Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
    5 jam lalu
    KJRI Johor Bahru Amankan Kepulangan 4 Nelayan Bintan yang Dibebaskan Malaysia
    5 jam lalu
    Sebanyak 7869 Jemaah Haji Debarkasi Batam Telah Pulang ke Tanah Air
    5 jam lalu
    Pemko Tanjungpinang Akhiri Kebijakan WFA, Mulai Juli 2026 Masuk Normal
    16 jam lalu
    Kemenko Perekonomian Tinjau Karimun untuk Optimalisasi Kawasan FTZ
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Dua Bapak dengan Balita Mereka”
    16 jam lalu
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    4 hari lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    4 hari lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    4 hari lalu
    Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    5 jam lalu
    Pulau Benan, Lingga
    5 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    6 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    1 minggu lalu
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    17 jam lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    5 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Rupa

Pohon Bakau Api Api

Editor Admin 4 jam lalu 91 disimak
Ilustrasi, pohon bakau Api apiDisediakan oleh GoWest.ID
Parameter DataKeterangan Ekologis
Nama GenusAvicennia (Umum dikenal sebagai Api-api)
Spesies Utama di KepriAvicennia marina (Api-api putih) & Avicennia alba (Api-api hitam)
Zona TumbuhZona Pionir / Zona Terluar (Berhadapan langsung dengan laut)
Jenis SubstratLumpur pekat, lumpur berpasir, dan tanah padat
Toleransi SalinitasTinggi (Memiliki kelenjar ekskresi garam pada daun)
Sistem PerakaranAkar napas (Pneumatofor) berbentuk pensil/jari

POHON bakau api-api (genus Avicennia) adalah salah satu jenis tumbuhan mangrove sejati yang berfungsi sebagai spesies pionir di kawasan pesisir. Tanaman ini sangat penting untuk mitigasi abrasi, menahan gelombang laut, dan efektif menyerap emisi karbon dioksida.

Daftar Isi
Jenis Spesies yang MendominasiHabitat Spesifik (Kondisi Lingkungan)Pemanfaatan

Di Kepulauan Riau, pohon api-api tidak hanya tumbuh liar. Tetapi juga menjadi komoditas utama dalam program rehabilitasi pesisir (penanaman kembali) oleh komunitas lokal dan pemerintah untuk mengatasi ancaman kerusakan lingkungan. Sistem perakarannya dimanfaatkan secara ekologis untuk menahan laju abrasi pantai akibat terjangan ombak perairan Selat Malaka dan Laut Natuna.

Lokasi Sebaran Utama di Kepulauan Riau

Pohon bakau Api api. © F. Green Indonesia
  • Pulau Dompak & Tanjungpinang: Spesies Avicennia marina tumbuh subur di wilayah ini. Berdasarkan studi ekosistem, pohon api-api sangat mendominasi struktur vegetasi tingkat semaian dan anakan di pesisir Pulau Dompak, menunjukkan regenerasi alaminya berjalan sangat baik.
  • Pulau Batam: Tersebar di kantong-kantong hutan mangrove sekunder seperti di kawasan Nongsa, Tembesi, Sekupang, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Pohon api-api di Batam bertindak sebagai pelindung abrasi di tengah masifnya pembangunan pesisir.
  • Pulau Bintan: Menjadi bagian penting dari ekosistem mangrove di pesisir Bintan, termasuk di area konservasi dan tujuan ekowisata seperti Mangrove Kawal dan Sebong Lagoi.
  • Kabupaten Lingga & Karimun: Tumbuh alami di sepanjang pantai landai dan pulau-pulau kecil terlindung yang memiliki pasokan sedimen lumpur tinggi dari muara sungai pasang surut.

Sebaran Wilayah di Indonesia

Pohon bakau Api api putih. © F. Wikipedia

Pohon api-api dapat juga ditemukan di hampir seluruh pulau besar dan kecil di Indonesia yang memiliki ekosistem hutan mangrove, di antaranya:

  • Sumatera: Tumbuh di sepanjang pesisir timur (seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan) dan beberapa titik di pesisir barat (termasuk pasca-pemulihan di Aceh).
  • Jawa: Banyak dijumpai di sepanjang Pantai Utara (Pantura), seperti di Jakarta (TWA Angke Kapuk), Bekasi, Karawang, hingga pesisir Jawa Timur (Surabaya, Gresik, Probolinggo, Tuban).
  • Kalimantan: Tersebar luas di kawasan pesisir pantai berlumpur dan muara sungai besar, seperti di Kabupaten Mempawah.
  • Sulawesi & Gorontalo: Tumbuh di teluk-teluk terlindung, salah satunya spesies Avicennia lanata di pesisir Gorontalo Utara.
  • Papua: Merupakan salah satu rumah terbesar bagi ekosistem mangrove di Indonesia. Pohon api-api tersebar masif dari pesisir selatan Papua hingga Biak Numfor.
  • Bali & Nusa Tenggara: Tumbuh di wilayah pesisir pantai yang landai.

Jenis Spesies yang Mendominasi

Di perairan Kepri, umumnya terdapat dua spesies utama dari genus bakau Api api ini.

Pohon bakau Api api putih di pesisir pantai. © F. Lindungihutan
  1. Avicennia marina (Api-api Putih): Paling banyak dijumpai di zona terluar karena ketahanannya yang luar biasa terhadap salinitas (kadar garam) tinggi dan hantaman ombak langsung dari perairan terbuka.
  2. Avicennia alba (Api-api Hitam/Panjang): Lebih sering ditemukan di area pesisir yang agak terlindung atau mendekati kawasan muara sungai dengan akumulasi lumpur yang pekat.

Habitat Spesifik (Kondisi Lingkungan)

SECARA ekologis, pohon api-api hanya tumbuh di zona spesifik pesisir, yaitu:

  • Zona Terluar (Garis Pantai): Berhadapan langsung dengan laut lepas karena sangat tahan terhadap hantaman ombak.
  • Substrat Berlumpur dan Berpasir: Mampu mencengkeram tanah lumpur yang dalam, lumpur berpasir, hingga tanah padat di sekitar muara sungai.
  • Toleransi Salinitas Tinggi: Sangat adaptif di area pasang-surut yang berkadar garam tinggi karena memiliki kemampuan mengeluarkan kelebihan garam melalui pori-pori daunnya.

Pemanfaatan

SELAIN Fungsi Ekologi & Perlindungan Pesisir, banyak manfaat dari tanaman bakau Api api ini.

  1. Bahan Pangan Alternatif (Pengolahan Buah)

Buah dari pohon api-api kaya akan kandungan karbohidrat (sekitar 21,4%) dan protein (10,8%).

Sirup pidada hasil olahan para perempuan Kelompok Tani Abadi Mangrove, Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Berandan Barat, Langkat, Sumatera Utara. © F. Mongabay Indonesia

Setelah melalui proses perendaman dan perebusan untuk menghilangkan kadar tanin atau rasa pahitnya, buah ini diolah oleh kelompok masyarakat menjadi:

  • Tepung Mangrove: Digunakan sebagai bahan baku substitusi pembuatan kue, seperti kue bolu, brownies, hingga butiran boba.
  • Makanan Ringan: Diolah secara tradisional oleh komunitas pesisir menjadi keripik, rempeyek, atau campuran dodol

2. Bahan Obat Tradisional & Farmaka

STUDI fitokimia menunjukkan bahwa genus Avicennia kaya akan senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berfungsi sebagai antioksidan serta antibakteri alami:

  • Daun: Ekstrak daunnya dimanfaatkan sebagai agen antibakteri patogen dan antiseptik luka luar.
  • Buah & Biji: Secara empiris digunakan masyarakat pesisir sebagai ikhtiar obat herbal antidiabetes serta penanganan sariawan.
  • Kulit Batang & Getah: Digunakan secara tradisional untuk membantu meredakan gejala sakit gigi, cacar, hingga penyakit kulit.

3. Pakan Ternak & Bio-Pengawet

  • Pakan Ternak Hijauan: Daun tanaman api-api segar sering dipanen oleh peternak lokal di pesisir untuk dijadikan pakan kambing atau sapi.
  • Pengawet Alami (Bioformalin): Proses hasil penyulingan komponen daun tanaman ini dapat dikembangkan menjadi cairan pengawet alami bagi produk perikanan.

4. Pendukung Ekonomi (Habitat Biota & Ekowisata)

  • Kawasan Tangkapan Nelayan: Kawasan tegakan pohon api-api merupakan tempat memijah (spawning ground) dan mencari makan bagi komoditas bernilai jual tinggi seperti kepiting bakau, udang, dan ikan belanak.
  • Ekowisata dan Edukasi: Kawasan hutan api-api yang tertata rapi dikembangkan menjadi destinasi wisata mangrove berbasis edukasi lingkungan yang mendatangkan pendapatan bagi desa wisata lokal

(ham/sus)

Kaitan Bakau Api api, batam, bintan, data, Habitat, karimun, kepulauan riau, tanaman, Tumbuhan
Admin 22 Juni 2026 22 Juni 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026

APA YANG BARU?

HarbourFront Centre Singapura Tutup Mulai 27 Juli 2026
Artikel 5 jam lalu 138 disimak
KJRI Johor Bahru Amankan Kepulangan 4 Nelayan Bintan yang Dibebaskan Malaysia
Artikel 5 jam lalu 100 disimak
Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
Statistik 5 jam lalu 127 disimak
Sebanyak 7869 Jemaah Haji Debarkasi Batam Telah Pulang ke Tanah Air
Artikel 5 jam lalu 100 disimak
Pemko Tanjungpinang Akhiri Kebijakan WFA, Mulai Juli 2026 Masuk Normal
Artikel 16 jam lalu 166 disimak

POPULER PEKAN INI

#ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
Documentary 5 hari lalu 652 disimak
Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
Tokoh 6 hari lalu 638 disimak
Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
Artikel 6 hari lalu 616 disimak
Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
Catatan Netizen 5 hari lalu 603 disimak
Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
Pendidikan 5 hari lalu 590 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?