Hubungi kami di

Rupa Rupa

Curi Ikan, Dua Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Terbit

|

Kapal yang diduga menangkap ikan secara ilegal, yang telah diamankan petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan. F. Dok. ANTARA/HO-KKP

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap dua kapal ikan berbendera Malaysia karena diduga menangkap ikan secara ilegal di Selat Malaka. KKP juga menangkap dua kapal ikan ilegal berbendera Indonesia di Perairan Ternate.

Menurut Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksmana Muda TNI Adin Nurawaluddin, kapal yang ditangkap tersebut terdiri atas dua Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Malaysia dan dua kapal ikan Indonesia.

Adin mengatakan, dua kapal berbendera Malaysia adalah PKFB 1269 (97,71 GT) dan PKFB 1280 (93,11 GT).  Penangkapan dua KIA asal Malaysia di Selat Malaka tersebut merupakan hasil operasi Kapal Pengawas Perikanan Hiu 01 yang dinakhodai oleh Kapten Albert Essing.

BACA JUGA :  Malaysia Catat Rekor Penambahan Kasus Corona Harian

Dia menyebutkan, keberhasilan penangkapan Kapal ilegal tersebut tidak lepas dari sistem pengawasan terintegrasi yang didukung oleh Airborne Surveillance dan Pusat Pengendalian KKP.

“Kapal Pengawas Perikanan Hiu 01 melakukan intersep berdasarkan informasi yang sudah diperoleh sebelumnya baik dari Pusdal maupun pesawat pemantau”, ujarnya

Lebih lanjut, Adin menjelaskan, kedua Kapal ilegal tersebut telah di ad hoc ke Satuan Pengawasan PSDKP Langsa- Pangkalan PSDKP Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Terkait dengan kemungkinan pemanfaatan barang bukti, Adin mengungkapkan bahwa akan dipelajari lebih lanjut termasuk kemungkinan untuk disita dan dimanfaatkan untuk kelompok dan koperasi nelayan.

BACA JUGA :  KPPU: Ada Kartel Tiket Kapal Feri Batam-Singapura-Malaysia

Selain dua KIA Malaysia di Selat Malaka, pihaknya juga menangkap dua Kapal Ikan Indonesia KM NAJWA NAHDA (24 GT) dan KM Suci Asti (14 GT) yang diduga beroperasi tanpa Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Persetujuan Berlayar (SPB), dan Surat Laik Operasi (SLO).

“Dua KIA Malaysia ditangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 Selat Malaka pada Rabu (8/6/2022), sedangkan dua KII diamankan di WPPNRI 715 Perairan Pulau Ternate pada Kamis (9/6/2022)”, terang Adin.

(*)

sumber: Antaranews.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid