Hubungi kami di

Pilihan gowest.id

Ancaman Bom di Rumah Dinas Tri Rismaharini

Mike Wibisono

Terbit

|

RUMAH dinas Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, yang berada di jalan Wali Kota Mustajab tiba-tiba digemparkan dengan ancaman sebuah bom, rabu (19/10) sore sekitar pukul 15.23 WIB.

Ancaman itu datang dari penelpon gelap yang masuk ke pos kediaman Risma -sapaan Tri Rismaharini.

“Penelpon tersebut mengaku bernama Helmi,” kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar, Rabu, dikutip dari Jawa Pos.

Riaman yang merupakan staf piket bagian umum dan protokol Pemkot Surabaya pun kaget.

“Apabila Pemkot Surabaya tidak membuka lagi lokalisasi Dolly, maka dalam waktu tiga hari rumah dinas wali kota dan gedung pemerintahan Surabaya akan saya ledakkan,” kata sang penelpon seperti ditirukan Riaman.

BACA JUGA :  Fans Wanita Asal Indonesia Kejar Shah Rukh Khan Hingga ke India

Riaman pun segera memberitahu rekan-rekannya yang lain dan melaporkan ancaman tersebut ke Polrestabes Surabaya. Dia mengaku, nomor penelpon yang muncul di layar telepon posko adalah 0815-5403-2842.

Begitu mendapatkan laporan, aparat dari Polrestabes Surabaya, Polda Jatim dan tim Gegana Polda Jatim langsung meluncur ke lokasi. Mereka melakukan penyisiran.

“Saya masih menemani tim gegana menyusuri rumah dinas,” kata Kasubag Humas Pemkot Surabaya M Fikser saat dikonfirmasi Jawa Pos Rabu petang. ***

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook