LAPANGAN Olahraga Dataran Engku Putri resmi beroperasi setelah direvitalisasi. Peresmian dan serah terima dilakukan Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Kamis (25/06/2026, di Lapangan Basket Dataran Engku Putri, Batamcentre.
Revitalisasi dibiayai dari CSR PT Wasco Engineering Indonesia bersama mitra CSR: PT Schneider Electric France, PT Jotun Indonesia, PT Eka Vita, dan PT Batam Cyclet.
Dalam sambutanya Amsakar menyebut keterbatasan anggaran jadi alasan utama Pemko Batam menggandeng dunia usaha. APBD Batam 2026 di kisaran Rp4,5 triliun, sementara PNBP BP Batam sekitar Rp2,4 triliun.
“Anggaran itu punya keterbatasan untuk memenuhi seluruh kebutuhan dan ekspektasi masyarakat. Karena itu kami dorong instrumen CSR berjalan optimal sesuai regulasi. Semakin banyak perusahaan terlibat, semakin cepat infrastruktur publik terpenuhi,” ujarnya.
Ia menekankan Batam sebagai kota perbatasan dengan Singapura dan Malaysia harus tampil terurus.
“Jangan sampai wisatawan atau investor datang lalu melihat ketimpangan. Kita harus tunjukkan Batam kota yang maju dan siap bersaing,” kata Amsakar.
Revitalisasi lapangan dinilai tepat waktu. Dataran Engku Putri akan menjadi venue kompetisi bola basket internasional antar-generasi muda pada akhir Juli 2026 dengan peserta dari 37 negara.
“Infrastruktur yang disiapkan hari ini jadi langkah awal yang baik untuk menyambut event itu. Terima kasih atas kolaborasi dan kepedulian perusahaan,” ujar Amsakar.
Dalam kesempatan itu Amsakar memaparkan indikator ekonomi Batam yang menguat. Investasi naik 125 persen dalam setahun. Pertumbuhan ekonomi 6,78 persen, di atas rata-rata nasional. IPM juga naik dari 83,3 menjadi 83,8, menempatkan Batam peringkat kelima tertinggi di Sumatera.
“Semua ini hasil kolaborasi pemerintah, Forkopimda, DPRD, masyarakat, dan pelaku usaha. Pemerintah jaga iklim investasi kondusif, dunia usaha kontribusi lewat CSR. Ini sinergi yang saling menguatkan,” tegasnya.
Pemkot dan BP Batam berkomitmen menjaga kepastian berusaha. Menurut Amsakar, perusahaan besar di Batam memberi dampak langsung pada ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan penurunan pengangguran.
Dengan rampungnya Lapangan Engku Putri, Pemkot berharap semakin banyak perusahaan ikut menaruh CSR-nya untuk fasilitas publik di Batam.
(*)


