DINAS Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam menggelar Workshop Literasi di Hotel AP Premiere, Lubuk Baja, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang menyasar para ibu ini dihadiri oleh pengurus PKK Kota Batam, kader PKK tingkat kelurahan dan kecamatan, serta jajaran Dharma Wanita Kota Batam.
Workshop ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar. Dalam sambutannya, Erlita menekankan betapa krusialnya peran seorang ibu dalam membentuk fondasi emosional anak. Menurutnya, pola komunikasi dan perhatian yang diberikan ibu di rumah akan sangat memengaruhi tumbuh kembang serta kesehatan mental sang buah hati.
“Ibu memiliki peran yang sangat penting sebagai pendidik pertama dan utama di lingkungan keluarga. Cara ibu berkomunikasi, mendengarkan, memberikan perhatian, dan menjadi teladan akan membentuk karakter serta kesehatan emosional anak sejak dini,” ujar Erlita sesaat sebelum membuka acara secara resmi. Ia berharap, lewat pemahaman ini anak-anak di Batam dapat tumbuh menjadi pribadi yang berempati tinggi dan mampu membangun hubungan sosial yang sehat.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam, Herman Rozie, memaparkan tiga tujuan utama diselenggarakannya workshop bertema literasi keluarga ini.
Pertama, untuk meningkatkan kesadaran para ibu mengenai pentingnya kecerdasan emosional bagi anak. Kedua, memberikan pembekalan taktis mengenai strategi pengasuhan berbasis literasi keluarga. Ketiga, mendorong terciptanya budaya literasi di rumah sebagai jembatan komunikasi yang positif antara orang tua dan anak.
“Kami ingin mendorong tumbuhnya budaya literasi di lingkungan keluarga sebagai sarana membangun komunikasi yang positif, empati, berkarakter, dan mendukung kesehatan mental anak,” jelas Herman.
Untuk mengupas tuntas materi tersebut, penyelenggara menghadirkan dua narasumber ahli. Sesi pertama diisi oleh Konselor Tengku Riska AS Shaadah yang mengusung materi “Peran Ibu dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak”. Sementara sesi kedua menghadirkan perwakilan Komunitas Membaca Nyaring (Read Aloud) Batam, Mashita Ulfah, yang membawakan materi “Peran Ibu dalam Meningkatkan Minat Baca pada Anak”.
Tidak hanya pemaparan teori, kegiatan ini juga diakhiri dengan sesi praktik membaca nyaring (read aloud) bagi para peserta. Metode ini dinilai sangat efektif untuk merangsang rasa ingin tahu dan menumbuhkan minat baca anak sejak usia dini.
Pada kesempatan yang sama, Relawan Literasi Masyarakat Perpustakaan Nasional RI Lokus Batam, Rita Fatimah, turut menyampaikan rencana kerja mereka dalam waktu dekat. Tim relawan dijadwalkan akan turun langsung ke tingkat kelurahan guna melakukan monitoring dan pendataan terkait pemanfaatan hibah buku yang sebelumnya telah disalurkan ke masyarakat.
Sebagai informasi tambahan bagi warga Batam yang ingin mengakses layanan literasi secara gratis, pendaftaran keanggotaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam kini dapat dilakukan secara praktis secara daring. Masyarakat cukup mengakses laman resmi Perpustakaan Batam di tautan https://perpustakaan.batam.go.id/pendaftaran/anggota.
(sus)


