Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Krisis Air di Batam, Warga Konsumsi Air dari Pipa Pinggir Jalan
    8 menit lalu
    Air Bersih dan Pengangguran Kian Memprihatinkan di Batam
    1 jam lalu
    Penyelundupan Unggas Asal Malaysia Digagalkan
    1 jam lalu
    Polsek Nongsa Mediasi Bentrok Pemuda di Kabil
    16 jam lalu
    Personil Gabungan Sisir THM Di Batam
    17 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    2 hari lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    4 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    6 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    1 minggu lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    1 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Penelitian USAID Prioritas : Siswa Bisa Baca Tapi Tak Mengerti Makna

Editor Admin 10 tahun lalu 2.5k disimak
Ilustrasi

PENELITIAN yang dilakukan terhadap 15.941 siswa sekolah Indonesia mengindikasikan mereka bisa membaca, tapi tidak mengerti makna yang dibaca.

Kondisi ini mengingatkan guru dan orang tua agar tidak langsung senang melihat siswa atau anaknya sudah bisa membaca. Harus diperiksa juga apakah anak-anak itu juga memahami maka bacaan yang dibaca.

Penilaian terhadap kondisi tersebut dilakukan oleh tim USAID Prioritas. Mereka menyebut banyak siswa yang lancar membaca, namun kurang memahami bacaannya.

Penilaian tim USAID Prioritas itu dilakukan kepada 15.941 anak kelas III SD.

Seluruhnya tersebar di tujuh provinsi yang menjadi pendampingan program USAID Prioritas selama kurun 2012-1015.

Ketujuh provinsi itu adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Aceh, dan Sumatera Utara. Kemudian Sulawesi Selatan dan Banten.

Ilustrasi anak sedang membaca
Ilustrasi anak sedang membaca

Hasil dari penilaian kemampuan membaca USAID Prioritas itu menyebutkan, hampir seluruh anak yang dinilai sudah lancar membaca. Namun banyak juga yang kurang memahami makna teks yang dibaca.

’’Pemahaman membaca siswa yang di-sample rata-rata masih di bawah 80 persen,’’ kata  Koordinator Provinsi USAID Prioritas Jamaruddin dilansir JPNN kemarin.

Menurutnya hasil penilaian itu harus menjadi perhatian para guru, dinas pendidikan, dan pemerintah. Sebab kemampuan memahami bacaan akan mempengaruhi penyerapan materi selama pembelajaran.

Selama proses belajar, siswa akan kesulitan memahami dengan baik instruksi dalam bacaan. Dampak berikutnya prestasi siswa cenderung menurun.

Anak-anak yang mampu membaca tapi kurang dapat memahami isi bacaan, harus segera ditangani. Sebab mereka bisa menghadapi masalah ketika terus naik kelas. Di kelas selanjutnya instruksi-instruksi dari materi bacaan semakin banyak dan kompleks.

’’Jangan sampai mereka tertinggal belajar dari teman-temannya,’’ jelasnya.

Ilustrasi
Ilustrasi

Wakil Direktur Program USAID Prioritas Feiny Sentosa mengatakan guru perlu melakukan inovasi belajar membaca sejak kelas awal. Dengan begitu,  saat anak-anak masuk kelas III sudah lancar membaca sekaligus memahami dengan baik isi bacaan.

’’Peningkatan kemampuan membaca bisa dengan cara EGRA (early grade reading assessment, red),’’ kata dia.

Feiny menjelaskan dengan EGRA, guru bisa meningkatkan kemampuan membaca siswa. Sebab di dalam EGRA terdapat sejumlah tugas yang cukup penting.

Yakni tugas untuk mengenal nama huruf, membaca kata-kata yang bermakna, dan membaca kata-kata yang tidak bermakna.

Selain itu siswa juga diajak membaca teks dengan lancar, menjawab pertanyaan teks untuk pemahaman, dan kemampuan menyimak.

Cara sederhana dalam menerapkan model pembelajaran EGRA itu adalah, dengan menjalankan kegiatan prediksi sebelum membaca dan merangkum bacaan setelahnya.

’’Prediksi bisa dilakukan banyak cara. Seperti menunjukkan gambar ilustrasi bacaan yang akan dibaca,’’ tuturnya.

Dia mendukung program 15 menit membaca yang digalakkan oleh pemerintah. Feiny berharap para guru tidak melepas kegiatan membaca sebelum kelas dimulai ini.

Guru tetap harus mendampingi supaya siswa benar-benar bisa membaca dan memahami isi bacaan. ***

Kaitan bacaan, makna, membaca, penelitian, siswa
Admin 17 Oktober 2016 17 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Menaruh Harapan Pada Laut Karimata”
Artikel Selanjutnya Tragedi Tenggelamnya Tampomas II

APA YANG BARU?

Krisis Air di Batam, Warga Konsumsi Air dari Pipa Pinggir Jalan
Artikel 8 menit lalu 8 disimak
Air Bersih dan Pengangguran Kian Memprihatinkan di Batam
Artikel 1 jam lalu 36 disimak
Penyelundupan Unggas Asal Malaysia Digagalkan
Artikel 1 jam lalu 44 disimak
Polsek Nongsa Mediasi Bentrok Pemuda di Kabil
Artikel 16 jam lalu 132 disimak
Personil Gabungan Sisir THM Di Batam
Artikel 17 jam lalu 127 disimak

POPULER PEKAN INI

Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
Artikel 6 hari lalu 360 disimak
Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
Lingkungan 6 hari lalu 353 disimak
50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 4 hari lalu 336 disimak
Singapura Siapkan Reklamasi Tiga Pulau di Hadapan Batam
Artikel 6 hari lalu 335 disimak
Aplikasi IKD Permudah Masyarakat Mengurus Administrasi Kependudukan
Artikel 5 hari lalu 325 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?