Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
    22 jam lalu
    Polda Kepri Amankan 5 Calo Tiket dan Oknum Pegawai Pelni di Pelabuhan Batu Ampar
    23 jam lalu
    Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
    1 hari lalu
    Menhan Sjafrie Sjamsoedin Resmikan Masjid Lanud Hang Nadim Batam
    1 hari lalu
    Kota Batam Sah Miliki Perda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk)
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    4 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    4 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    2 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    2 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    6 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Air Dohot ; Air Minum Para Raja Yang Bisa Dinikmati Publik

Editor Admin 5 tahun lalu 1.5k disimak

Ratusan tahun lalu, jika raja-raja Kerajaan Johor Riau Lingga berkumpul, maka air dohot yang akan jadi sajiannya. Tradisi itu masih terus berlanjut, di Kerajaan Selangor Darul Ehsan di Malaysia sana. Di Kepulauan Riau minuman ini masih asing bagi sebagian orang. 

————

DI Pulau Penyengat, dimana raja-raja Melayu pernah menetap, air dohot masih kerap disajikan pada acara-acara istimewa. Keluarga besar Imran Hanafi termasuk yang tak absen meramu air dohot, untuk menyambut Ramadhan ataupun Idul Fitri.

“Dulu kan kalau mau puasa, kami suka buat. Pak Ansar itu kan dulu bos bapak Fira di Bintan. Nah kami suka antar kesana. Jadi rupanya Pak Ansar dan Ibu Dewi ini suka. Jadi kalau jumpa, Bu Dewi suka semangat bilang kalau suka sekali sama air dohotnya,” ujar wanita yang akrab disapa Fira ini, Jumat (17/9/2021) kemarin di Tanjungpinang.

Berawal dari banyak yang bertanya, Fira melihat peluang usaha. Dengan modal nekat, pada 2020 lalu ia mulai meramu air dohot untuk dipasarkan.

Memang, keluarga ini sudah biasa membuat air dohot dengan resep sesuai dengan resep tradisional dari raja-raja terdahulu. Hanya saja ia perlu melakukan percobaan, untuk menemukan takaran yang pas serta harga jualnya.

Setelah melakukan tiga kali uji coba, Fira memutuskan untuk menjual dengan standing pouch berukuran 500 ml.

Ia mengambil merk Air Dohot Hamzah, yang label kemasannya ia desain sendiri. Tak berani langsung produksi, Fira membuka PO (pre order) dengan menawarkan kepada para kenalan melalui media sosial.

“Minta tolong lah ke paman, tante, bapak, tawarkan ke kawan-kawan mereka dan ke kantor-kantor. Setelah terkumpul 60 pesanan gitu, baru kami produksi dan nanti diantar,” kenang Fira.

Kini, Fira sudah menyebar produk air dohotnya ke beberapa tempat di Tanjungpinang dan Batam.

Yang pertama sekali menerima produknya adalah Kedai Kopi Batu 10.

“Itu karena Pak Ansar itu suka sekali sama air dohot ini. Kalau kata orang disana (Kedai Kopi Batu 10), itu yang minum bapak semua. Jadi setiap duduk, bapak minumnya air dohot ini,” sebut ibu dari dua orang putri ini.

Saat Ansar Ahmad menjadi Anggota DPR RI, ia kerap memesan air dohot untuk dibawa ke Jakarta. Menjadi buah tangan teman-temannya di Senayan sana. Saat terpilih sebagai Gubernur Kepri, Ansar kerap menyajikan Air Dohot Hamzah untuk para tamu daerah. Mulai dari para jendral, menteri, Presiden, hingga Ustad Abdul Somad. 

“Itu Pak Menteri Suharso Monoarfa yang pertama. Katanya suka sekali, sampai pesan yang kering untuk dibawa ke Jakarta. Katanya nanti istrinya yang buat di rumah,” ujar sarjana komunikasi ini. 

Berawal dari itu, Fira melihat peluang menjual kemasan bahan mentah air dohot. Ia kemas dengan toples lucu, yang bisa dijadikan satu liter air dohot. Tapi tetap lebih banyak yang memesan air dohot yang sudah siap minum. Termasuk sebagai buah tangan.

“Terakhir ini ibu Lantamal pesan 100 pouch kecil, dibawa ke Jakarta. Jadi kami kemas dengan keranjang buah gitu. Kemarin ada juga yang pesan untuk dibawa ke Surabaya. Tapi kalau untuk luar kota, kami kasih yang belum masuk pendingin. Jadi yang masih dalam suhu ruang. Itu untuk menjaga agar tidak terjadi perubahan rasa,” sebut wanita berjilbab ini.

Fira yakin, usahanya akan berkembang pesat. Apalagi ia tak hanya sekedar menjual minuman. Namun menjual sejarah, budaya dan juga kearifan lokal.

“Ini minuman para raja zaman dahulu, resepnya masih sama sesuai literature. Itu yang ingin Fira angkat. Fira ingin, kalau orang pulang dari Pulau Penyengat, yang dibawah pulang tak hanya deram-deram. Tapi juga air dohot yang asli dari Penyengat,” sebut Fira.

Tapi Fira masih memiliki kendala untuk menjadi lebih besar. Mulai dari modal yang masih minim, bahan baku, hingga ada saja orang yang minta secara gratis. “Ada juga yang kayak gitu, minta gratis,” sebut Fira sedih.

Kini ia fokus untuk memperbaiki kemasan, desain merk, melengkapi label halal dan BPOM. “Sekarang sedang proses. Kemarin dari BPOM sudah datang. Ini mau dikirim sampel produknya ke laboratorium di Bogor,” jelas Fira.

Setelahnya, ia ingin menambah produksi. Kini Fira membuat 40 pouch dalam satu kali produksi. Dalam sepekan, ia bisa melakukan dua sampai tiga kali produksi untuk mengisi kebutuhan di sejumlah gerai di Tanjungpinang dan Batam.

Jika ada pesanan diluar kebutuhan gerai, Fira bisa menambah jumlah produksi. Kini, ia sudah memiliki seorang karyawan tetap yang membantu proses produksi. 

Selain menjadi pemilik dari Rumah Diraja yang memproduksi Air Dohot Hamzah ini, Fira sehari-hari adalah pegawai di Dinas Kominfo Kepri. Dengan bangga ia menyebutkan, jika kini penghasilan dari air dohot lebih besar dari penghasilan tetapnya.

“Tapi sekarang keuntungannya masih diputar untuk mengembangkan usaha dulu,” tutup Fira.

(*/gas)

Kaitan Air Dohot, khas, kota, Penyengat, Raja, Riau lingga
Admin 18 September 2021 18 September 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Disdik Kepri: Guru Cukup Tes Antigen Sekali Saat PTM
Artikel Selanjutnya “Melayu dalam Teater & Bahasa” | Merawat Khazanah Budaya

APA YANG BARU?

Ngemplang Pajak Daerah 4 Miliar Lebih, Bos Da Vienna Hotel Terancam di Penjara
Artikel 22 jam lalu 106 disimak
Polda Kepri Amankan 5 Calo Tiket dan Oknum Pegawai Pelni di Pelabuhan Batu Ampar
Artikel 23 jam lalu 97 disimak
Arus Mudik Lebaran, 43 Ribu Warga Tinggalkan Batam Pake Jalur Laut
Artikel 1 hari lalu 111 disimak
Menhan Sjafrie Sjamsoedin Resmikan Masjid Lanud Hang Nadim Batam
Artikel 1 hari lalu 109 disimak
Kota Batam Sah Miliki Perda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk)
Artikel 1 hari lalu 117 disimak

POPULER PEKAN INI

Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 6 hari lalu 247 disimak
Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
Artikel 6 hari lalu 229 disimak
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
Statistik 6 hari lalu 221 disimak
Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 4 hari lalu 202 disimak
Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
Lingkungan 4 hari lalu 191 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?