SATUAN Tuga (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 922 kasus pada hari ini, Jumat (15/4). Maka total akumulasi Covid-19 di Indonesia sejak 2 Maret 2020 tercatat 6.038.664 kasus.
Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat pada hari ini terdapat tambahan 2.275 pasien sembuh dari infeksi virus corona. Dengan demikian, total kasus kesembuhan menjadi 5.820.179 orang.
Sementara itu kasus harian meninggal dunia terkait Covid-19 bertambah 26 jiwa. Dengan demikian, total kasus kematian menjadi 155.820 orang. Di saat yang sama, tercatat 62.665 kasus aktif atau turun 1.379 kasus dari hari sebelumnya.
Selain itu, total suspek Covid-19 sebanyak 3.108 orang. Sementara jumlah pemeriksaan spesimen mencapai 107.605 sampel.
Satgas Covid-19 mencatat total vaksinasi ke-1 mencapai 198.012.119, vaksinasi ke-2 162.372.110, dan vaksinasi ke-3 yang merupakan booster sebanyak 29.687.453.
Pemerintah mengklaim tren kasus positif virus corona terus menurun. Kasus positif disebut sudah menurun 97 persen dibanding puncak kasus varian omicron beberapa waktu lalu.
Menyikapi penurunan kasus, pemerintah melonggarkan sejumlah aturan di tempat umum. Masyarakat pun diperbolehkan mudik lebaran tahun ini dengan syarat telah menerima dosis ketiga vaksin Covid-19 atau booster.
Presiden Joko Widodo memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini bakal melonjak hingga 85 juta orang. Menurut dia, 47 persen pemudik bakal menggunakan kendaraan pribadi.
Namun, Jokowi mewanti-wanti agar tak terjadi lonjakan kasus Covid-19 selepas Lebaran. Ia mengingatkan semua pihak tetap patuh menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Kemenkes juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan varian baru Omicron XE. Sejauh ini, varian tersebut belum ditemukan di Indonesia.
Detail perkembangan virus Corona, Jumat (15/4):
– Pasien positif bertambah 922 menjadi 6.038.664
– Pasien sembuh bertambah 2.275 menjadi 5.820.179
– Pasien meninggal bertambah 26 menjadi 155.820
Berikut sebaran Corona di Indonesia, Jumat (15/4):
– DKI Jakarta: 310 kasus
– Jawa Barat: 201 kasus
– Jawa Tengah: 80 kasus
– Banten: 67 kasus
– Jawa Timur: 54 kasus
– Kalimantan Barat: 47 kasus
– DI Yogyakarta: 22 kasus
– Bali: 21 kasus
– Kalimantan Timur: 20 kasus
– Lampung: 12 kasus
– Riau: 11 kasus
– Kalimantan Tengah: 11 kasus
– NTT: 9 kasus
– Sumatra Barat: 6 kasus
– Jambi: 6 kasus
– Papua Barat: 6 kasus
– Sulawesi Selatan: 5 kasus
– Kalimantan Utara: 5 kasus
– Sulawesi Selatan: 5 kasus
– Papua: 5 kasus
– Sumatra Utara: 4 kasus
– Bangka Belitung: 4 kasus
– Kepulauan Riau: 4 kasus
– Kalimantan Selatan: 3 kasus
– Sulawesi Utara: 3 kasus
– Sulawesi Tenggara: 1 kasus
(*)
sumber: CNN Indonesia.com | detik.com


