Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
    10 jam lalu
    Akses Jalan Tengku Sulung Kembali Buka
    10 jam lalu
    Investasi Digital Batam Terganjal Pasokan Energi Listrik
    1 hari lalu
    Perkiraan Cuaca Minggu (27/09): Seharian Berawan, Siang-Malam Diguyur Hujan
    1 hari lalu
    Kabut Asap Kiriman Kalimantan Selimuti Batam, Jarak Pandang Hanya 2.000 Meter
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Adat, Etnografi, dan Ekonomi Masyarakat Kepulauan Riau, 1922
    10 jam lalu
    Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
    1 hari lalu
    Ratusan Pelari Meramaikan Tropical Night Run 2026 di Bintan Industrial Estate
    1 hari lalu
    Ancaman Karhutla vs. Banjir Yang Mengintai; Puncak Musim Hujan Kepri pada Januari 2027
    1 hari lalu
    Asian Games 2026, Rahmat Erwin Sumbangkan Emas Kedua Untuk Indonesia
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    1 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    1 minggu lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    3 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Kaas Plateau, Lembah Seribu Bunga

Editor Admin 10 tahun lalu 2.3k disimak

KAMU yang suka keindahan, nggak ada salahnya jika merencanakan perjalanan ke sini. Keindahan bunganya, bisa bikin kamu betah berlama-lama.

Orang menyebut daerah ini sebagai Kaas Plateau. Dikenal juga dengan nama “Kaas Pathar”. Ini adalah sebuah dataran tinggi yang terletak di kisaran Barat Ghat Sahyadri, 22 kilometer dari kota Satara di negara bagian Maharashtra India.

Foto : naturelyrics.com
Foto : naturelyrics.com

Kaas Plateau dikenal untuk berbagai jenis bunga-bunga liar yang mekar di sana selama bulan Agustus-September setiap tahunnya. Daerah dataran tinggi Kaas ini terletak pada ketinggian 1.200 m dengan luas sekitar 1.000 hektar.

Dikutip dari wikipedia  Nama Kaas berasal dari pohon Kaasa (Elaeocarpus glandulosus). Kaas Plateau kaya akan keanekaragaman hayatinya. Banyak spesies yang ditemukan di dataran tinggi ini adalah spesies yang baru dikenal di dunia ilmu tumbuhan.

Foto : wikipedia.org
Foto : wikipedia.org

Banyak endemik, tanaman langka yang ditemukan di Plateau. Lebih dari 850 spesies tumbuhan berbunga dilaporkan ada di dataran tinggi ini, termasuk Anggrek, Karvy dan tanaman karnivora seperti Drosera Indica. 624 spesies telah masuk dalam Red Data Book. Dari 624 spesies ini, 39 hanya ditemukan di wilayah Kaas .

Dataran tinggi Kaas sebagian besar terbentuk dari basalt yang langsung terekspos ke atmosfer. Batuan Basal diselimuti oleh tanah tipis yang terbentuk akibat erosi dan memiliki akumulasi lapisan yang tidak lebih dari satu inci. Tanah ini tidak hitam atau laterit. Pada tempat-tempat tertentu air berkumpul karena permukaan yang tidak rata.

Tanaman yang tumbuh di dataran tinggi Kaas biasanya adalah jenis terna seperti rumput. Semak-semak dan pohon-pohon kecil terletak di pinggiran dari dataran tinggi Kaas.

Foto : wikipedia.org
Foto : wikipedia.org

Kaas Plateau telah dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh The United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sejak tahun 2012 lalu. ***

Kaitan india, kaas plateau, lembah seribu bunga
Admin 30 September 2016 30 September 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya PON XIX Resmi Ditutup
Artikel Selanjutnya Denzel Washington Jadi Pengepul Sampah Dalam “Fences”

APA YANG BARU?

Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 10 jam lalu 342 disimak
Akses Jalan Tengku Sulung Kembali Buka
Artikel 10 jam lalu 198 disimak
Adat, Etnografi, dan Ekonomi Masyarakat Kepulauan Riau, 1922
Histori 10 jam lalu 254 disimak
Seorang Janda dan Dua Anak Lelakinya
Catatan Netizen 1 hari lalu 249 disimak
Ratusan Pelari Meramaikan Tropical Night Run 2026 di Bintan Industrial Estate
Sports 1 hari lalu 162 disimak

POPULER PEKAN INI

Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 6 hari lalu 709 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 3 hari lalu 578 disimak
Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 3 hari lalu 575 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 3 hari lalu 501 disimak
Mediasi Daerah Dinilai Buntu, Buruh PT Ghim Li Mengadu ke Mabes Polri
Artikel 3 hari lalu 490 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?