Hubungi kami di

SPORT

238 Pertandingan Liga 1 Akan Disiarkan Langsung

iqbal fadillah

Terbit

|

KOMPETISI Liga 1 2018 akan digulirkan, jumat (23/3) ini. Pertandingan akan diawali duel antara juara bertahan Bhayangkara FC dengan kampiun Piala Presiden 2018 Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 memastikan, musim ini akan ada lebih banyak pertandingan yang disiarkan secara langsung.

Dari 306 jadwal pertandingan, sebanyak 238 pertandingan akan disiarkan secara langsung di tiga tv nasional. Sedangkan sisanya ditayangkan secara streaming.

Ketiga tv nasional tersebut adalah Indosiar, Tv One, dan O Channel. Dengan pembagian 160 pertandingan mengudara di Indosiar, 40 pertandingan di Tv One dan sisanya di O Channel.

“Musim ini yg live itu lebih banyak dari tahun sebelumnya. Pemegang hak itu adalah dari 238 live, hampir 160 dari Indosiar, 40 dari tv one yg 38 itu dari O channel,” ungkap Direktur Utama PT. LIB Berlinton Siahaan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

BACA JUGA :  Ozil : "Ada Yang Ingin Hancurkan Karier Saya"

“Untuk streaming bisa melalui vidio.com dan indiehome,” pungkasnya

Hal tersebut diungkap Berlinton usai menggelar pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Dalam pertemuan tersebut, PT LIB menyerahkan laporan persiapan Liga 1 2018.

Terkait laporan persiapan yang diserahkan PT LIB, Menpora Imam Nahrawi mengaku puas. Apalagi dengan dihilangkannya regulasi marquee player, yang diyakini Imam akan membuat atmosfer Liga 1 tahun ini makin marak.

“Intinya pemerintah senang karena PT Liga akan terus melakukan perbaikan-perbaikan. Termasuk regulasi tidak akan berubah lagi,” ujar Imam, Rabu (21/3/2018).

“(Regulasi) Marquee player ditiadakan itu akan bagus untuk atmosfer sepak bola tanah air untuk lebih banyak lagi berbicara di kompetisi (Liga 1),” tambahnya.

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook