Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Barelang Jadi Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Melalu Program Transmigrasi Patriot
    23 jam lalu
    112 Penerima Alokasi Lahan Sudah Lapor, Syarlin: Data Akurat Kunci Iklim Investasi Batam
    1 hari lalu
    Jalur Laut Baru! Kapal RoRo Batam – Johor Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2027
    1 hari lalu
    Pemkab Bintan Kantongi Insentif Fiskal Rp2 Miliar
    2 hari lalu
    Nelayan Hilang saat Nyuluh Ikan di Teluk Bakau Bintan Ditemukan Meninggal Dunia
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 3)
    2 hari lalu
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    4 hari lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    5 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    5 hari lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Usmar Ismail, Pelopor Drama Modern Yang Jadi Pahlawan Nasional

Editor Admin 5 tahun lalu 949 disimak

PRESIDEN Jokowi menyebut Usmar Ismail sebagai Pahlawan Nasional, saat menghadiri gelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2021, pada 10 November 2021.

“66 tahun yang lalu Usmar Ismail dan Jamaludin Malik memprakarsai penyelenggaraan Festival Film Indonesia, sebagai perayaan dan apresiasi tertinggi bagi industri perfilman Indonesia,” kata Presiden Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta Pusat.

Laman badanbahasa.kemdikbud.go.id menulis bahwa sedikit yang tahu bahwa Usmar Ismail adalah pelopor drama modern di Indonesia dan juga Bapak Film Indonesia.

Kendati semula Usmar Ismail mengawali debutnya di panggung teater, namun selama sisa hidupnya, ia lebih banyak menggeluti perfilman.

Usmar Ismail lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 20 Maret 1921. Ayahnya adalah Datuk Tumenggung Usmar Ismail, guru Sekolah Kedokteran di Padang, dan ibunya, Siti Fatimah. Ia adalah adik dari Abu Hanifah yang juga seorang sastrawan dengan nama pena, El Hakim.

Perjalanan pendidikan Usmar Ismail cukup mulus. Usmar kecil bersekolah di HIS, setara sekolah dasar, di Batusangkar, lalu melanjutkan ke MULO, setara SMP, di Simpang Haru, Padang, kemudian merantau ke Yogyakarta untuk melanjutkan AMS, setara SMA. Setelah lulus dari AMS, Usmar melanjutkan pendidikannya ke University of California di Los Angeles, Amerika Serikat.

Sejak SMP, bakat sastra Usmar sudah terlihat. Suatu ketika Ratu Wilhelmina, di Pelabuhan Muara, Padang merayakan ulang tahun Putri Mahkota. Usmar Ismail bersama teman-temannya, antara lain Rosihan Anwar yang merupakan tokoh jurnalis Indonesia, ingin tampil dalam acara perayaan itu.

Usmar ingin menampilkan suatu pertunjukan dengan penampilan yang gagah, unik, dan mengesankan.

Usmar bersama teman-temannya berangkat ke perayaan itu dengan menyewa perahu dan pakaian bajak laut. Sayang, acara yang direncanakan gagal karena mereka baru sampai saat matahari tenggelam dan mereka hampir pingsan karena kelelahan mengayuh perahu menuju Pelabuhan Muara.

Rosihan Anwar mencatat perjuangan Usmar Ismail dan kawan-kawannya sebagai tanda bahwa temannya itu memang berbakat menjadi sutradara, yang mempunyai daya khayal untuk menyajikan tontonan yang menarik dan mengesankan.

Setelah merantau di Yogyakarta untuk menempuh pendidikan SMA, Usmar Ismail semakin banyak terlibat dengan dunia sastra. Di sana ia memperdalam pengetahuan dramanya dan aktif dalam kegiatan drama di sekolah.

Usmar juga mulai mengirimkan karangan-karangannya ke berbagai majalah. Bakat sastra Usmar makin berkembang saat bekerja di Keimin Bunka Sidosho atau Kantor Besar Pusat Kebudayaan Jepang. Di tempat itu, ia bersama Armijn Pane dan budayawan lainnya bekerja sama untuk mementaskan drama.

Pada 1943, Usmar bersama abangnya, El Hakim, dan rekan-rekannya yakni Rosihan Anwar, Cornel Simanjuntak, serta H.B. Jassin mendirikan kelompok sandiwara yang diberi nama Maya.

Maya mementaskan sandiwara berdasarkan teknik teater Barat, yang kemudian dianggap sebagai tonggak lahirnya teater modern di Indonesia. Sandiwara yang dipentaskan Maya, antara lain, “Taufan di Atas Asia (El Hakim)”, “Mutiara dari Nusa Laut (Usmar Ismail)”, “Mekar Melati (Usmar Ismail)”, dan “Liburan Seniman (Usmar Ismail)”.

Usmar Ismail mulai menaruh minatnya yang lebih serius pada perfilman. Sewaktu masih di Yogyakarta, Usmar Ismail hampir setiap Ahad bersama teman-temannya berkumpul di suatu gedung di depan Stasiun Tugu untuk berdiskusi mengenai seluk-beluk film.

Teman berdiskusinya antara lain, Anjar asmara, Armijn Pane, Sutarto, dan Kotot Sukardi. Anjar Asmara-lah orang pertama yang menawarinya menjadi asisten sutradara dalam film “Gadis Desa”.

Setelah itu, berlanjut pada penggarapan film berikutnya, seperti “Harta Karun”, dan “Citra”. Film-film yang pernah disutradarai oleh Usmar Ismail, antara lain, “Darah dan Doa” (1950), “Enam jam di Yogya” (1951), “Dosa Tak Berampun” (1951), “Krisis” (1953), “Kafedo” (1953) “Lewat Jam malam” (1954), “Tiga Dara” (1955), dan “Pejuang” (1960).

Usmar Ismail meninggal pada 2 Januari 1971 karena stroke, dalam usia hampir genap lima puluh tahun. Untuk mengenang jasanya sebagai pelopor perfilman, diabadikanlah namanya di sebuah gedung perfilman, yaitu Pusat Perfilman Usmar Ismail di daerah Kuningan, Jakarta.

(*)

Sumber : TEMPO | KEMDIKBUD 

Kaitan film, histori, Pahlawan, sejarah, Sineas, Usmar Ismail
Admin 13 November 2021 13 November 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tangki di Kilang Pertamina Cilacap Terbakar, Warga Sekitar Dievakuasi
Artikel Selanjutnya Perda CSR Belum Efektif | Forum CSR Batam Diminta Pro Aktif ke Pihak Pengusaha

APA YANG BARU?

Barelang Jadi Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Melalu Program Transmigrasi Patriot
Artikel 23 jam lalu 168 disimak
112 Penerima Alokasi Lahan Sudah Lapor, Syarlin: Data Akurat Kunci Iklim Investasi Batam
Artikel 1 hari lalu 141 disimak
Jalur Laut Baru! Kapal RoRo Batam – Johor Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2027
Artikel 1 hari lalu 165 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 3)
Histori 2 hari lalu 199 disimak
Pemkab Bintan Kantongi Insentif Fiskal Rp2 Miliar
Artikel 2 hari lalu 198 disimak

POPULER PEKAN INI

“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 5 hari lalu 746 disimak
Ada Pekerjaan Pembersihan Pipa Distribusi, Berikut Beberapa Wilayah Terdampak
Artikel 3 hari lalu 579 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 6 hari lalu 370 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 6 hari lalu 307 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 4 hari lalu 306 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?