SETELAH dilakukan upaya pencarian selama empat hari, seorang penumpang Speedboat Karunia Jaya bernama Ationg, yang dilaporkan terjatuh ke laut di perairan depan Coastal Area, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), telah ditemukan oleh Tim SAR Gabugan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban atas nama Suwandi alias Ationg (42) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada hari ini (minggu) pagi,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Fazzli, Minggu (8/3/2026).
Fazzli menjelaskan operasi SAR hari keempat dimulai pada pukul 07.30 WIB. Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Coastal Area. Sementara SRU 2 melakukan pencarian di sekitar perairan Pulau Parit.
“Pada pukul 10.55 WIB, tim berhasil menemukan korban dalam keadaan terapung di perairan belakang Pulau Merak pada koordinat 0°59.316′ N − 103°21.703′ E. Lokasi penemuan berjarak sekitar 4,5 NM dari lokasi kejadian kecelakaan,” ujarnya.
Pasca ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun.
Dengan ditemukannya korban, tim SAR gabungan kemudian menyatakan proses pencarian selesai dan diusulkan untuk ditutup.
“Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama proses pencarian berlangsung,” ujarnya.
Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, seorang penumpang Speedboat Karunia Jaya bernama Ationg dilaporkan terjatuh ke laut di perairan depan Coastal Area, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), pada Kamis (5/03/2026) dini hari.
Saat itu tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban.
“Insiden ini terjadi pada dini hari sekitar pukul 00.15 WIB, saat kapal sedang menempuh rute charter dari Pulau Buru menuju Tanjung BalaiKarimun,” kataFazzli, saat itu.
Fazzli mengatakan laporan kecelakaan tersebut pertama kali diterima pihaknya pada pukul 00.40 WIB dari seorang warga. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan nahkoda kapal.
“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan koordinasi cepat dengan nahkoda kapal untuk memastikan titik koordinat kejadian,” ujarnya.
Dari informasi yang diperoleh, korban dilaporkan terjatuh dan hilang di titik koordinat 00°59.100′ N – 103°26.166′ E. Lokasi tersebut berjarak sekitar 3,51 Nautical Mile (NM) dari Pos SAR Karimun dengan radial 130 derajat.
“Menindaklanjuti laporan itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan segera mengerahkan tim rescue untuk melakukan operasi pencarian,” ujarnya.
Sebanyak lima personel Tim Rescue Pos SAR Karimun diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan pada pukul 00.50 WIB menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01.
Tim SAR diperkirakan tiba di area pencarian sekitar pukul 01.20 WIB dan langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban. (*)


