Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Aniaya Seorang Buruh Bangunan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Sagulung
    22 jam lalu
    KJRI Johor Bahru Pulangkan 87 WNI dan PMI ke Batam
    24 jam lalu
    Kualitas Udara Batam Memburuk Lagi
    1 hari lalu
    Prabowo Resmikan 6 Kodam Baru, Kepri Resmi Punya Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah
    2 hari lalu
    Imbas Pelebaran Jalan Tengku Sulung, Pengendara Diarahkan Lewat Botania
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
    23 jam lalu
    Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
    24 jam lalu
    Timnas Indonesia Raih Tropi Internasional Sepakbola, Setelah 35 Tahun Puasa Gelar
    2 hari lalu
    Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
    3 hari lalu
    Singapura, & Hidup Bersama Kecerdasan Artifisal
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    1 minggu lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    1 minggu lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    1 minggu lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    4 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Jenderal Keuangan Soeharto Berpulang

Editor Admin 4 tahun lalu 1.6k disimak

LETNAN Jenderal TNI Soeharto sejak awal sudah menganggap penting masalah keuangan. Tidak heran jika sebulan setelah menerima Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar), dia membentuk sebuah tim ahli keuangan. Team Pemeriksaan Keuangan Negara (Pekuneg) dibentuk pada 30 April 1966 untuk memusatkan perhatian pada pencegahan korupsi.

Vishnu Juwono dalam Melawan Korupsi menyebut Pekuneg membongkar korupsi para pengusaha yang mempunyai hubungan erat dengan menteri-menteri kepercayaan Sukarno, seperti Chaerul Saleh (Wakil Perdana Menteri III) dan Jusuf Muda Dalam (Menteri Urusan Bank Sentral Republik Indonesia), melalui fasilitas khusus dan praktik-praktik bisnis mencurigakan, misalnya penangguhan pembayaran pajak dan penyalahgunaan dana revolusi.

“Kerja Pekuneg dibantu oleh tentara di bawah pimpinan Soeharto untuk menopang basis kekuasaannya di pemerintahan,” tulis Vishnu.

Menurut Harold Crouch dalam Militer dan Politik di Indonesia, fungsi pokok Pekuneg adalah mengumpulkan bahan-bahan yang memberatkan tentang anggota pemerintahan lama, seperti Jusuf Muda Dalam dan Chaerul Saleh, dan berhasil mengembalikan dana tidak teratur yang mereka pegang di dalam dan luar negeri. Setelah Jusuf Muda Dalam dipenjara, lembaga ini tidak aktif, namun pada April 1967 diaktifkan kembali ketika masyarakat resah dengan korupsi pejabat tinggi.

Sampai September 1966, catat Vishnu, Pekuneg mengeklaim telah mencegah kerugian negara lebih dari 6,1 juta dolar AS, 1,1 juta dolar Hong Kong, dan lebih dari 58 juta Yen.

Pekuneg diketuai oleh Brigadir Jenderal TNI KRMH Raden Soerjo Wirjohadipoetro. Sejak awal kariernya di TNI, Soerjo selalu mengurusi keuangan.

Soerjo lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 24 Maret 1917; sumber lain menyebut lahir tahun 1919. Dia mengenyam pendidikan sekolah dasar di Trenggalek (lulus 1932), sekolah lanjutan pertama di Kediri (lulus 1936), dan sekolah lanjutan atas di Jakarta (lulus 1939).

Pada masa pendudukan Jepang, Soerjo menjadi Keiri Shodancho (perwira keuangan) tentara sukarela Pembela Tanah Air (Peta) di Blitar. Setelah Indonesia merdeka, dia menjadi anggota TNI.

Harsya Bachtiar dalam Siapa Dia? Perwira Tinggi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat mencatat, Soerjo menjadi Kepala Bagian Sekretariat Markas Besar Umum Tentara sejak Mei 1946. Dia kemudian menjabat Kepala Keuangan di Kementerian Pertahanan, Asisten Keuangan Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Seksi Anggaran Komando Operasi Tinggi (KOTI), dan Ketua Gabungan IV (G-6) KOTI “Gaya Baru” ketika G30S meletus.

Pada 1955, Soerjo mendapat kesempatan mengikuti pendidikan US Army General Staff and Command School di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat. Dia kemudian mengikuti Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 1961.

Berita Antara, 15 Agustus 1989, yang dikutip buku Presiden RI Ke II Jenderal Besar HM Soeharto dalam Berita Buku XI menyebut Soerjo pernah ditugaskan ke Amerika Serikat untuk memberi penjelasan terkait penumpasan G30S. Dia dianggap sukses meyakinkan pemerintah Amerika Serikat sehingga memberikan kepercayaan kepada pemerintah Orde Baru.

Setelah Soeharto menjadi presiden, pada Juli 1968 dibentuk Asisten Pribadi (Aspri), pengganti Staf Pribadi (Spri) yang dikepalai oleh Mayjen TNI Alamsjah Ratu Perwiranegara. Alamsjah yang dekat dengan Soeharto sejak di Kostrad (Komando Tjadangan Strategis Angkatan Darat) pada awal 1960-an kemudian tersingkir.

David Jenkins dalam Suharto and His Generals: Indonesian Military Politics, 1975–1983 menyebut sebagian karena dia gagal dalam tugas keuangan yang sulit, sebagian yang lain karena adanya intrik yang dilakukan anggota inti lainnya, mungkin sekali oleh Ali Moertopo.

Aspri hanya tiga orang: Soerjo bidang keuangan, Soedjono Hoemardani bidang ekonomi, dan Ali Moertopo bidang politik. Soerjo cukup lama menjadi asisten keuangan Soeharto. Mereka terkait dengan dunia bisnis yang bangkit pada awal Orde Baru.

Richard Borsuk dan Nancy Zhng dalam Liem Sioe Liong’s Salim Group: The Business Pillar of Suharto’s Indonesia menyebut Soerjo dan Soedjono Hoemardani sebagai jenderal yang terlibat dalam dunia bisnis dan bekerja dengan pengusaha Tionghoa yang dekat dengan Soeharto.

Setelah peristiwa Malapetaka 15 Januari 1974 (Malari), posisi Soerjo sebagai asisten pribadi Soeharto berakhir karena Aspri dibubarkan.

Di luar pemerintahan, Soerjo pernah menjadi Direktur Utama PT Hotel Indonesia Internasional dan terkait dalam pemberian izin pembangunan Hotel Mandarin dan Hilton. Dia juga sempat menjadi direktur Bank Windu Kencana, Seulawah/Mandala Airlines, dan Duta Nusantara. Pada 1983–1988, dia menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung.

Penerima Bintang Mahaputra Utama ini tergolong jenderal panjang umur. Usianya melewati seabad. Letnan Jenderal (Purn.) Soerjo Wirjohadipoetro meninggal dunia pada 31 Agustus 2022 di usia 105 tahun dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan keuangan, KRMH Soerjo Wirjohadipoetro, Soeharto
Admin 2 September 2022 2 September 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Ketua TP-PKK Kepri: Kasus Stunting Jadi Perhatian Serius
Artikel Selanjutnya Sekda: Peserta Gerak Jalan Proklamasi Wajib Berpakaian Sopan

APA YANG BARU?

Aniaya Seorang Buruh Bangunan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Sagulung
Artikel 22 jam lalu 102 disimak
Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
Budaya 23 jam lalu 297 disimak
Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
Pendidikan 24 jam lalu 530 disimak
KJRI Johor Bahru Pulangkan 87 WNI dan PMI ke Batam
Artikel 24 jam lalu 303 disimak
Kualitas Udara Batam Memburuk Lagi
Artikel 1 hari lalu 328 disimak

POPULER PEKAN INI

Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
Histori 3 hari lalu 574 disimak
Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
In Depth 4 hari lalu 532 disimak
Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
Pendidikan 24 jam lalu 530 disimak
Kapolri Baru Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kapolda Kepri Diangkat Jadi Kabareskrim
Artikel 5 hari lalu 523 disimak
Tiga Bulan Air Mati, Ratusan Warga Nongsa Turun ke Jalan; Singgung Proyek Data Center
Artikel 3 hari lalu 521 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?