Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
    6 jam lalu
    BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
    6 jam lalu
    Lakalantas Saat Hujan Deras, Seorang Pemotor Tewas Terjatuh dan Terlindas
    18 jam lalu
    Tumpukan Sampah di Botania Garden, DLH Batam Kekurangan Petugas
    19 jam lalu
    Dugaan Pencurian Meteran Air di Perumahan KDA Batam Kota
    19 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
    5 jam lalu
    10
    Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
    5 jam lalu
    Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
    6 jam lalu
    Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
    3 hari lalu
    Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    60 menit lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    2 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    2 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Tragedi Tenggelamnya Tampomas II

Editor Admin 10 tahun lalu 3.8k disimak

Api menjalar dari sebuah kapal
Jerit tangis ketakutan keras melebihi gemuruh gelombang yang datang
Sejuta lumba-lumba mengawasi cemas 
Risau Camar membawa kabar, Tampomas terbakar… 


ITU merupakan penggalan lagu Iwan Fals bertajuk Celoteh Camar Tolol dan Cemar, yang mencoba menggambarkan tragedi tenggelamnya KMP Tampomas II.

Awal petaka dimulai pada 25 Januari sekitar Pukul 20.00 WITA. Terjadi kebakaran di geladak bawah, di bagian penyimpanan kendaraan bermotor (car deck). Api lalu menyambar tong minyak pelumas. Kebakaran terus membesar.

Tanggal 27 Januari 1981 menjadi hari yang tak bisa dilupakan bagi masyarakat Indonesia. Di hari itu, sebuah musibah yang menghentak benak Ibu Pertiwi terjadi. Kapal Motor Penumpang (KMP) Tampomas II karam!

Kapal milik Pelni itu tenggelam di sekitar Kepulauan Masalembo di Laut Jawa (termasuk wilayah Jawa Timur). Kala itu, kapal bermuatan 1.054 orang ditambah 82 anak buah kapal (ABK) tengah dalam pelayaran dari Tanjung Priok ke Makassar. Diangkut pula 191 mobil dan 200 sepeda motor.

Menurut data Basarnas, 432 orang tewas (143 mayat ditemukan dan 288 orang hilang bersama kapal) pada kejadian itu. Sementara, 753 orang berhasil diselamatkan. Sumber lain menyebutkan korban sebenarnya mencapai 666 orang.

Foto : © photobucket
Foto : © photobucket

Melihat kondisi itu, awak kapal paham betul, kebakaran di car deck sangat berbahaya. Bagaimana tidak, posisinya begitu dengan kamar mesin.

Dan benar saja, setelah usaha sia-sia memadamkan api selama lebih dari 2 hari, akhirnya pada pagi hari 27 Januari, terjadi ledakan di kamar mesin. Lambung kapal pecah. Air laut tak terbendung membanjiri geladak kapal.

KMP Tampomas II baru benar-benar “ditelan” ganasnya gelombang Laut Jawa setelah 3 hari terbakar.

Meski pada awalnya Mahkamah Pelayaran tak menemukan hal abnormal pada bencana yang menimpa KMP Tampomas II, namun pihak pemerintah tetap membentuk tim investigasi khusus yang dipimpin oleh Bob RE Nasution.

Hasilnya, ditemukan indikasi korupsi pada proses pembelian kapal Tampomas II. Dalam buku Tragedi Besar Tenggelamnya Kapal Tampomas II di Perairan Masalembo oleh Anshari Thajib, disebutkan bahwa KM Tampomas II milik Pelni baru melakukan pelayaran perdananya pada bulan mei 1980. Tapi bukan berarti kapal ini adalah kapal baru.

Berbobot mati 2420 ton dan mampu mengangkut hingga 1250 sampai 1500 penumpang, ini adalah kapal bekas yang dibeli oleh PT. PANN (pengembangan Armada Niaga Nasional, BUMN) dari Komodo Marine Jepang. Lalu kapal ini dibeli seharga USD8,3 juta oleh Pelni secara mengangsur selama 10 tahun.

Sebelum menjadi milik Pelni, kapal tersebut bernama MV. Great Emerald dibuat di jepang pada tahun 1956 dan dimodifikasi pada tahun 1971.

Menurut banyak pihak, harga yang dibayarkan Pelni terlalu mahal untuk sebuah kapal bekas berusia 10 tahun.

Parahnya lagi, begitu dioperasikan, kapal penumpang ini langsung beroperasi terlalu berat tanpa adanya pengecekan dan perawatan yang memadai. KMP Tampomas II kala itu melayani jalur sibuk Jakarta-Padang dan Jakarta-Ujung Pandang.

Setiap selesai pelayaran, kabarnya kapal ini hanya diberi waktu 4 jam saja dan harus siap berlayar untuk tujuan berikutnya.

Muatan Berlebihan

Selain kejanggalan prosedur pembelian dan perawatan, tim investigasi juga menemukan fakta mengejutkan.

karamnya-kmp-tampomas-ii
Foto : © Indocropcircles

Pada saat kejadian, ternyata jumlah total penumpang KMP Tampomas II melebihi kapasitas. Jika pada daftar inventaris tercatat ada 1.054 orang, ditambah 82 awak kapal. Namun faktanya, total penumpang sebenarnya adalah 1.442 orang. Ini artinya, ada ratusan penumpang gelap saat itu. ***

Kaitan kapal tenggelam, masalembo, pelni, tragedi tamponas 2
Admin 16 Oktober 2016 16 Oktober 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Penelitian USAID Prioritas : Siswa Bisa Baca Tapi Tak Mengerti Makna
Artikel Selanjutnya Merawat Hutan Mangrove Terbaik Di Dunia

APA YANG BARU?

Pulau Kasu, Batam
Wilayah 60 menit lalu 42 disimak
“Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
Histori 5 jam lalu 151 disimak
Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
Catatan Netizen 5 jam lalu 134 disimak
Polisi Gencarkan Patroli Malam di Coastal Area
Artikel 6 jam lalu 124 disimak
BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Waspada Cuaca Hujan dan Kemunculan Buaya di Pesisir
Artikel 6 jam lalu 137 disimak

POPULER PEKAN INI

FLS3N dan O2SN untuk Bakat Non-Akademik Siswa Digelar di Batam
Pendidikan 5 hari lalu 591 disimak
Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
Catatan Netizen 3 hari lalu 496 disimak
5.120 Pelajar Batam Tampilkan Tari Zapin Massal
Pendidikan 5 hari lalu 485 disimak
Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
Lingkungan 3 hari lalu 483 disimak
Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan Digitalisasi Pendidikan dan MBG di Batam
Pendidikan 5 hari lalu 464 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?