Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemko Batam Berikan Perlindungan Jamsos Naker Kepada RT/ RW
    2 jam lalu
    Bantuan Bioflok 2026: 96 Unit untuk 24 Kelompok Pembudidaya di Batam
    11 jam lalu
    Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjungpinang
    11 jam lalu
    Harga Emas Antam Menguat Tajam di Akhir Pekan
    11 jam lalu
    Kebutuhan Hewan Kurban di Batam Diperkirakan Alami Peningkatan
    23 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
    12 jam lalu
    Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Benahi Status Guru Honorer di Kab. Karimun
    2 hari lalu
    Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
    3 hari lalu
    Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
    3 hari lalu
    “Etalase Publik”: Yang Lahir dari Transportasi Publik
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Pecong, Batam
    3 hari lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Tumpahan Minyak yang Memicu Peringatan ‘Hari Bumi’

Editor Admin 2 tahun lalu 521 disimak
Ilustrasi, peringatan hari Bumi. © Marshal University. Disediakan oleh GoWest.ID

MINYAK yang tumpah pada 1969 silam di sebuah pengeboran minyak di Santa Barbara, California, Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu peristiwa lingkungan terburuk di dekade tersebut.


LEBIH dari 11 juta liter minyak yang tumpah di perairan tersebut menyebabkan kematian pada lebih dari 10.000 burung laut, serta mamalia laut seperti lumba-lumba, anjing laut, dan singa laut.

Adanya peristiwa itu mengilhami seorang aktivis perdamaian bernama John McConnell dalam sebuah konferensi Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) untuk mengusulkan adanya sebuah hari khusus untuk memperingati bumi, yang awalnya diperingati pada 21 Maret 1970, dan telah disetujui oleh Sekretaris Jenderal PBB pada waktu itu, U Thant.

Sebulan berselang, Senator AS Gaylord Nelson bergerak bersama para aktivis dalam menciptakan kegiatan yang dinamakan sebagai “Earth Day” atau Hari Bumi. Ia yang juga merupakan pengajar dan pemerhati lingkungan mengajak Denis Hayes, aktivis lulusan Universitas Harvard untuk mengoordinasikan kegiatan tersebut.

Hasilnya, sekitar 20 juta orang tumpah ke jalan untuk meramaikan aksi tersebut, dan hingga kini menjadi salah satu peristiwa unjuk rasa dengan massa terbanyak sepanjang sejarah.

Atas peristiwa tersebut, Hari Bumi yang diperingati pada 22 April setiap tahunnya, mulai diperingati masyarakat dunia sejak 1990, di mana saat ini, 192 negara turut ambil bagian dalam gerakan tersebut.

Pada tahun ini, Hari Bumi 2024 mengambil tema “Planet vs Plastic” atau “Planet vs Plastik” yang merupakan sebuah kampanye untuk mengakhiri penggunaan plastik demi kesehatan manusia dan bumi, dengan ajakan kepada semua pihak untuk mengurangi 60 persen produksi seluruh jenis plastik pada 2040 mendatang.

Beberapa upaya yang dilakukan untuk mencapai hal tersebut adalah dengan meningkatkan kewaspadaan publik terhadap kerusakan yang disebabkan plastik kepada manusia, hewan, dan kesehatan seluruh biodiversitas dan menuntut dilakukannya lebih banyak penelitian dan publikasinya terhadap publik mengenai implikasi kesehatannya, termasuk dampaknya terhadap kesehatan.

Kemudian, meniadakan penggunaan plastik sekali pakai pada 2030, serta mencapai komitmen peniadaan bertahap ini yang sesuai dengan Perjanjian PBB tentang Polusi Plastik pada tahun 2024.

Menuntut kebijakan untuk mengakhiri tren berbagai model fesyen yang silih berganti dalam waktu singkat atau fast fashion yang mengakibatkan banyaknya jumlah plastik yang diproduksi dan digunakan, serta berinvestasi dalam teknologi inovatif untuk menciptakan dunia tanpa plastik.

Hari Bumi di Indonesia

Di Indonesia, peringatan atau perayaan Hari Bumi sebenarnya belum banyak diketahui oleh kalangan masyarakat. Hal ini berbanding terbalik dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang selalu diperingati setiap tanggal 5 Juni.Pada dasarnya memang tidak terdapat perbedaan antara Hari Bumi Sedunia dengan Hari Lingkungan Sedunia. Hal yang paling membedakan antara dua hari besar itu adalah sejarahnya saja.

Hari Bumi awalnya diprakarsai oleh masyarakat serta diperingati oleh LSM dan organisasi di bidang pelestarian lingkungan hidup, sedangkan Hari Lingkungan Sedunia diperingati berdasarkan Konferensi UN tentang Lingkungan hidup yang berlangsung pada 5 Juni 1972 di Stockholm.  Tanggal konferensi tersebut kemudian ditetapkan menjadi Hari Lingkungan Hidup Sedunia.Indonesia berpartisipasi dalam konferensi tersebut dan diwakili oleh Prof. Emil Salim yang menjabat sebagai Kepala Bappenas.Hari Lingkungan Hidup Sedunia dianggap lebih resmi dan sering diperingati oleh masyarakat maupun pemerintah di sejumlah negara di dunia.Tujuan dasar dari kedua peringatan hari besar tersebut adalah untuk merangsang kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup yang semakin hari semakin rusak.

Dengan peringatan hari bumi sedunia ini, mari kita meningkatkan kepedulian kita terhadap bumi kita tercinta dengan suatu aksi nyata. Jangan jadikan hari bumi sedunia ini sekedar ajang berkumpul mencemaskan bumi namun tanpa tindakan nyata menjaga, merawat, dan menyelamatkan bumi.Kelestarian bumi bukanlah tanggungjawab perorangan namun kelestarian bumi menjadi tanggungjawab semua pihak yang hidup di bumi tanpa terkecuali.Oleh karena itu kesadaran akan pentingnya kelestarian bumi perlu ditanamkan pada diri masing-masing individu sedini mungkin dan secara berkesinambungan.

Selamat merayakan Hari Bumi

(ham/dha)

Kaitan Earth day, Hari bumi
Admin 22 April 2024 22 April 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali1
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Rybakina Juara Stuttgart Open
Artikel Selanjutnya MK Tolak Gugatan Capres Cawapres Anies – Muhaimin

APA YANG BARU?

Pemko Batam Berikan Perlindungan Jamsos Naker Kepada RT/ RW
Artikel 2 jam lalu 84 disimak
Bantuan Bioflok 2026: 96 Unit untuk 24 Kelompok Pembudidaya di Batam
Artikel 11 jam lalu 165 disimak
Polisi Tangkap Tersangka Pelaku Curanmor di Tanjungpinang
Artikel 11 jam lalu 139 disimak
Harga Emas Antam Menguat Tajam di Akhir Pekan
Artikel 11 jam lalu 168 disimak
Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
Sports 12 jam lalu 203 disimak

POPULER PEKAN INI

Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
Lingkungan 3 hari lalu 494 disimak
Berlaku Setiap Jum’at, ASN Kabupaten Bintan Mulai Laksanakan Kerja WFH
Artikel 6 hari lalu 468 disimak
Mayat Pria Ditemukan Dalam Kolam Bekas Galian di Kawasan Imperium
Artikel 3 hari lalu 461 disimak
TBM Kepulauan Riau Lolos Kurasi Nasional
Budaya 4 hari lalu 444 disimak
Ditjen Imigrasi Amankan WNA Asal Tiongkok di Proyek Opus Bay Marina City
Artikel 3 hari lalu 411 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?