Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu Tanjungpinang Diikuti 145 Tim
    6 jam lalu
    Tersangka Pembakar Rumah Kos di Komplek Wijaya Kusuma Tertangkap
    6 jam lalu
    Polisi Amankan 34 Calon Pekerja Migran Ilegal di Batam Centre
    6 jam lalu
    Kecelakaan Lalu Lintas di Kepri Didominasi Usia Produktif serta Pelajar
    6 jam lalu
    Terseret Arus di Pantai Golden Beach, Remaja 13 Tahun Ditemukan Telah Meninggal
    20 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    3 hari lalu
    Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Digelar di SMKN 1 Batam
    3 hari lalu
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    5 hari lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    6 hari lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Kantata Takwa: Mengalunkan Simfoni Perlawanan dan Harapan

Editor Redaksi 2 tahun lalu 702 disimak
Ilustrasi. Cover Album Kantata Takwa. F/ disediakan Gowest.ID

KANTATA Takwa bukan sekadar band, mereka adalah sebuah gerakan. Terbentuk dari pertemuan ide-ide besar dan keberanian untuk berbicara tentang kebenaran, mereka menjadi simbol perlawanan dan harapan di tengah masa-masa sulit.

ANGOTA-anggotanya adalah para maestro dalam bidangnya: Iwan Fals, penyanyi balada dengan lirik-lirik tajam; Setiawan Djody, pengusaha dan seniman yang mendanai serta menginspirasi gerakan ini.

Berikutnya; Jockie Surjoprajogo, maestro keyboard dengan sentuhan magis; Donny Fattah, bassist yang membawa groove yang kuat; Sawung Jabo, seniman teater dan musisi revolusioner; W.S. Rendra, penyair legendaris yang memberikan sentuhan puitis; dan Innisisri, drummer yang menghidupkan ritme.

“KANTATA TAKWA”

Lagu “Kantata Takwa” menjadi manifesto dari visi dan misi band ini. Dengan durasi yang panjang, lagu ini membawa pendengar melalui perjalanan spiritual dan filosofis. Iwan Fals dengan vokalnya yang khas, menyanyikan lirik yang berbicara tentang ketuhanan, keberanian, dan introspeksi diri. Melodi dan aransemen yang kaya dengan elemen-elemen rock progresif, membuat lagu ini menjadi pengalaman audio yang mendalam dan menggugah.

“KESAKSIAN”

“Kesaksian” adalah suara yang bersaksi tentang ketidakadilan dan penderitaan. Lagu ini memiliki irama yang menggugah, dipenuhi dengan nada-nada yang penuh emosi. Liriknya mengajak pendengar untuk tidak menutup mata terhadap kenyataan yang ada di sekitar mereka. Ini adalah panggilan untuk bertindak, sebuah ajakan untuk menjadi saksi dan agen perubahan di tengah ketidakadilan.

“ORANG ORANG KALAH”

Dalam “Orang-orang Kalah,” Kantata Takwa menyuarakan suara mereka yang sering terpinggirkan. Lagu ini adalah ode untuk mereka yang berjuang namun kerap kali gagal, mereka yang terjebak dalam siklus kekalahan yang pahit. Melalui lirik yang penuh empati dan melodi yang melankolis, lagu ini menyentuh hati dan mengingatkan kita akan kemanusiaan yang sering kali terabaikan.

PAMAN DOBLANG

“Paman Doblang” membawa pendengar ke dalam dunia cerita rakyat dengan sentuhan musik modern. Lagu ini menceritakan tentang seorang tokoh karismatik yang menjadi simbol perlawanan dan kebijaksanaan. Dengan aransemen yang kaya dan narasi yang kuat, lagu ini menghidupkan kembali nilai-nilai tradisional dalam konteks yang relevan dengan zaman sekarang.

BALADA PENGANGGURAN

“Balada Pengangguran” adalah kritik tajam terhadap kondisi ekonomi dan sosial di Indonesia. Lagu ini menggambarkan realitas pengangguran dengan lirik yang jujur dan menyakitkan. Kombinasi antara vokal Iwan Fals, gitar Jabo, keyboard Jockie, dan bass Donny Fattah menciptakan suasana yang penuh dengan keputusasaan namun juga mengandung harapan untuk perubahan.

NOCTURNO

“Nocturno” adalah perjalanan introspektif melalui malam yang gelisah. Kolaborasi antara Setiawan Djody, Iwan Fals, dan Jockie Surjoprajogo menghasilkan sebuah lagu yang tenang namun penuh dengan kegelisahan. Melodi yang lembut dan lirik yang mendalam membuat lagu ini menjadi refleksi pribadi yang cocok didengarkan dalam kesunyian malam.

GELISAH

“Gelisah” adalah potret kegelisahan yang dirasakan banyak orang. Lagu ini membawa pendengar pada perjalanan emosional yang penuh dengan perasaan tidak menentu. Aransemen musik yang kompleks dan lirik yang introspektif menjadikan “Gelisah” sebagai salah satu karya yang paling menggugah dari Kantata Takwa.

RAJAWALI

“Rajawali” melambangkan kebebasan dan kekuatan. Lagu ini mengisahkan tentang semangat juang dan keinginan untuk terbang tinggi, bebas dari belenggu yang mengikat. Dengan irama yang dinamis dan lirik yang inspiratif, “Rajawali” membangkitkan semangat dan motivasi untuk terus berjuang.

AIR MATA

“Air Mata” menyentuh sisi emosional yang paling dalam. Lagu ini berbicara tentang penderitaan dan harapan, dua hal yang sering berjalan berdampingan dalam kehidupan. Melodi yang menyentuh dan lirik yang penuh makna membuat “Air Mata” menjadi sebuah refleksi yang mendalam tentang perjuangan hidup.

SANG PETUALANG.

“Sang Petualang” menutup perjalanan musikal ini dengan semangat petualangan dan penemuan diri. Lagu ini mengajak pendengar untuk tidak takut menghadapi tantangan dan terus mencari jati diri mereka. Dengan aransemen musik yang menggugah dan lirik yang penuh inspirasi, “Sang Petualang” menjadi penutup yang sempurna untuk album ini.

Kantata Takwa adalah lebih dari sekadar band; mereka adalah simbol perlawanan, harapan, dan pencarian akan kebenaran. Melalui musik dan lirik mereka, mereka menginspirasi banyak orang untuk berpikir lebih dalam, bertindak lebih berani, dan selalu berharap untuk masa depan yang lebih baik.

Setiap lagu yang mereka ciptakan adalah sebuah karya seni yang membawa pesan yang kuat dan abadi, menjadikan mereka sebagai legenda yang akan terus hidup dalam hati dan pikiran pendengar mereka. (*)

Penulis: Mohammad Luthfi Aka Akira Kurosawa / pemerhati musik di Bogor.

Sumber: FB Mohammad Luthfi

Kaitan Grup band, iwan fals, Kantata Takwa, musik, Sawung Jabo, Setiawan Jody, top
Redaksi 29 Juni 2024 29 Juni 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Cammo Industrial Park Batam
Artikel Selanjutnya EURO 2024 | Babak 16 Besar, Ketangguhan Italia Ditantang Keuletan Swiss

APA YANG BARU?

Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu Tanjungpinang Diikuti 145 Tim
Artikel 6 jam lalu 86 disimak
Tersangka Pembakar Rumah Kos di Komplek Wijaya Kusuma Tertangkap
Artikel 6 jam lalu 81 disimak
Polisi Amankan 34 Calon Pekerja Migran Ilegal di Batam Centre
Artikel 6 jam lalu 88 disimak
Kecelakaan Lalu Lintas di Kepri Didominasi Usia Produktif serta Pelajar
Artikel 6 jam lalu 117 disimak
Terseret Arus di Pantai Golden Beach, Remaja 13 Tahun Ditemukan Telah Meninggal
Artikel 20 jam lalu 141 disimak

POPULER PEKAN INI

Kapolda Kepri Pastikan Proses Hukum Kematian Bripda Natanael Dijalankan Secara Transparan
Artikel 5 hari lalu 374 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 5 hari lalu 322 disimak
BP Batam Pastikan Pengadaan Pot Bunga Pakai Dana CSR
Artikel 5 hari lalu 321 disimak
Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
Artikel 5 hari lalu 301 disimak
Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
Histori 3 hari lalu 285 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?