Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Waka BP Batam Lantik 27 Pejabat Eselon II, Ini Nama-namanya
    10 jam lalu
    Polsek Bengkong Amankan 2 Remaja Pelaku Pencurian Motor
    17 jam lalu
    BP Batam Buka Peluang Kerjasama Pengolahan Sampah di TPA Punggur
    19 jam lalu
    Polres Bintan Amankan Pelaku Penyalahgunaan Penjualan BBM Bersubsidi
    20 jam lalu
    BMKG Ingatkan Warga Kepri Waspadai Banjir Pesisir/Rob (16–22 Mei 2026)
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026
    18 jam lalu
    Empat Siswa MAN Karimun Lolos Seleksi Dayung Porprov 2026
    1 hari lalu
    100 Siswa Ikut Lomba Bertutur di Tanjungpinang
    1 hari lalu
    Buku Ajar Lokal
    1 hari lalu
    Beasiswa Pendidikan Tinggi untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di Batam
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    3 hari lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    3 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    3 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Gasing Massal di Tengah Hujan, Sampai Jumpa di Tahun Depan

Editor Admin 6 tahun lalu 1.4k disimak

HUJAN tidak menyurutkan semangat anak-anak sekolah bermain gasing di Dataran Engku Putri Batam Centre, Jumat (13/12) kemarin.

Dengan berpakaian melayu seragam sekolah masing-masing, para pelajar itu melemparkan gasing dari tali pelontarnya ke lantai semen.

Permainan gasing massal ini dilaksanakan dalam rangkaian Kenduri Seni Melayu (KSM) 2019.

Agenda kebudayaan yang rutin dilaksanakan sejak 1999 ini disejalankan dengan perayaan Hari Jadi Batam ke-190.

“Gasing ini termasuk dalam pokok pikiran kebudayaan daerah (PPKD), yang salah satunya adalah permainan tradisional. Karena itu kita tampilkan juga di KSM,” terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.

Anak sekolah bermain gasing di tengah hujan, foto : © Adam Zulfikar, GoWest Indonesia

Ini kali kedua Disbudpar menggelar permainan gasing secara massal. Ardi mengatakan tujuannya adalah untuk melestarikan permainan gasing agar tidak punah ditelan zaman.

Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menghadirkan pelajar tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Anak-anak sekolah sengaja diajak agar mereka mengenal permainan tradisional masyarakat melayu ini.

Anak sekolah bermain gasing di tengah hujan, foto : © Adam Zulfikar, GoWest Indonesia

“Supaya mereka kenal permainan yang biasa kakek mereka mainkan dulu. Terlihat mereka senang memainkannya. Apalagi sambil berhujan-hujan seperti ini,” ujarnya.

KSM 2019 berlangsung selama tiga hari. Dibuka pada Rabu (11/12) malam dengan menampilkan suguhan tari jogi massal. Tari jogi massal ini juga melibatkan anak-anak sekolah, sama seperti gasing, namun dominan perempuan.

Tari Jogi massal di pembukaan KSM 2019, Foto : © GoWest Indonesia

Jumlahnya mencapai 1.000 orang. Juga berpakaian melayu seragam sekolah, mereka menyuguhkan tarian warga melayu “jadul” tersebut.

Pada malam kedua, panggung KSM 2019 diisi penampil dari dalam dan luar negeri. Mulai dari pegiat seni lokal Provinsi Kepulauan Riau, Yogyakarta, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, dan sebagainya. Sampai penampilan seni budaya dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Myanmar, Thailand, Kazakhstan, hingga Rusia.

Kadisparbud Batam Ardiwinata saat sesi wawancara bersama tim GoWest Indonesia, foto : © GoWest Indonesia

Dan hari ketiga, rangkaian dimulai sore hari. Dengan permainan gasing massal. Serta dilanjutkan hingga malam hari dengan berbagai pertunjukan menarik lainnya. Termasuk band Malaysia yang tenar di era 90’an.

KSM 2019 Berakhir

KENDURI Seni Melayu (KSM) 2019 resmi ditutup Jumat (13/12) malam kemarin. Tiga pantun dari Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menandakan berakhirnya perhelatan kebudayaan ini.

Pantun penutupan yang dibacakan Jefridin mewakili Wakil Wali Kota Batam tersebut berbunyi:

Indah sungguh puisi dibaca

Maknanya padat bahasa seni

Terima kasih kepada semua peserta

Ikut dalam KSM tahun ini …

Bijak sungguh jejaka merayu

Merayu putri putra mahkota

Terus lestarikan seni melayu

Menuju Indonesia maju sejahtera …

Hendak sholat bentanglah sejadah

Sejadah dibentang tuan sugi

KSM berakhir sudah 

Tahun depan bersua lagi …

“Atas nama Pemerintah Kota Batam kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut memeriahkan KSM ke-21 ini,” tutur Jefridin.

Sebelum resmi ditutup, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad terlebih dulu menyerahkan sertifikat kepada para peserta.

Tak hanya Amsakar, tamu-tamu VIP lainnya juga didaulat untuk memberikan piagam ucapan terima kasih tersebut kepada delegasi seni yang berasal dari dalam dan luar negeri.

KSM merupakan agenda kebudayaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun sejak 1999.

Tahun ini KSM berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jumat (11-13/12) di Dataran Engku Putri Batam Centre. Berbagai penampilan seni menarik disuguhkan di panggung budaya ini. Mulai dari seni tari, musik, hingga puisi.

Peragaan permainan gasing di pembukaan KSM 2019, Foto : © GoWest Indonesia

Sanggar-sanggar seni dan kelompok musik dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, sampai Yogyakarta ikut mengisi rangkaian acara KSM.

Sementara dari luar negeri, perwakilan Nanyang University Singapore menyuguhkan tarian dari Myanmar, Thailand, dan Rusia. Seniman dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, sampai Kazakhstan pun tak mau ketinggalan mempersembahkan kebolehannya di hadapan pengunjung.

Untuk menyemarakkan acara, pada malam pembukaan juga ditampilkan tari jogi massal yang melibatkan 1.000 pelajar sekolah dasar. Pelibatan anak-anak sekolah juga terlihat di hari ketiga. Yakni Jumat sore ketika siswa sekolah diajak bermain gasing bersama-sama di Dataran Engku Putri.

“Gasing ini termasuk dalam pokok pikiran kebudayaan daerah (PPKD), yang salah satunya adalah permainan tradisional. Karena itu kita tampilkan juga di KSM,” terang Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.

Anak sekolah bermain gasing di tengah hujan, foto : © Adam Zulfikar, GoWest Indonesia

Ini kali kedua Disbudpar menggelar permainan gasing secara massal. Ardi mengatakan tujuannya adalah untuk melestarikan permainan gasing agar tidak punah ditelan zaman.

Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pendidikan untuk menghadirkan pelajar tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Anak-anak sekolah ini sengaja diajak agar mereka mengenal permainan tradisional masyarakat melayu tersebut.

(*)

Kaitan batam, budaya, kenduri seni melayu, Ksm, top
Admin 14 Desember 2019 14 Desember 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Mau Turun Kelas? BPJS Kesehatan Permudah Layanan
Artikel Selanjutnya Mengunjungi Tempat Tertinggi Lokasi Masjid di Dunia

APA YANG BARU?

Waka BP Batam Lantik 27 Pejabat Eselon II, Ini Nama-namanya
Artikel 10 jam lalu 150 disimak
Polsek Bengkong Amankan 2 Remaja Pelaku Pencurian Motor
Artikel 17 jam lalu 169 disimak
Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026
Sports 18 jam lalu 172 disimak
BP Batam Buka Peluang Kerjasama Pengolahan Sampah di TPA Punggur
Artikel 19 jam lalu 192 disimak
Polres Bintan Amankan Pelaku Penyalahgunaan Penjualan BBM Bersubsidi
Artikel 20 jam lalu 210 disimak

POPULER PEKAN INI

“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 4 hari lalu 563 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 4 hari lalu 513 disimak
Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
Pendidikan 4 hari lalu 497 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 4 hari lalu 474 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 4 hari lalu 460 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?