Hubungi kami di

Gaptek? Gak Lah!

Fenomena Langka, Besok 5 Planet Sejajar Bisa Disaksikan di Seluruh Indonesia

Terbit

|

Ilustrasi: Planet Sejajar. F. Dok. Getty Images/iStockphoto/mkarco

FENOMENA super langka akam terjadi besok, Jumat, 24 Juni 2022 dimana 5 planet sejajar. Lima planet di tata surya secara bersama dengan Bulan akan sejajar atau dalam satu garis yang sama, fenomena ini disebut sebagai konjungsi kuintet atau konjungsi multiplanet.

Fenomena ini merupakan salah satu fenomena langka yang hanya terjadi setiap 18-19 tahun sekali. Sebelumnya juga pernah terjadi pada tahun 2004 lalu. Lalu, kesempatan yang sama kemungkinan akan kembali terjadi pada 2041 mendatang.

Saat fenomena ini terjadi, ada lima planet muncul dalam urutan yang sama pada orbitnya masing-masing mengelilingi matahari. Kelima planet tersebut adalah Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

BACA JUGA :  Desain Unik Mobil Listrik Jadul Ford Gyron 1961

Dikutip dari situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), fenomena yang disebut sebagai parade langit ini dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia saat waktu subuh sampai dengan 24 menit sebelum matahari terbit. Pengamatan dapat disesuaikan dengan waktu subuh per daerah

“Kan, waktu subuh masing-masing wilayah itu berbeda-beda, sesuai dengan lintang geografis dan bujur geografis suatu kota. Jadi disesuaikan, kurang lebih ya, sekitar jam setengah 5 sampai jam setengah 6,” kata peneliti di Pusat Sains Antariksa Lapan, Andi Pangerang.

Andi mengatakan, sebetulnya tidak hanya ada lima planet melainkan enam planet dengan kehadiran planet Uranus. Maka dari itu, fenomena planet sejajar ini bukan lagi konjungsi kuintet (lima benda langit), melainkan konjungsi sektet (enam benda langit).

BACA JUGA :  Sejarah Kasti, Permainan Favorit Anak Generasi 80 - 90an

Menariknya, fenomena planet sejajar besok bisa dilihat kasat mata atau tanpa alat bantu apapun. Kendati demikian, agar bisa mengamati Uranus tetap memerlukan teleskop yang minimal berukuran lensa 10 cm.

“Karena kecerlangan Uranus hanya mencapai +5,9, nah ini kalau kondisi langit yang cukup redup tanpa polusi cahaya sebenarnya dapat kelihatan. Di wilayah perkotaan, batas kecerlangan +4,7 butuh alat bantu teleskop, teleskopnya kecil, berukuran 10 cm,” papar Andi.

(*)

sumber: detik.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid