AKHIRNYA Kontingen Indonesia pecah telur, dengan memperoleh satu medali emas dari cabang olahraga Bulutangkis pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Tambahan tersebut membuat posisi Indonesia naik ke peringkat ke-16 klasemen sementara perolehan medali.
Medali emas tersebut dipersembahkan tim beregu putra Bulutangkis Indonesia setelah meraih kemenangan secara dramatis dengan skor akhir 3-2 dari China pada partai final yang berlangsung Kamis (24/09/2026).
Selain satu emas, Indonesia pada hari yang sama juga mengoleksi tiga medali perak dan tiga medali perunggu. Dengan demikian, hingga Kamis pukul 22.00 WIB, Indonesia mengumpulkan satu emas, empat perak, dan 15 perunggu.
Tambahan emas dari bulu tangkis membuat Indonesia menggeser posisinya dalam klasemen sementara. Indonesia kini berada di peringkat ke-16 dengan total 20 medali.
Medali perak Indonesia pada Kamis datang dari tiga nomor. Dua di antaranya dipersembahkan cabang olahraga rowing, sedangkan satu lainnya berasal dari menembak.
Medali perak pertama diraih tim 10 meter air pistol putra melalui Muhamad Iqbal Raia Prabowo, Wira Sukmana, dan Sulthanul Aulia Maruf.
Dua perak lainnya disumbangkan rowing. Rafiq Wijdan Yasir dan Ali Mardiansyah meraih perak pada nomor lightweight men’s double sculls. Sementara itu, Ihram, Rendi Setia Maulana, Febrian, dan Memo meraih perak dari nomor men’s quadruple sculls.
Sementara itu, tiga medali perunggu Indonesia berasal dari canoe sprint, sepak takraw, dan cycling mountain bike.
Herlin Aprilin Lali meraih perunggu pada nomor women’s canoe single 200 meter. Kemudian, tim putra Indonesia mendapatkan perunggu dari nomor beregu sepak takraw.
Medali perunggu lainnya dipersembahkan Sayu Bella Sukma Dewi dari nomor women’s cross-country cabang cycling mountain bike.
Dengan tambahan medali tersebut, Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah koleksi medali pada pertandingan-pertandingan berikutnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Di posisi teratas klasemen sementara, China masih memimpin dengan 80 emas, 30 perak, dan 20 perunggu atau total 130 medali. Jepang berada di posisi kedua dengan 20 emas, 34 perak, dan 37 perunggu.
Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan 10 emas, 12 perak, dan 28 perunggu. Kazakhstan berada di peringkat keempat dengan delapan emas, delapan perak, dan sembilan perunggu.
Uzbekistan berada di posisi kelima dengan enam emas, 12 perak, dan delapan perunggu. Sementara Iran menempati peringkat keenam dengan enam emas, 10 perak, dan empat perunggu.
(*)


