PEMERINTAH Kota Tanjungpinang mulai meluncurkan pendistribusian Bantuan Pangan Pemerintah Tahap Kedua untuk periode Juli hingga September 2026. Berbeda dari tahap sebelumnya, kali ini sebanyak 22.174 warga penerima manfaat di Kota Tanjungpinang menerima paket beras sekaligus seberat 30 kilogram untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan.
Proses penyerahan secara perdana dilangsungkan di Kelurahan Tanjung Unggat pada Rabu (19/8/2026) kemarin, dengan menyasar 1.531 warga. Seremonial penyerahan bantuan secara simbolis dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Tanjungpinang Arief Alhadihaq, Kepala DP3 Kota Tanjungpinang Robert Lukman, serta jajaran pemerintah kecamatan Bukit Bestari dan kelurahan setempat.
Dalam penyaluran tahap dua ini, terdapat perubahan mendasar baik dari segi komoditas maupun jumlah penerima manfaat:
- Skema Rapel dan Jenis Komoditas: Warga menerima jatah beras cadangan pemerintah kualitas medium sebanyak 10 kilogram per bulan yang dirapel untuk alokasi Juli, Agustus, dan September. Pada tahap pertama (periode Februari-Maret), bantuan diberikan dalam bentuk 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Namun pada tahap kedua ini, paket bantuan murni difokuskan pada komoditas beras.
- Penyusutan Jumlah Penerima: Terjadi penurunan kuota penerima dibandingkan tahap pertama yang sebelumnya mencakup 22.380 warga. Pada tahap kedua, angka tersebut berkurang menjadi 22.174 penerima.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, menegaskan bahwa perubahan data penerima merupakan kewenangan penuh pemerintah pusat berdasarkan hasil sinkronisasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan Badan Pusat Statistik (BPS).
“Ini data dari pusat, kami hanya menyalurkan sesuai data yang sudah diberikan pemerintah pusat,” ujar Arief.
Arief menambahkan, usai kick-off di Kelurahan Tanjung Unggat, pendistribusian akan digencarkan secara bertahap ke seluruh kelurahan di Tanjungpinang dengan target penyelesaian secara menyeluruh pada 20 September 2026. Pihaknya mengharapkan sinergi penuh dari jajaran Pemko Tanjungpinang hingga tingkat kelurahan agar distribusi berjalan tepat sasaran.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan Bulog untuk terus menggulirkan bantuan pangan ke masyarakat. Menanggapi kecukupan bantuan tersebut, Lis mengakui bahwa kuota yang ada mungkin belum sepenuhnya memenuhi seluruh kebutuhan hidup warga, namun hal tersebut merupakan bentuk komitmen dan perhatian pemerintah di tengah kondisi ekonomi saat ini.
“Kalau dibilang boleh dikatakan tak cukup. Paling tidak minimal pemerintah punya perhatian dalam kondisi masyarakat seperti ini. Selalu bersyukur, apa pun yang diberikan hari ini. Insyaallah akan menjadi berkah,” tutur Lis.
Poin Utama Perubahan
- Total Penerima: 22.174 warga (turun dari 22.380 warga pada tahap I).
- Bentuk Bantuan: 30 kg beras kualitas medium (rapel 10 kg/bulan untuk Juli–September 2026).
- Dasar Pembaruan Data: Pengolahan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) & BPS.
- Target Rampung: 20 September 2026 di seluruh kelurahan se-Tanjungpinang.
(nes)


