SEBANYAK 15 orang terdata menjalin kontak dengan dua Closed Contact yang berhubungan dengan VP (37), WNA asal Singapura positif COVID-19 tengah menjalani masa karantina. 9 orang dikarantina di Asrama Haji Batam, Batam Centre, Batam, 4 orang dikarantina di sebuah rumah, sementara 2 dua orang masih dilacak oleh petugas.
“9 orang yang ada di asrama haji ini keluarga salah satu closed contact, sisanya keluarga closed contact satunya lagi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudayana pada Selasa (3/3).
Di Asrama Haji sendiri, sejatinya akan dikarantina sebanyak 11 orang, saat ini baru ada 9 orang. Untuk 2 orang lainnya akan segera dibawa petugas ke Asrama Haji Batam setelah berhasil ditemui.
“Dua orang itu sudah berhasil dihubungi oleh petugas, dan akan segera ditemui petugas,” kata Tjetjep lagi.
Proses karantina ini, dinilai perlu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Berkumpulnya mereka di satu tempat akan memudahkan petugas melakukan pengecekan dan pengawasan kondisi mereka setiap hari.
Lebih jauh, Tjetjep mengajak masyarakat Kota Batam dan Kepri untuk lebih peduli dengan lingkungan masyarakat di sekitarnya. Mengkomunikasikan untuk melakukan langkah-langkah pemeriksaan ketika mendapati ada warga yang mengalami gejala gangguan pernafasan.
“Kita manfaatkan mekanisme komunikasi, barangsiapa yang menemukan gejala-gejala segera membawa yang bersangkutan ke Rumah Sakit. Dokter kami di puskesmas juga sudah membangun link,” kata Tjetjep.
*(bob/GOWestId)


