Hubungi kami di

Ini Batam

Ditpolairud Polda Kepri Kembali Gagalkan Pengiriman Calon TKI Ilegal ke Malaysia

Terbit

|

Para calon TKI Ilegal dan satu orang pelaku yang diamankan oleh Ditpolairud Polda Kepri, Rabu (21/9/2022). F. Ditpolairud Polda Kepri

JAJARAN Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Riau (Kepri) kembali menggagalkan upaya pengiriman empat orang calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal dari Kota Batam, Kepri, tujuan Malaysia.

Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Boy Herlambang, mengatakan selain mengamankan empat calon TKI, pihaknya juga menangkap satu orang pelaku yang berperan sebagai pengurus keberangkatan calon PMI tersebut.

“Satu orang pelaku dan empat orang korban telah diamankan saat akan berangkat ke Malaysia melalui Batam, tepatnya di Kecamatan Nongsa,” kata Boy, Rabu (21/9/2022).

BACA JUGA :  HKGB ke-70, Bhayangkari Kepri Beri Pengobatan Gratis untuk Warga Suku Laut

Boy menguburkan, pelaku yang diamankan berinisial HS (18) merupakan warga Aceh. Saat diamankan pelaku tengah mempersiapkan keberangkatan para calon TKI tersebut.

“Pelaku saat itu tengah melakukan penjemputan empat orang PMI serta menyiapkan berbagai keperluan, seperti menyiapkan satu unit kapal, satu unit mesin tempel merek Honda 1X20 PK, satu jerigen warna biru berisikan 25 liter pertamax yang digunakan untuk keperluan pemberangkatan serta antar jemput para PMI dari tempat penampungan,” katanya.

Keempat korban yang diselamatkan itu semuanya laki-laki. Mereka diketahui merupakan warga Aceh tiga orang dan satu orang asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

BACA JUGA :  Kepri Dapat Jatah Gelar Grand Final Nasional Kejurnas Drag Bike

Dari hasil aksinya, HS diketahui mendapat upah atau keuntungan sebesar Rp 2 juta dari salah satu pelaku yang menampung para PMI.

“Untuk pelaku lainnya saat ini tengah dalam pengembangan. Pelaku HS sudah enam kali melakukan pengantaran dan persiapan pengiriman PMI secara ilegal,” sebutnya.

Atas perbuatannya, pelaku disangka dengan pasal Pasal 81 junto Pasal 69 junto Pasal 83 juncto Pasal 68 UU 18 / 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana diubah dengan UU 11 / 2020 tentang Cipta Kerja junto Pasal 55 (1) ke 1 KUHP.

(*)

Sumber: Antara

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid