Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
    12 jam lalu
    8.800 Dus Pasokan Baru Minyakita Mulai Didistribusikan
    14 jam lalu
    DPR Desak Kemendikdasmen Usut Dugaan Pengerahan Siswa dalam Pawai MBG di Batam
    14 jam lalu
    8 Awak Kapal Diselamatkan Dari KM Batam Indah 9 Yang Tenggelam di Selat Malaka
    15 jam lalu
    Dinilai Jadi Sarang Prostitusi Terselubung, Mahasiswa Desak DPRD Batam Tutup Sintai
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
    14 jam lalu
    KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
    1 hari lalu
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    2 hari lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    2 hari lalu
    Kunang-Kunang Kian Sulit Ditemui: Bioindikator Lingkungan yang Terancam
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    24 jam lalu
    Pohon Bakau Api Api
    3 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    3 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    1 minggu lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Berita Video

Dua Kapal Tanker Minyak Terbakar dan Terlibat Tumpahan Minyak di Dekat Singapura

Editor Admin 2 tahun lalu 3.5k disimak
  • Dua kapal tanker minyak, Hafnia Nile (Singapura) dan Ceres I (Sao Tome and Principe), bertabrakan di dekat pulau Pedra Branca, Singapura pada 19 Juli 2024, sekitar pukul 06.15 pagi waktu setempat.
  • Tabrakan ini mengakibatkan kebakaran di kedua kapal tanker.
  • Seluruh 62 awak kapal (22 di Hafnia Nile dan 40 di Ceres I) berhasil diselamatkan.
  • Hafnia Nile membawa 300.000 barel nafta (hidrokarbon cair).Ceres I membawa 2 juta barel minyak mentah Iran.
  • Terjadi asap hitam tebal dari salah satu kapal tanker.
  • Dikhawatirkan akan terjadi tumpahan minyak besar.

DUA kapal tanker minyak raksasa dilalap api setelah bertabrakan di lepas pantai Singapura pada pagi Jumat (19/7/2024) ini. Peristiwa itu memicu kekhawatiran akan tumpahan minyak besar.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 06.15 waktu setempat di dekat pulau Pedra Branca, Singapura. Melibatkan kapal tanker berbendera Singapura Hafnia Nile dan kapal tanker berbendera Sao Tome and Principe Ceres I.

Kedua kapal tersebut dalam perjalanan menuju Selat Singapura ketika tabrakan terjadi.

Menurut Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura (MPA) seperti dilansir GoWest.ID dari Channel News Asia (CNA), seluruh awak kapal, yang terdiri dari 22 orang di Hafnia Nile dan 40 orang di Ceres I, berhasil diselamatkan.

Namun, asap hitam tebal mengepul dari salah satu kapal tanker, dan beberapa awak dilarikan ke rumah sakit setelah dievakuasi menggunakan rakit penyelamat.

Kekhawatiran atas tumpahan minyak besar muncul tak lama setelah insiden ini. Otoritas lingkungan di Malaysia, negara tetangga Singapura, bersiaga untuk menangani potensi kontaminasi laut.

Sementara itu, salah satu perusahaan asuransi Hafnia Nile, Gard asal Norwegia, menyatakan masih terlalu dini untuk menilai dampak lingkungan dari kecelakaan ini. “Kami terus memantau situasinya,” ujar pihak Gard.

Dua kapal tanker minyak, Hafnia Nile (Singapura) dan Ceres I (Sao Tome and Principe), bertabrakan di dekat pulau Pedra Branca, Singapura pada 19 Juli 2024, sekitar pukul 06.15 pagi waktu setempat. © F. Republik of Navy Singapore

Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa Hafnia Nile, dengan kapasitas 74.000 ton, membawa sekitar 300.000 barel nafta (hidrokarbon cair). Di sisi lain, Ceres I, yang merupakan supertanker, membawa 2 juta barel minyak mentah Iran.

Pemilik Ceres I, yang berbasis di China, belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Kapal Ceres I sendiri dibuat pada tahun 2001, sedangkan Hafnia Nile di tahun 2017.

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab tabrakan dan bekerja untuk memadamkan api serta mencegah tumpahan minyak lebih lanjut. © F. Republik of Navy Singapore

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab tabrakan dan bekerja untuk memadamkan api serta mencegah tumpahan minyak lebih lanjut. Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya pelayaran di jalur laut yang ramai dan pentingnya langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan dampaknya terhadap lingkungan.

(ham)

Kaitan batam, Ceres, Hafnia nile, Kapal tangker, malaysia, singapore, tabrakan
Admin 19 Juli 2024 19 Juli 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih2
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Maxim dan GoCar Resmi Beroperasi di Bandara Hang Nadim Batam
Artikel Selanjutnya Suhu Ekstrem, Tingkatkan Risiko Efek Samping Obat, Ancam Kesehatan

APA YANG BARU?

Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
Artikel 12 jam lalu 152 disimak
8.800 Dus Pasokan Baru Minyakita Mulai Didistribusikan
Artikel 14 jam lalu 148 disimak
Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
Pendidikan 14 jam lalu 144 disimak
DPR Desak Kemendikdasmen Usut Dugaan Pengerahan Siswa dalam Pawai MBG di Batam
Artikel 14 jam lalu 190 disimak
8 Awak Kapal Diselamatkan Dari KM Batam Indah 9 Yang Tenggelam di Selat Malaka
Artikel 15 jam lalu 154 disimak

POPULER PEKAN INI

SAR Gabungan Sisir Perairan Tanjung Budus Cari Nelayan Hilang
Artikel 6 hari lalu 518 disimak
Jalan Lingkar Selatan Batam Dibangun, Tahap Awal Rp15 Miliar
Artikel 6 hari lalu 444 disimak
Lonjakan Malaria di Tanjungpinang, Senggarang dan Kampung Bugis Fokus Ditangani
Artikel 6 hari lalu 398 disimak
Kronologi Demo Mahasiswa Batam Yang Ricuh
Artikel 6 hari lalu 395 disimak
Pohon Bakau Api Api
Rupa 3 hari lalu 393 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?