Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Proyek Jalan Lingkar Batam: Pengaspalan Bertahap Dimulai Tahun Ini hingga 2029
    1 jam lalu
    Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
    2 jam lalu
    Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
    12 jam lalu
    Akses Jalan Tengku Sulung Kembali Buka
    12 jam lalu
    Investasi Digital Batam Terganjal Pasokan Energi Listrik
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Hujan Belum Cukup Sapu Kabut Asap Karhutla di Batam
    2 jam lalu
    Adat, Etnografi, dan Ekonomi Masyarakat Kepulauan Riau, 1922
    12 jam lalu
    Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
    1 hari lalu
    Ratusan Pelari Meramaikan Tropical Night Run 2026 di Bintan Industrial Estate
    1 hari lalu
    Ancaman Karhutla vs. Banjir Yang Mengintai; Puncak Musim Hujan Kepri pada Januari 2027
    1 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    1 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    3 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan

Editor Admin 2 bulan lalu 431 disimak

KEBERADAAN ratusan pancang di perairan Teluk Tering, Batam, kembali memicu polemik terkait kepastian status dan pemanfaatan wilayah laut tersebut. Isu dugaan pengavelingan laut ini memanas usai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyentil indikasi praktik jual-beli kavling laut di wilayah Batam.

Menanggapi sorotan tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak melacak dan memverifikasi izin-izin lama kawasan laut yang pernah dialokasikan kepada sejumlah korporasi. Langkah ini diambil bertepatan dengan diundangnya 28 perusahaan oleh BP Batam dalam rapat koordinasi rencana pembangunan dan investasi pada Senin (27/7) lalu. Salah satu poin utama yang dibahas yakni kepastian rencana pembangunan di wilayah Teluk Tering.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pihaknya sedang mendata ulang legalitas, identitas perusahaan, lokasi presisi, hingga total luas perairan yang pernah dibagikan.

“Ini yang sedang kami verifikasi,” ujar Amsakar terkait legalitas 28 perusahaan yang dikumpulkan pihaknya.

Amsakar mengakui praktik pengavelingan ruang laut memang sempat menjadi persoalan serius di Batam pada masa lalu. Meski demikian, ia menjamin praktik tersebut tidak lagi dibiarkan di era kepemimpinannya.

“Di era kami, insya Allah belum pernah ada,” tegas Amsakar dalam konferensi pers, Rabu (5/8).

Akar Bhumi Indonesia Duga 500 Hektare Laut Dipatok

Di sisi lain, temuan di lapangan oleh organisasi lingkungan Akar Bhumi Indonesia menunjukkan dugaan kuat adanya pematokan wilayah perairan secara ilegal maupun tertutup.

Perwakilan Akar Bhumi Indonesia, Hendrik Hermawan, mengungkapkan bahwa ratusan tiang pancang (pailing) di perairan Teluk Tering telah ditancapkan sejak bertahun-tahun lalu sebagai penanda batas lokasi. Pihaknya memperkirakan luas laut yang terpasang tiang pancang tersebut mencapai kurang lebih 500 hektare.

“Dugaan kami kawasan ini akan dialokasikan kepada perusahaan. Pancang ini sudah dipasang sejak bertahun-tahun lalu,” ujar Hendrik.

Hendrik menambahkan, aktivitas reklamasi di Batam terbilang masif sejak kurun 2004 hingga 2015, khususnya di kawasan perairan Teluk Tering. Meskipun reklamasi diatur oleh regulasi, ia mengingatkan agar pelaksanaannya tetap berpijak pada tata ruang, dampak lingkungan, serta keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Ia menilai Batam masih memiliki banyak lahan darat terlantar yang siap dioptimalkan ketimbang terus menguruk laut dan merugikan nelayan lokal. Akar Bhumi Indonesia juga menduga ada keterkaitan erat antara pematokan pancang laut tersebut dengan agenda rapat BP Batam bersama 28 perusahaan.

“Pertanyaannya, reklamasi ini untuk apa dan untuk siapa? Karena itu perlu ada keterbukaan kepada publik mengenai status, peruntukan, dan siapa saja penerima alokasi kawasan tersebut,” pungkas Hendrik.

Hingga saat ini, pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan ratusan tiang pancang di Teluk Tering belum terungkap. Kepastian peruntukan wilayah perairan tersebut masih menunggu hasil investigasi dan verifikasi menyeluruh dari BP Batam, di tengah desakan publik agar pemanfaatan ruang laut tidak menabrak aturan tata ruang serta hak-hak masyarakat pesisir.

(dha)

Kaitan batam, Kavling Laut, Teluk Tering
Admin 9 Agustus 2026 9 Agustus 2026
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Diduga Terlibat Penipuan Daring, Imigrasi Batam Deportasi 25 WNA Asal Vietnam
Artikel Selanjutnya DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total Perizinan Ruang Laut di Batam

APA YANG BARU?

Proyek Jalan Lingkar Batam: Pengaspalan Bertahap Dimulai Tahun Ini hingga 2029
Artikel 1 jam lalu 73 disimak
Hujan Belum Cukup Sapu Kabut Asap Karhutla di Batam
Lingkungan 2 jam lalu 157 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 2 jam lalu 176 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 12 jam lalu 348 disimak
Akses Jalan Tengku Sulung Kembali Buka
Artikel 12 jam lalu 208 disimak

POPULER PEKAN INI

Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 6 hari lalu 710 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 4 hari lalu 583 disimak
Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 3 hari lalu 582 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 3 hari lalu 504 disimak
Mediasi Daerah Dinilai Buntu, Buruh PT Ghim Li Mengadu ke Mabes Polri
Artikel 4 hari lalu 496 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?