Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pengesahan Ranperda PSU Ditunda, Tim Pansus DPRD Batam Minta Tambahan Waktu
    15 jam lalu
    Penutupan Jalan Jembatan Sei Ladi Masih Sebatas Wacana dan Kajian
    16 jam lalu
    BP Batam Bagi-bagi Penghargaan Kepada Mitra Strategis Pendukung Investasi
    17 jam lalu
    Speedboat Tanpa Crew Bawa 1,12 Jt Batang Rokok Ilegal Diamankan BC Batam
    18 jam lalu
    Kapal Terbalik Dihempas Ombak, 2 Orang Nelayan Selamat
    20 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    3 hari lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    3 hari lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    1 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    1 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    5 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    3 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Usmar Ismail, Pelopor Drama Modern Yang Jadi Pahlawan Nasional

Editor Admin 4 tahun lalu 854 disimak

PRESIDEN Jokowi menyebut Usmar Ismail sebagai Pahlawan Nasional, saat menghadiri gelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2021, pada 10 November 2021.

“66 tahun yang lalu Usmar Ismail dan Jamaludin Malik memprakarsai penyelenggaraan Festival Film Indonesia, sebagai perayaan dan apresiasi tertinggi bagi industri perfilman Indonesia,” kata Presiden Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta Pusat.

Laman badanbahasa.kemdikbud.go.id menulis bahwa sedikit yang tahu bahwa Usmar Ismail adalah pelopor drama modern di Indonesia dan juga Bapak Film Indonesia.

Kendati semula Usmar Ismail mengawali debutnya di panggung teater, namun selama sisa hidupnya, ia lebih banyak menggeluti perfilman.

Usmar Ismail lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 20 Maret 1921. Ayahnya adalah Datuk Tumenggung Usmar Ismail, guru Sekolah Kedokteran di Padang, dan ibunya, Siti Fatimah. Ia adalah adik dari Abu Hanifah yang juga seorang sastrawan dengan nama pena, El Hakim.

Perjalanan pendidikan Usmar Ismail cukup mulus. Usmar kecil bersekolah di HIS, setara sekolah dasar, di Batusangkar, lalu melanjutkan ke MULO, setara SMP, di Simpang Haru, Padang, kemudian merantau ke Yogyakarta untuk melanjutkan AMS, setara SMA. Setelah lulus dari AMS, Usmar melanjutkan pendidikannya ke University of California di Los Angeles, Amerika Serikat.

Sejak SMP, bakat sastra Usmar sudah terlihat. Suatu ketika Ratu Wilhelmina, di Pelabuhan Muara, Padang merayakan ulang tahun Putri Mahkota. Usmar Ismail bersama teman-temannya, antara lain Rosihan Anwar yang merupakan tokoh jurnalis Indonesia, ingin tampil dalam acara perayaan itu.

Usmar ingin menampilkan suatu pertunjukan dengan penampilan yang gagah, unik, dan mengesankan.

Usmar bersama teman-temannya berangkat ke perayaan itu dengan menyewa perahu dan pakaian bajak laut. Sayang, acara yang direncanakan gagal karena mereka baru sampai saat matahari tenggelam dan mereka hampir pingsan karena kelelahan mengayuh perahu menuju Pelabuhan Muara.

Rosihan Anwar mencatat perjuangan Usmar Ismail dan kawan-kawannya sebagai tanda bahwa temannya itu memang berbakat menjadi sutradara, yang mempunyai daya khayal untuk menyajikan tontonan yang menarik dan mengesankan.

Setelah merantau di Yogyakarta untuk menempuh pendidikan SMA, Usmar Ismail semakin banyak terlibat dengan dunia sastra. Di sana ia memperdalam pengetahuan dramanya dan aktif dalam kegiatan drama di sekolah.

Usmar juga mulai mengirimkan karangan-karangannya ke berbagai majalah. Bakat sastra Usmar makin berkembang saat bekerja di Keimin Bunka Sidosho atau Kantor Besar Pusat Kebudayaan Jepang. Di tempat itu, ia bersama Armijn Pane dan budayawan lainnya bekerja sama untuk mementaskan drama.

Pada 1943, Usmar bersama abangnya, El Hakim, dan rekan-rekannya yakni Rosihan Anwar, Cornel Simanjuntak, serta H.B. Jassin mendirikan kelompok sandiwara yang diberi nama Maya.

Maya mementaskan sandiwara berdasarkan teknik teater Barat, yang kemudian dianggap sebagai tonggak lahirnya teater modern di Indonesia. Sandiwara yang dipentaskan Maya, antara lain, “Taufan di Atas Asia (El Hakim)”, “Mutiara dari Nusa Laut (Usmar Ismail)”, “Mekar Melati (Usmar Ismail)”, dan “Liburan Seniman (Usmar Ismail)”.

Usmar Ismail mulai menaruh minatnya yang lebih serius pada perfilman. Sewaktu masih di Yogyakarta, Usmar Ismail hampir setiap Ahad bersama teman-temannya berkumpul di suatu gedung di depan Stasiun Tugu untuk berdiskusi mengenai seluk-beluk film.

Teman berdiskusinya antara lain, Anjar asmara, Armijn Pane, Sutarto, dan Kotot Sukardi. Anjar Asmara-lah orang pertama yang menawarinya menjadi asisten sutradara dalam film “Gadis Desa”.

Setelah itu, berlanjut pada penggarapan film berikutnya, seperti “Harta Karun”, dan “Citra”. Film-film yang pernah disutradarai oleh Usmar Ismail, antara lain, “Darah dan Doa” (1950), “Enam jam di Yogya” (1951), “Dosa Tak Berampun” (1951), “Krisis” (1953), “Kafedo” (1953) “Lewat Jam malam” (1954), “Tiga Dara” (1955), dan “Pejuang” (1960).

Usmar Ismail meninggal pada 2 Januari 1971 karena stroke, dalam usia hampir genap lima puluh tahun. Untuk mengenang jasanya sebagai pelopor perfilman, diabadikanlah namanya di sebuah gedung perfilman, yaitu Pusat Perfilman Usmar Ismail di daerah Kuningan, Jakarta.

(*)

Sumber : TEMPO | KEMDIKBUD 

Kaitan film, histori, Pahlawan, sejarah, Sineas, Usmar Ismail
Admin 13 November 2021 13 November 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Tangki di Kilang Pertamina Cilacap Terbakar, Warga Sekitar Dievakuasi
Artikel Selanjutnya Perda CSR Belum Efektif | Forum CSR Batam Diminta Pro Aktif ke Pihak Pengusaha

APA YANG BARU?

Pengesahan Ranperda PSU Ditunda, Tim Pansus DPRD Batam Minta Tambahan Waktu
Artikel 15 jam lalu 87 disimak
Penutupan Jalan Jembatan Sei Ladi Masih Sebatas Wacana dan Kajian
Artikel 16 jam lalu 84 disimak
BP Batam Bagi-bagi Penghargaan Kepada Mitra Strategis Pendukung Investasi
Artikel 17 jam lalu 102 disimak
Speedboat Tanpa Crew Bawa 1,12 Jt Batang Rokok Ilegal Diamankan BC Batam
Artikel 18 jam lalu 97 disimak
Kapal Terbalik Dihempas Ombak, 2 Orang Nelayan Selamat
Artikel 20 jam lalu 90 disimak

POPULER PEKAN INI

Kebijakan Pembebasan PBB-P2 bagi Veteran dan Pensiunan di Batam
Artikel 5 hari lalu 225 disimak
Lonjakan Harga Tiket Pesawat Domestik Jelang Lebaran 2026
Artikel 5 hari lalu 210 disimak
Seorang Anggota TNI AL Tewas Saat Mengikuti Ospek di KRI Kujang-642 Bintan
Artikel 7 hari lalu 190 disimak
Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
Statistik 5 hari lalu 190 disimak
Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemko Batam Gelar Pawai Takbir Keliling
Artikel 3 hari lalu 183 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?