Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Semester I Januari-Juni 2026, Disnaker Catat 15.189 Orang Mencari Kerja di Batam
    5 jam lalu
    BMKG Peringatkan Warga, Waspadai Potensi Hujan Deras Disertai Angin Kencang dan Petir
    7 jam lalu
    Terkendala Modal dan Pengelolaan, Kopdes Merah Putih di Pulau Buluh Batam Tutup
    22 jam lalu
    Diduga Puting Beliung Sapu Kawasan PT VME Batu Ampar, Sejumlah Bangunan Rusak
    1 hari lalu
    ZIS Tembus Rp21 Miliar, BAZNAS Batam Serahkan Laporan Audit ke Pemko
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    9 jam lalu
    KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
    1 hari lalu
    “Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
    3 hari lalu
    Spanyol Juara Piala Dunia 2026
    3 hari lalu
    Hujan Gol di Miami, Inggris Tekuk Prancis 6-4
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    2 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    6 hari lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    3 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Bos First Travel yang Tersandung Kesuksesan Sendiri

Editor Admin 9 tahun lalu 1.6k disimak
Ilustrasi : Antara

TAK ada yang bisa menebak jalan karier seseorang. Bocah yang tak lulus kuliah bisa bernasib sangat mujur ketika berhasil mengembangkan perangkat teknologi hasil rakitannya sendiri.

Nasib sebaliknya juga mungkin terjadi pada bocah yang menamatkan pendidikannya hingga jenjang pendidikan yang paling prestisius.

Lihat saja apa yang terjadi dengan Andika Surachman. Selepas pendidikan SMA, pria kelahiran Bogor, 29 Desember 1985 ini memulai kariernya sebagai pramuniaga di sebuah gerai toko serba ada. Profesi ini dilakoninya sambil meneruskan pendidikannya ke jenjang STIE Tama Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Setahun kemudian, tepatnya pada 2005, Andika memutuskan menikah muda dengan wanita pujaannya, Anniesa Desvitasari Hasibuan, yang saat itu juga masih menempuh pendidikan di Universitas Indonesia.

Memiliki keluarga membuat Andika tak bisa terus bertahan sebagai pramuniaga. Andika pun pindah bekerja dengan status magang di kantor Pusat Bank Bukopin. Bayarannya yang sebesar Rp50.000 per hari diakuinya cukup untuk membiayai keluarga dan anaknya yang baru lahir pada 2006.

2008, ayah mertua Andika, yang seorang pengusaha batubara meninggal dunia. Sejak saat itu, beban keluarga besar sang istri pun menjadi tanggungan Andika. Dengan berat hati, keduanya pun memutuskan untuk mengakhiri kuliah dan fokus mencari nafkah untuk keluarga.

Andika menggadaikan motornya dengan harga Rp2 juta. Uang tersebut kemudian digunakannya untuk menyewa toko kecil di pinggir jalan kawasan Cimanggis, Depok. Barang yang dijualnya beragam, dari mulai pulsa, makanan, seprai, hingga cetak foto.

Hingga akhirnya pada 2009, Andika mencoba membuka bisnis agen perjalanan. Dengan menggunakan izin CV, Andika dan Anniesa membuka travel pertamanya dengan nama First Karya Utama.

Dari pintu ke pintu, pasangan ini menawarkan jasa mereka. Hampir semua area di Jabodetabek sudah disambangi keduanya. Sampai akhirnya ada tawaran dari seorang karyawan Bank Indonesia yang ingin berwisata ke Vietnam.

Dari situlah usahanya mulai menyebar dari mulut ke mulut. Sampai suatu ketika ia mendapat permintaan untuk umroh dari 127 pegawai Bank Indonesia dan 50 pegawai Pertamina.

Mulai saat itu, sepanjang tahun 2012, mereka bisa memberangkatkan 800 orang. Di 2013, jumlah pelanggan bertambah menjadi 3.800 orang. Pada 2013, Andika akhirnya mendaftarkan First Travel sebagai PPIU di Kementerian Agama.

Pada 2014, Andika berhasil mengantongi omzet US$20 juta dengan memberangkatkan 14.700 orang ke Tanah Suci. Keberhasilan sang suami tentu saja menjadi kesempatan bagi Anniesa.

Anniesa kemudian mengambil kursus mode singkat di London, mengikuti kegemaran menggambarnya yang sudah ada sejak kecil. Dari sana lah, karya-karya Anniesa mulai ramai dipamerkan di banyak pertunjukkan mode di penjuru dunia.

Hingga akhirnya, Anniesa menjadi salah satu perancang Indonesia yang menjadi fenomenal karena berhasil memasukkan busana muslim ke dalam pameran New York Fashion Week.

Hingga akhirnya kisah sukses keduanya harus tersandung oleh bisnis mereka sendiri. Dua bos ini diamankan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Rabu (9/8/2017).

Keduanya disangkakan penipuan dengan modus pelaku menjanjikan dengan cara menawarkan biaya umrah murah. Pembeli yang kemudian tergiur dan memesan paket umrah. Namun hingga waktu yang dijanjikan, calon jemaah tak kunjung berangkat.

First Travel menawarkan jasa umrah murah dengan biaya Rp14,3 juta. Sementara biaya umrah yang ditetapkan Kementerian Agama sekitar Rp21 juta-Rp22 juta.

Penangkapan atas mereka dilakukan di kompleks perkantoran Kementerian Agama, usai menggelar konferensi pers menjelaskan duduk persoalan di perusahaan yang mereka rintis sejak 2013 itu.

Pasangan yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu terancam dengan Pasal 55 juncto Pasal 378 dan 372 KUHP Tentang Penipuan dan Penggelapan serta Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Polisi juga sudah memeriksa 11 saksi terkait masalah ini.

Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi yang selama ini mengawal kasus penipuan First Travel mengaku menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Kalau dana jemaah, itu nanti pihak kepolisian, kita ikuti proses hukum. Satgas tidak bisa ikut campur tangan,” ujar Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, dalam Tribunnews.com, Kamis (10/8/2017).

Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan First Travel sejak 18 Juli 2017. Tak lama setelahnya, Kementerian Agama (Kemenag) mencabut izin penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah First Travel pada 1 Agustus 2017.

Pencabutan izin First Travel tercantum dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 589 Tahun 2017 tentang Penjatuhan Sanksi Administrasi Pencabutan Izin Penyelenggaraan PT First Anugerah Karya Wisata sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah Keputusan Menteri. (*)

 

Kaitan andika, bos, sukses, travel
Admin 12 Agustus 2017 12 Agustus 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Goes to Langsa (757 Kepri FC Away Match)”
Artikel Selanjutnya Inspirasi Budaya Jay Subiyakto

APA YANG BARU?

Semester I Januari-Juni 2026, Disnaker Catat 15.189 Orang Mencari Kerja di Batam
Artikel 5 jam lalu 58 disimak
BMKG Peringatkan Warga, Waspadai Potensi Hujan Deras Disertai Angin Kencang dan Petir
Artikel 7 jam lalu 93 disimak
31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
Sports 9 jam lalu 104 disimak
Terkendala Modal dan Pengelolaan, Kopdes Merah Putih di Pulau Buluh Batam Tutup
Artikel 22 jam lalu 138 disimak
Diduga Puting Beliung Sapu Kawasan PT VME Batu Ampar, Sejumlah Bangunan Rusak
Artikel 1 hari lalu 203 disimak

POPULER PEKAN INI

ABH Lakukan Penyambungan Pipa Air, Berikut Wilayah yang Akan Terdampak
Artikel 2 hari lalu 704 disimak
Angka Kecelakaan Lalulintas di Batam Meningkat, Kematian di Jalan Turun
Artikel 5 hari lalu 363 disimak
Workshop Literasi Para Ibu untuk Perkuat Karakter Anak
Pendidikan 6 hari lalu 355 disimak
Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
Tokoh 6 hari lalu 315 disimak
PMII Minta Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD Batam
Artikel 6 hari lalu 297 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?