langsung dilaporkan ke polisi dan dibawa ke rumah sakit,” ungkap salahseorang saksi di lokasi.
Dari informasi yang ada, korban melaju dari arah Jembatan I menuju Jembatan V Barelang. Diduga kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali.
Motor kemudian menabrak tiang listrik di pinggir jalan. Benturan keras membuat ketiga korban terpental hingga masuk ke parit.
“Kalau lihat kondisi motor, kemungkinan besar mereka melaju cukup kencang,” tambahnya.
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
“Masih kami dalami. Ini kecelakaan tunggal, namun faktor penyebab belum bisa dipastikan,” jelas Afiditya.
Polisi telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi. Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan ada tidaknya faktor lain seperti kelalaian atau pengaruh zat tertentu.
Minimnya saksi di lokasi menjadi salah satu kendala dalam pengungkapan kronologi kejadian secara utuh.
Atas peristiwa ini, kepolisian kembali mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak yang belum cukup umur untuk berkendara.
“Kami mengimbau orang tua agar tidak mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor demi keselamatan bersama,” tegasnya. (*)


