- Nama: Pulau Benan
- Tata Pemerintahan: masuk wilayah administratif kabupaten Lingga, di bawah kecamatan Katang Bidare.
- Populasi: 869 jiwa
- Luas: 12,5 km2
PULAU Benan terletak di Kecamatan Katang Bidare Kabupaten Lingga dan sekaligus menjadi ibu kota Kecamatan tersebut. Luas pulau ini sekitar 12,5 kilometer persegi dan dihuni oleh sekitar 869 jiwa (dengan kepadatan sekitar 1,14 jiwa per km²) yang terbagi menjadi 2 dusun, 5 RW, dan 9 RT.
Di sekitar pulau Beban yang membentuk kepulauan, secara keseluruhan terdiri dari 26 pulau besar dan kecil. Gugusan pulau di perairan sekitar Pulau Benan ini sebagian besar merupakan pulau-pulau kecil dengan karakteristik perairan laut dangkal yang kaya akan potensi terumbu karang.

Pemerintahan
DI Pulau Benan secara administrasi hanya terdapat 1 desa, yaitu Desa Benan. Meskipun secara kewilayahan Desa Benan mencakup gugusan puluhan pulau kecil di sekitarnya, seluruh area pemukiman utama di Pulau Benan diatur di bawah satu kesatuan administrasi desa tersebut.
Desa Benan ini sekaligus berfungsi sebagai pusat pemerintahan atau ibu kota Kecamatan Katang Bidare. Selain desa Benan, di dalam wilayah Kecamatan Katang Bidare sendiri total terdapat 5 desa (termasuk Desa Benan, Desa Mensanak, Desa Pulau Bukit, Desa Pulau Duyung, dan Desa Pulau Medang). Masing-masing tersebar di pulau-pulau sekitarnya.
Potensi Wisata Bahari
PULAU Benan memiliki potensi daerah yang sangat besar di sektor pariwisata bahari (ekowisata) dan perikanan tangkap. Potensi ini didukung penuh oleh lokasinya yang strategis sebagai gerbang masuk utama Kabupaten Lingga.
Berkat kesuksesan pengelolaan potensinya, Desa Wisata Benan berhasil masuk ke dalam 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Perairan di sekitar pulau ini sangat jernih dan memiliki ekosistem terumbu karang yang masih sangat alami. Ini menjadikannya titik unggulan untuk aktivitas snorkeling dan diving bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pulau ini dikelilingi oleh garis pantai pasir putih yang bersih dan lanskap pohon kelapa yang asri, sering kali dijuluki sebagai “Bali Kecil”-nya Kabupaten Lingga.

Terdapat area penangkaran tukik (anak penyu) berbasis masyarakat. Wisatawan dapat mengamati langsung proses pengelolaan telur penyu hingga ikut melepaskannya kembali ke laut lepas.
Akses menuju Pulau Benan
AKSES menuju Pulau Benan dapat ditempuh menggunakan jalur laut melalui kapal cepat (speed boat/ferry) dari kota-kota utama di Kepulauan Riau seperti Tanjungpinang dan Batam. Karena Pulau Benan terletak di bagian paling utara Kabupaten Lingga, posisinya menjadi pintu gerbang utama sebelum menuju pulau-pulau Lingga lainnya.
Rute dari Tanjungpinang (Pelabuhan Sri Bintan Pura), merupakan rute paling populer dengan jadwal keberangkatan yang tersedia setiap hari. Moda Transportasi: yang bisa digunakan adalah menggunakan Kapal Ferry reguler (seperti MV Istiqomah Jaya atau MV Super Jet). Durasi Perjalanan: sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan laut.
Selain dari Tanjungpinang, untuk menuju ke wilayah ini juga bisa ditempuh melalui Batam (Pelabuhan Telaga Punggur). Moda Transportasi: Kapal Ferry/Speed Boat reguler tujuan Lingga. Durasi Perjalanan: Sekitar 2 hingga 2,5 jam perjalanan laut.
(ham)


