PEMERINTAH Kota (Pemko) Batam kembali menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah atau CBP kepada 698 masyarakat Batam yang masuk kelompok keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran ini bertujuan untuk mengantisipasi kenaikan harga beras yang semakin tinggi.
Pembagikan secara simbolis Program pendistribusian bantuan pangan CBP tahun 2023 tahap 2 bersama PT Pos Indonesia, di pusatkan di Kantor Pos Mitra Mall Batuaji, Senin (6/11/2023).
“Allhamdulilah hari ini pemerintah membagikan rejeki berupa CBP tahap kedua. Tujuannya untuk membantu masyarakat dan meringankan beban serta menstabilkan harga di Kota Batam,” kata Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis.
Ia menyampaikan setiap KPM mendapatkan sebanyak 10 kg beras CPP. Saat ini, kata dia, harga beras di daerah penghasil terutama di Pulau Jawa mencapai Rp 16 ribu/kg, sedangkan di Kota Batam harga tertinggi Rp 14 ribu/kg.
Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Batam, Meirizal Sudyadi, mengatakan terdapat 6.980 kilogram beras yang dialokasikan.
“Diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran dari KPM di Kecamatan Batuaji, sehingga kebutuhan pokok beras dapat tercukupi,” kata Meirizal.
Ia menjelaskan penyaluran alokasi beras di Kota Batam setiap satu bulan berjumlah 325 ton beras, sehingga total beras yang dialokasikan selama tiga bulan ke depan hingga Desember 2023 berjumlah 975 ton.
Secara keseluruhan, kata Meirizal, terdapat 32.533 KPM di 12 kecamatan yang menerima bantuan CBP. “CBP tahap 2 ini mulai alokasi dari September sampai dengan November,” ujar dia.
Adapun penyalur CBP tahap I yang dialokasikan pada Maret hingga Mei lalu berjumlah 386.690 kg.
(ade)


