PRIA berinisial MF (31) yang viral karena mengacungkan parang ke tukang parkir di depan Hotel Lovina, Nagoya, Batam, akhirnya diringkus polisi.
MF yang sehari-hari berprofesi sebagai sekuriti itu diamankan Unit Reskrim Polsek Lubukbaja bersama Satreskrim Polresta Barelang, Jumat (26/09/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolsek Lubukbaja AKP Cindo Kottama mengatakan, MF ditangkap saat asyik nongkrong di sebuah kafe di Jalan Raden Patah, kawasan Baloi.
“Pukul 16.00 WIB pelaku kita amankan oleh Reskrim Polsek Lubukbaja dan Satreskrim Polresta Barelang,” ujar Cindo.
Mobil Rental Diamankan Lebih Dulu
Sebelum menangkap pelaku, polisi lebih dulu mengamankan mobil yang dipakai saat kejadian. Mobil tersebut ditemukan terparkir di kawasan Batam Center pada Kamis malam.
“Semalam sebelumnya kita amankan kendaraannya di Batam Center,” kata Cindo.
Dari pemeriksaan, mobil itu ternyata bukan milik MF, melainkan mobil rental.
Usai ditangkap, MF langsung digelandang ke Mapolsek Lubukbaja untuk pemeriksaan intensif.
Bermula dari Teguran Parkir
Aksi koboi MF bermula dari masalah parkir. Saat itu, mobil yang dikendarainya parkir sembarangan di depan Hotel Lovina hingga menghalangi akses kendaraan lain.
Tukang parkir yang bertugas kemudian menegur MF agar memindahkan mobilnya. Teguran itu berujung cekcok dan saling dorong.
Emosi, MF kemudian mengambil senjata tajam jenis parang yang disimpan di belakang mobilnya dan mengejar korban.
Beruntung, parang tersebut tidak sampai menebas korban. Namun aksi pengancaman itu sudah terlanjur dilaporkan ke polisi.
Kini polisi masih mendalami asal-usul parang tersebut dan memeriksa sejumlah saksi serta barang bukti untuk menentukan pasal yang akan dijeratkan.
MF ditahan di Mako Polsek Lubuk Baja dan terancam dijerat Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata tajam tanpa izin serta pasal penganiayaan.
Polisi masih melengkapi proses penyidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait dengan kejadian tersebut.
“Penyidik masih mendalami peran tersangka serta rangkaian kejadian yang berawal dari persoalan parkir tersebut,” tutup Cindo.
(*)


