Hubungi kami di

Tanjung Pinang

Ansar Ahmad: “SDM Kepri Harus Siap Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0”

Terbit

|

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad. Foto: @HumasPemprovKepri

ANSAR AHMAD, selaku Gubernur Kepulauan Riau membuka  kegiatan webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Batam secara virtual dari ruang kerjanya di lantai 4, Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Jum’at (8/10).

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengapresiasi diadakannya Webinar ini,  karena dapat  memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) di Kepulauan Riau dalam menghadapi daya saing di era disrupsi 4.0 dan era pandemi Covid-19.

“Penguatan SDM untuk menghadapi daya saing di era sekarang sangat dibutuhkan. Selama ini SDM Indonesia khususnya SDM kita di daerah Provinsi Kepulauan Riau masih terpaku sebagai user,” ujar Ansar.

Ia berharap SDM dapat mengejar ketertinggalan dengan melakukan transformasi digital, masyarakat Kepulauan Riau harus memiliki tingkat literasi digital yang cukup serta mendukung penuh terjadinya transformasi digital.

BACA JUGA :  Ditresnarkoba Polda Kepri Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

Dijelaskan Ansar Ahmad, dalam revolusi industri 4.0 ini, ada 3 pilar utama yang harus dimiliki sebuah negara yaitu physical, digital, dan biological.

“Kita harus terus menstimulus agar SDM di Provinsi Kepri dapat berperan sebagai creator,” harap Ansar lagi.

Indonesia sendiri terbilang masih tertinggal bila dibandingkan dengan negara-negara lain, terlebih ketika sudah muncul prediksi bahwa Indonesia akan menjadi negara ekonomi terbesar ke 4 pada tahun 2050 mendatang.

“Bisa kita simpulkan bahwa pandemi Covid-19 menganjurkan ataupun mendorong di bidang teknologi atau Information and Communication Technology yang unggul,” katanya.

BACA JUGA :  Bright PLN Batam Menangkan Kompetisi Futsal BP Batam 2022

Selain itu, Ia juga menyampaikan kualitas SDM begitu penting bagi kelancaran upaya Indonesia dalam menyongsong era revolusi industri 4.0 yang serba digital.

Terakhir, menurut Ansar adanya silver lining yang bisa diambil. Salah satunya adalah peningkatan terhadap kebutuhan teknologi digital.

“Setidaknya sudah 50 persen dari total transaksi digital yang dilakukan di masa pandemi ini berasal dari pengguna baru,” tutupnya.

Hadir secara virtual dalam kegiatan ini seperti  Rektor Uniba Chablullah Wibisono, Warek IV Bidang Kerjasama Muhammad Gita Indrawan, Dekan Fakon dan Bisnis Bambang Satriawan, Kepala Prodi S 3 Manejemen SDM Uniba Indrayani dan Kepala Perwakilan Indonesia Kepri Musni Hardi Kusuma.

(*/zhr)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid