Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    3 Kapal Pelni Layani Angkutan Mudik dari Tanjungpinang
    6 jam lalu
    Diskon Tiket Penyeberangan ASDP Batam untuk Lebaran 2026
    6 jam lalu
    Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
    6 jam lalu
    Rute Penerbangan Internasional Baru dari Batam ke Kuala Lumpur
    6 jam lalu
    Harga Tiket Ferry Batam – Singapura Naik, Gubernur Minta untuk Operator Ferry Jaga Tarif
    6 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    4 jam lalu
    Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
    6 jam lalu
    Bassist God Bless, Donny Fattah Gagola Meninggal Dunia
    1 minggu lalu
    Larangan Akses Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
    1 minggu lalu
    Pembelajaran Sekolah Rakyat di Tanjungpinang Saat Ramadan
    3 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 hari lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 minggu lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    1 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 minggu lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    1 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    2 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
ArtikelPilihan gowest.id

BUMD Kepri Mencari Pengecer Minyak Goreng di Natuna, Karimun, dan Lingga, Berminat?

Editor Admin 4 tahun lalu 598 disimak

PT Pembangunan Kepri, perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kepri kini sedang membutuhkan pengecer minyak goreng curah di pulau-pulau yang berada di Kabupaten Natuna, Karimun, dan Lingga.

Hal ini disampaikan Direktur PT Pembangunan Kepri, Azwardi, di Tanjungpinang, dikutip dari Antara, Sabtu (13/8/2022).

Azwardi mengatakan perusahaan yang dipimpinnya itu baru-baru ini ditetapkan sebagai distributor minyak goreng curah, yang dapat mendistribusikan komoditas itu di seluruh Indonesia. Namun untuk saat ini, PT Pembangunan Kepri hanya menjalankan bisnis untuk menutupi kebutuhan masyarakat pesisir di Kepri, kecuali Batam.

Minyak goreng yang dijual perusahaan pelat merah kepada pengecer itu berasal dari pabrik di Batam. PT Pembangunan Kepri sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah pengecer di Anambas, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan. Di Lingga baru satu pengecer yang menjadi konsumen PT Pembangunan Kepri.

“Kalau di Natuna dan Karimun, belum ada. Namun kami ikut dalam pasar murah yang diselenggarakan Pemerintah Natuna. Kalau ada pengecer minyak goreng yang tertarik menjalin kerja sama, dapat menghubungi PT Pembangunan Kepri,” ujarnya.

Menurut dia, pengecer yang paling banyak membeli minyak goreng curah dari PT Pembangunan Kepri berasal dari Bintan.

Harga minyak goreng curah yang dijual kepada pengecer berkisar Rp 11.500 – Rp 12.000 per liter. Begitu pula dengan minyak goreng curah yang dijual di pasar murah sebesar Rp 12.000.

“Kami hanya ambil untung Rp 500 – Rp 1.000 per liter. Rata-rata dalam sehari minyak goreng yang dijual kepada pengecer seberat 1 ton,” ungkapnya.

Azwardi menuturkan Disperindag Kepri dan Komisi II DPRD Kepri memperjuangkan PT Pembangunan Kepri sebagai distributor minyak goreng bukan semata-mata untuk mendapatkan keuntungan, melainkan turut menjaga stabilitas harga.

Harga minyak goreng yang tidak stabil belum lama ini menjadi salah satu penyebab terjadi inflasi di Kepri sehingga diharapkan PT Pembangunan Kepri dapat mengintervensi harga minyak goreng melalui pasar murah.

“Orientasi kami bukan bisnis semata, melainkan mengemban tugas untuk membantu pemerintah menjaga stabilitas harga minyak goreng maupun kebutuhan lainnya,” ujarnya.

Karena itu, kata dia selain menjadi distributor minyak goreng, PT Pembangunan Kepri juga menjual sembako, sayur-mayur dan bumbu dapur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. PT Pembangunan Kepri membeli hasil pertanian di Bintan dan Tanjungpinang, kemudian menjual kepada masyarakat di pasar murah.

Komoditas kebutuhan yang dijual perusahaan itu di pasar murah mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dijual dengan harga yang relatif murah.

“Persoalan kadang-kadang, petani kita tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar. Contohnya, dalam sehari kami butuh 50 kg cabai merah, namun yang mampu disiapkan hanya 25 kg,” katanya.

Produktivitas petani yang minim disebabkan biaya operasional yang besar, salah satunya pupuk. Kondisi lahan di Bintan, misalnya berbeda dengan lahan di Jawa sehingga membutuhkan pupuk lebih banyak.

“Lahan di Bintan kan rata-rata mengandung bauksit sehingga petani membutuhkan lebih banyak pupuk untuk menghasilkan cabai, sayur-mayur yang banyak dan berkualitas,” ucapnya.

(*)

Kaitan anambas, bumd, karimun, kepri, minyak goreng curah, natuna
Admin 13 Agustus 2022 13 Agustus 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Singapura & Malaysia Ikut Meriahkan Lomba Sampan Layar HUT RI di Belakangpadang
Artikel Selanjutnya Bintan Ekspor 9,5 Ton Olahan Ikan Kerapu dan Kakap ke Australia

APA YANG BARU?

Dua Karakter Berbeda Orangtua
Catatan Netizen 4 jam lalu 46 disimak
3 Kapal Pelni Layani Angkutan Mudik dari Tanjungpinang
Artikel 6 jam lalu 70 disimak
Diskon Tiket Penyeberangan ASDP Batam untuk Lebaran 2026
Artikel 6 jam lalu 64 disimak
Hutan dan Lahan di Bintan Terbakar Lagi, Waspada di Musim Panas
Artikel 6 jam lalu 63 disimak
Aktifitas Kelompok Budidaya Laut Biru di Bintan
Lingkungan 6 jam lalu 74 disimak

POPULER PEKAN INI

Penangkapan Upaya Pengiriman Pekerja Migran Ilegal di Batam
Artikel 7 hari lalu 271 disimak
Lokasi Insiden Tugboat Terbalik di PT ASL Terus Dipantau Pihak KSOP Batam
Artikel 6 hari lalu 241 disimak
Baznas Batam Salurkan Bantuan Kepada 1.870 Penerima dan 300 Penyandang Disabilitas
Artikel 5 hari lalu 228 disimak
Bandara Hang Nadim Siapkan 248 Penerbangan Ekstra
Artikel 7 hari lalu 208 disimak
Larangan Gratifikasi Bagi ASN Menjelang Idulfitri di Batam
Artikel 7 hari lalu 195 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?