Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Batam Dilanda Panas Terik, BMKG: Musim Kemarau Puncak Agustus – September
    8 jam lalu
    7 Titik Jalan Dilebarkan di Batam Sepanjang 2026
    17 jam lalu
    3.558 WNI Dipulangkan Lewat Program M Malaysia, 307 Orang Tiba di Batam Sekaligus
    17 jam lalu
    Basri DPO Kasus Narkoba Batam Diduga Kabur ke Malaysia
    17 jam lalu
    Bareskrim Sita 14 Mobil Mewah, 2 Kapal dan Puluhan Properti Milik DPO Kasus Narkoba THM Batam
    17 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kodrat Batam Siapkan 17 Atlet ke Porprov Kepri, Target Pertahankan Juara Umum
    10 jam lalu
    Gerakan Kesultanan Riau Lingga di Awal Kemerdekaan RI
    23 jam lalu
    Manajemen Tua Vs Muda: di Dua Toko Grosir Battery
    2 hari lalu
    14 Tim Berlaga dalam Lomba Sampan Naga di Desa Kuala Sempang
    2 hari lalu
    Nindy, Siswi SMAN 2 Tanjungpinang yang Jadi Paskibraka Kepri
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    17 jam lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 hari lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    4 hari lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    4 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Wow Keren! Robot Buatan China Bisa Baca Pikiran Manusia | Akurasi 96 Persen

Editor Admin 5 tahun lalu 920 disimak

ILMUAN China berhasil mengembangkan robot industri yang dapat membaca pikiran rekan kerja manusia dengan tingkat akurasi 96 persen. Robot ini dikembangkan di Pusat Teknologi Inovasi Manufaktur Cerdas Universitas Tiongkok Three Gorges.

Robot tersebut tidak hanya melihat gelombang otak para pekerja, akan tetapi juga mengumpulkan sinyal listrik dari otot, saat bekerja sama dengan mulus untuk merakit produk yang kompleks.

Rekan kerja tidak perlu mengatakan atau melakukan apa pun ketika mereka membutuhkan alat atau komponen, karena robot akan mengenali niatnya hampir secara instan. Kemudian robot akan mengambil objek dan meletakkannya di dekat pekerja lain.

“Dalam manufaktur industri modern, pekerjaan perakitan menyumbang 45 persen dari total beban kerja, dan 20-30 persen dari total biaya produksi,” kata perwakilan peneliti, Dong Yuanfa.

Robot kolaboratif, atau ‘cobot’ diklaim dapat mempercepat laju jalur perakitan, tetapi penerapannya masih terbatas karena kemampuan mereka untuk mengenali niat manusia seringkali tidak akurat dan tidak stabil.

Manusia dan robot atau mesin otonom telah bekerja bersama di pabrik selama beberapa dekade, tetapi dipisahkan oleh pagar di sebagian besar tempat untuk menghindari kecelakaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa pabrik maju seperti pabrik mobil di Jerman telah memperkenalkan lingkungan kerja bebas pagar dengan robot. Mesin tersebut dilengkapi sensor keamanan yang menyetop secara otomatis jika membahayakan manusia.

Beberapa tim peneliti telah mencoba membangun generasi baru ‘cobot’ yang dapat menebak niat manusia dengan memantau gerakan mata atau tubuh. Namun, pendekatan pasif ini mengalami masalah seperti respons yang lambat dan akurasi yang terbilang buruk.

Untuk mengatasi hal tersebut, robot hasil kreasi tim Dong itu menjalani ratusan jam latihan, yang melibatkan delapan relawan.

Para sukarelawan diminta memakai detektor gelombang otak non-invasif dan tim menemukan bahwa robot dapat memperkirakan niat mereka, dengan akurasi sekitar 70 persen.

Namun sinyal otak yang diterima cukup lemah. Agar robot mendapatkan pesan yang jelas, sukarelawan perlu berkonsentrasi sangat keras pada pekerjaan yang ada.

Tetapi para peneliti menilai kebanyakan sukarelawan terganggu pikiran lain setelah mengerjakan pekerjaan perakitan yang berulang untuk sementara waktu.

Sebaliknya, sinyal otot yang dikumpulkan oleh beberapa sensor yang menempel di lengan terbilang lebih stabil, menurut laporan The Star.

Namun, tidak jelas apakah hasil laboratorium ini dapat direplikasi dalam pengaturan pabrik di kehidupan nyata atau tidak. Para peneliti tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar pada saat publikasi.

Menurut makalah tersebut, akan ada beberapa tantangan dalam penerapan teknologi baru di lingkungan pabrik yang sebenarnya. Meskipun detektor otak dan otot dapat ditempatkan di dalam topi dan seragam pekerja, kualitas pengiriman data dapat dipengaruhi keringat atau gerakan yang tidak teratur.

Direktur peralatan industri di Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, Wang Weiming, mengatakan jumlah robot industri di China telah tumbuh 15 persen setiap tahun sejak 2016.

Dia mengatakan ada 246 robot untuk setiap 10.000 pekerja di China. Tetapi mayoritas dibuat dengan teknologi yang dikembangkan di Barat yang terkadang tidak dapat mengatasi lingkungan masyarakat di China.

Oleh karena itu, China sangat membutuhkan teknologi robotik yang lebih kuat untuk mengatasi masalah seperti angkatan kerja yang menyusut di tengah tingkat kelahiran yang menurun tajam, dan meningkatnya biaya tenaga kerja.

“Pada tahun 2025, lebih dari 70 persen pabrik skala besar di China akan menggunakan robot,” kata Wang dikutip SCMP.

(*)

sumber: CNNIndonesia.com

Admin 26 Januari 2022 26 Januari 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal, 99 Orang Diamankan
Artikel Selanjutnya Operasikan 14 Aplikasi, Pinjol Ilegal Di PIK Juga Pekerjakan Anak Di Bawah Umur

APA YANG BARU?

Batam Dilanda Panas Terik, BMKG: Musim Kemarau Puncak Agustus – September
Artikel 8 jam lalu 57 disimak
Kodrat Batam Siapkan 17 Atlet ke Porprov Kepri, Target Pertahankan Juara Umum
Sports 10 jam lalu 134 disimak
Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
Statistik 17 jam lalu 160 disimak
7 Titik Jalan Dilebarkan di Batam Sepanjang 2026
Artikel 17 jam lalu 137 disimak
3.558 WNI Dipulangkan Lewat Program M Malaysia, 307 Orang Tiba di Batam Sekaligus
Artikel 17 jam lalu 137 disimak

POPULER PEKAN INI

Upacara dan Pawai Meriahkan HUT ke-81 RI di RW 20 Perumahan Cipta Permata
Artikel 1 hari lalu 493 disimak
Barelang Jadi Prioritas Pusat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Program Transmigrasi Patriot
Artikel 5 hari lalu 348 disimak
Daerah Dilarang Pesta Hari Jadi Daerah
In Depth 4 hari lalu 330 disimak
Tentang Orang Hutan; Suku Asli di Batam
Histori 4 hari lalu 316 disimak
Jelang HUT RI Ke-18 Cuaca Batam dan Kepri Diselimuti Awan Tebal dan Hujan Tipis
Artikel 3 hari lalu 281 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?