Hubungi kami di

Bintan

Bisa Gantikan Nasi, Pemkab Bintan Ajak Warga Konsumsi Sorgum

Terbit

|

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, panen raya tanaman sorgum di Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya, Minggu (16/1/2022). F. Dok. Humas Pemkab Bintan

KEPALA Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Agus Widyasmoko, mengajak warga Bintan untuk mengonsumsi sorgum atau cantel sebagai pengganti pangan nasi.

Agus mengaku sejak sebulan lalu memutuskan untuk tidak mengonsumsi nasi. Ia menggantikan nasi dengan sorgum karena kandungan gizi yang melimpah dari sumber karbohidrat lain.

Ia memaparkan, sorgum dapat diolah menjadi sereal, bubur, tepung, roti, kue, bahkan sirup. “Saya jadikan sebagai makanan pokok. Enak,” kata Agus, di lokasi pertanian sorgum Kecamatan Toapaya Asri, Bintan, Kepri, dikutip dari Antara, Senin (15/8/2022).

Agus menuturkan Bintan memiliki pertanian sorgum seluas 20 hektare, serta berbagai petani sorgum juga terus berkembang seiring dengan peningkatan permintaan pasar.

Menurut dia, manfaat sorgum bagi kesehatan juga sudah dikaji oleh para peneliti. Manfaat sorgum bagi kesehatan antara lain menjaga kadar kolesterol dalam tubuh, menjaga kadar gula darah, mengatasi penyakit seliak atau autoimun, menurunkan berat badan.

BACA JUGA :  Semua Jemaah Haji Debarkasi Batam Wajib Tes Antigen

Berdasarkan hasil penelitian pangan di Republik Indonesia, sorgum dengan berat 100 gram memiliki komposisi gizi berupa energi 366 kalori, protein 11 gram, karbohidrat 73 gram, lemak 3,3 gram, serat 1,2 gram, vitamin B1 0,09 miligram, vitamin B2 0,14 miligram, niasin 2.8 miligram, besi 4.4 miligram, fosfor 287 miligram, dan kalium 249 miligram.

“Konsumsi sorgum baik juga bagi penderita diabetes dan untuk anak yang hiperaktif. Karena kadar gulanya lebih rendah dari nasi,” ucapnya.

Agus merasakan sendiri manfaat setelah sebulan mengonsumsi sorgum, seperti proses buang air yang menjadi lebih lancar, serta merasa kenyang lebih lama.

“Sejak mengonsumsi sorgum, saya hanya makan dua kali sehari. Pagi saat sarapan pukul 09.00 WIB. Lalu makan lagi pada sore hari. Selama sebulan ini berat badan saya sudah turun berat badan 2,5 kilogram. Badan jadi lebih ringan,” kata Agus.

BACA JUGA :  150 Operator Sekolah di Tanjungpinang Ikuti Pelatihan Dapodik

Senada, petani sorgum di Kecamatan Toapaya Asri, Ayim Mulyana, menyatakan, sorgum tidak hanya bermanfaat bagi tubuh tetapi juga dapat diolah menjadi beraneka ragam makanan.

Ia mencontohkan, biji sorgum dapat diolah menjadi beras sebagai pengganti nasi, serta dapat diolah menjadi tepung sebagai pengganti gandum.

Selain itu, ujar dia, batang sorgum dapat dikonsumsi langsung layaknya batang tebu. Rasa manis pada air batang sorgum, membuatnya dapat diolah menjadi gula cair atau induk sirup. Batang dan daun yang masih muda dapat diolah menjadi teh yang berkhasiat.

Selanjutnya, akar pohon sorgum dapat diolah menjadi jamu. Sedangkan limbah baik dari batang, daun dan dedak hasil pengolahan beras dan tepung, dapat digunakan sebagai pakan ternak.

(*)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid