MASYARAKAT diminta waspada. Belakangan beredar akun WhatsApp palsu mencatut nama Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad. Oknum tersebut menjalankan modus penipuan dengan nomor kontak Whatsapp +62 812-1335-4537. Kontak WhatsApp tersebut menggunakan gambar Gubernur Ansar berkemeja hijau dan sedang memberikan sambutan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepri, Hasan, memastikan Gubernur Ansar tidak pernah menggunakan nomor kontak WhatsApp tersebut. Dia menegaskan bahwa itu adalah salah satu modus penipuan.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melayani seluruh permintaan pelaku penipuan tersebut. “Harap masyarakat waspada penipuan yang mengatasnamakan Gubernur Ansar Ahmad di WhatsApp. Jangan dilayani permintaan apa pun, karena itu bukan kontak beliau,” ujarnya.
Hasan mengaku baru mengetahui modus penipuan itu, setelah beberapa orang menyampaikan ada nomor WhatsApp menggunakan foto dan nama Gubernur Ansar. “Sekali lagi saya sampaikan jangan layani, itu bukan Pak Ansar, tapi modus penipuan” ujarnya pula.
Hasan mengutarakan jika profil kepala daerah memang telah banyak dipakai oleh penipu dunia maya untuk melancarkan aksinya. Untuk itu masyarakat diharapkan tidak mudah percaya jika ada yang menghubungi atas nama pejabat daerah.
“Saya pastikan Pak Gubernur tidak pernah meminta apa pun. Jadi, jangan sampai ada tambahan korban penipuan berikutnya,” kata Hasan lagi.
(*/pir)


