Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Awal Pekan, Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Turun
    11 jam lalu
    KSOP Batam Bantah Isu Tongkang Granit Terbalik karena Ditolak Singapura
    11 jam lalu
    Sensus Ekonomi 2026: BPS Batam Terjunkan 800 Petugas, Sisir 400 Ribu Keluarga dan Pelaku Usaha
    13 jam lalu
    Debarkasi Haji Batam Hampir Tuntas, 10.516 Jamaah Pulang, Tinggal Kloter 25 di Madinah
    18 jam lalu
    Tongkang Batu Granit Terbalik di Perairan Batu Ampar, Seluruh ABK Selamat
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Krisis Anggaran dan Infrastruktur, Kepri Mundur Jadi Tuan Rumah Porwil Sumatera 2027
    9 jam lalu
    Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026, Banyak Partai Bigmatch
    17 jam lalu
    Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Kanada Lolos ke Babak 16 Besar
    20 jam lalu
    32 Tim Lolos Babak Knok Out, Tim Eropa dan Afrika Dominasi
    2 hari lalu
    “Timah 55 Kaki di Bawah Singkep, Kebaikan Sultan Riau Lingga”
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    9 jam lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    2 hari lalu
    Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
    3 hari lalu
    Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
    4 hari lalu
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    7 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Era Milenial : “Mencermati Gaya Hidup dan Pola Konsumsi Yang Sudah Berubah

Editor Redaksi 9 tahun lalu 1.8k disimak
Dr Sergei Skorobogatov mengatakan diperlukan waktu sekitar 40 jam untuk menerka dengan benar empat digit kode masuk iPhone 5c. Foto : Getty Image

LAPORAN PwC yang diluncurkan beberapa tahun lalu dan berjudul “People strategy for the digital age” menemukan bahwa para CEO meyakini teknologi berdampak pada seluruh aspek bisnis.

Seiring dengan perombakan total strategi fundamental perusahaan, maka strategi perusahaan tentang SDM juga harus dirombak. Diperlukan perancangan ulang pekerjaan secara besar-besaran.

Laporan ini merupakan hasil dari survei atas 1.322 CEO dari 77 negara.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri mengingatkan, adanya perubahan-perubahan gaya hidup, konsumsi, konsumen di ekonomi digital ini.  Yang pertama, sebut Presiden,  ada pergeseran perniagaan. Menurutnya, ada pergeseran perdagangan dari dunia offline menuju dunia online.

“Kita sudah hadapi itu, sudah ada. Daripada orang jauh-jauh ke toko atau ke mall kena macet di jalan, ngantri di kasir. Cuma keluarkan  hape, keluarkan smartphone, buka aplikasi, tik tik tik tik tik, tinggal tunggu barangnya diantar sampai ke rumah,” ungkap Jokowi pada acara Economic Talkshow “Ekonomi Baru di Era Digital” sekaligus pembukaan Indonesia Business & Development Expo, di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (20/9) pagi.

Presiden mengaku,  sekarang dirinya pesan gado-gado tidak perlu datang ke warung gado-gado.

“Tinggal minta Go Food, 30 menit datang. Beli sate tidak usah datang ke warung sate. Tinggal Go Food 30 menit paling lama satu jam, satenya datang. Ingin nasi Padang juga sama, kalau dirinya di Istana ini ingin nasi Padang ya sudah. “Klik klik klik klik 30 menit, nasi Padangnya nongol,” ucapnya.

Media sosial, yang mengakibatkan pergeseran dari konsumen barang lebih ke konsumsi pengalaman, konsumsi experience.

Ilustrasi : The Zweig Letter

“Yang populer sekarang adalah orang posting di Facebook, posting ke Instagram, posting ke twitter,” lanjutnya.

Menurut Jokowi, sekarang orang atau kita tidak lagi terlalu mengejar barang-barang bermerek. Tidak lagi terlalu ke barang-barang branded.

“Anak muda udah ngomong, wah kuno kayak gitu itu. Beli barang branded, beli barang yang  bermerek, sudah kuno,” ujarnya.

Tapi sekarang yang diincar orang, lanjut Presiden Jokowi, adalah kenang-kenangan, memori, pengalaman-pengalaman itu yang dikeluarkan. Kemudian dipasang untuk selama-lamanya di Facebook, dipajang di Instagram, dan dikeluarkan di Youtube.

Yang ketiga menurutnya adalah sharing ekonomi. Sebuah revolusi pada sisi suplai, atau sisi ketersediaan.

“Ini juga harus kita lihat, apakah ada pergeseran, apakah ada perubahan, iya. Sekali lagi sharing ekonomi sebuah revolusi pada sisi suplai. Gojek, Grab, Uber, We Work,” ungkapnya.

Dulu, dulu, kata Presiden, orang harus beli mobil. Sekarang tinggal pesan di smartphone, datanglah mobil on demand, pakai Go Car, pakai Grab Car silahkan, pakai Uber silakan.

Dulu, lanjut Presiden, orang harus beli rumah. Negara lain menurutnya sudah mulai banyak orang yang menggunakan transaksi online untuk urusan kediaman.

“Sekarang tinggal lihat-lihat, lihat-lihat di aplikasi. Bisa sewa kamar atau bahkan sewa rumah tapi hanya untuk satu hari, untuk dua hari, atau untuk satu minggu, atau untuk satu bulan. Pakai Air BnB, pakai Expedia”.

“Di Jakarta sudah banyak saya lihat, di Bandung sudah banyak dan di kota-kota besar yang lain sudah banyak, sudah mulai yang seperti itu,” lanjutnya lagi.

Ia mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dalam menghadapi perubahan ini. Perubahan yang terjadi bukan hanya pada pola konsumsi. Tapi juga pola kerja. Banyak yang akan berubah.

“Pengusaha hati-hati, yang ingin memulai berusaha juga hati-hati. Ini peluang tetapi juga ada ancaman,” tutur Presiden seraya menambahkan, banyak sekali orang yang bekerja dalam ekonomi digital. Kerjanya  sangat fleksibel, sangat dinamis.

Orang-orang yang menjadi supir Gojek, supir Grab, supir Uber, orang-orang yang menyewakan satu kamar di rumahnya ke turis melalui airBNB atau Expedia, lanjut Presiden, orang-orang seperti ini mereka seringkali kerjaan utamanya bukan sopir atau punya hotel.  Namun, sopir atau menyewakan kamar menjadi sampingan yang mengisi waktu, atau menguangkan sarana yang nganggur.

“Semuanya nanti akan efisien, efisien, efisien, efisien seperti itu. Nggak ada kamar-kamar kosong atau rumah kosong. Udah sewain aja. Kamar kosong sewain aja, rumah kosong sewain aja,” terangnya.

Hal ini, lanjutnya tentunya akan berdampak pada struktur pengeluaran/ spending atau belanja. Perubahan-perubahan seperti ini, jika tidak cermat dan teliti, bisa menyebabkan kita  kaget dan tidak siap.

Ia lantas mengambil contoh. Dulu orang harus keluar duit Rp50 ribu-Rp75 ribu untuk beli DVD. Sekarang ratusan ribu video gratis di youtube, di facebook, di instagram. Semua bisa dilihat dan langsung diakses. Dulu orang harus keluar duit untuk beli buku, beli koran, beli majalah. Sekarang, segala macam berita dan tulisan gratis ada di internet.

Semuanya ini, menurut Jokowi, tentunya akan berdampak sangat dahsyat pada sisi produksi. Karena itu, ia meminta agar produsen lebih berhati-hati mencermati, meneliti, melihat pola pergeseran tersebut.

Strategi Pemerintah

MENGENAI strategi pemerintah dalam menghadapi perubahan-perubahan itu, Jokowi mengemukakan :

Pertama, keleluasaan untuk eksperimentasi harus diberikan kepada seluruh masyarakat. Karena inovasi memerlukan eksperimen.

“Hal-hal yang baru harus dicoba, dan ini memerlukan cost dan biaya. Berarti start up jangan dicekik dengan regulasi berlebihan. Jangan terlalu diatur-atur,” tegasnya seraya menambahkan, tugas dirinya untuk menggempur peraturan agar semakin sedikit dan lincah melakukan inovasi.

Ilustrasi : GDILab

Kedua, mengejar infrastruktur ICT karena ini jadi kunci. Itu sebabnya, Jokowi mengaku dirinya selalui menanyakan mengenai perkembangan Palapa Ring, karena ini jadi kunci.

Ketiga, menurut Jokowi, kita akan fokus ke cyber security.

Ia menyebutkan, beberapa bulan lalu, pemerintah telah membentuk Badan Cyber dan Sandi Negara.

“Ini dalam proses bentuk kelembagaannya,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar jangan sampai kejadian aplikasi digital yang mengumpukan jutaan pelanggan, dibobol dan data pelanggan dibocorkan lalu dijual ke orang yang tidak bertanggung jawab.

(*/dha)

 

Kaitan bisnis online, era digital, gaya hidup, milenial, pergeseran
Redaksi 21 September 2017 21 September 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Jatuh ke Lubang Besar Karena Berkendara Sambil Main Ponsel
Artikel Selanjutnya Mengapa Pak Harto yang Membubarkan PKI?

APA YANG BARU?

Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
Statistik 9 jam lalu 104 disimak
Krisis Anggaran dan Infrastruktur, Kepri Mundur Jadi Tuan Rumah Porwil Sumatera 2027
Sports 9 jam lalu 103 disimak
Awal Pekan, Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Turun
Artikel 11 jam lalu 135 disimak
KSOP Batam Bantah Isu Tongkang Granit Terbalik karena Ditolak Singapura
Artikel 11 jam lalu 121 disimak
Sensus Ekonomi 2026: BPS Batam Terjunkan 800 Petugas, Sisir 400 Ribu Keluarga dan Pelaku Usaha
Artikel 13 jam lalu 142 disimak

POPULER PEKAN INI

Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
Documentary 7 hari lalu 461 disimak
Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
Artikel 5 hari lalu 428 disimak
Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 3 hari lalu 418 disimak
Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
Pendidikan 7 hari lalu 388 disimak
Ikan Lepu (Lion Fish)
Rupa 6 hari lalu 370 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?