Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Balita Tewas di Batam: Awalnya Dibilang Tenggelam, Ternyata Dicekik Pengasuh
    19 jam lalu
    Kemarau Panjang, 2 Sumber Air Bintan Masih Aman
    23 jam lalu
    50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
    1 hari lalu
    Hari ini, Jum’at (28/08), Potensi Hujan Ringan Terjadi di Beberapa Kecamatan di Batam
    1 hari lalu
    Kejar Target PAD Rp37 Miliar, Dishub Batam Validasi 522 Titik Parkir
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    2 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    3 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    5 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    6 hari lalu
    Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    6 hari lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    1 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Google Maps VS. Waze, Mana yang Unggul?

Editor Redaksi 9 tahun lalu 1.5k disimak

DUA aplikasi berikut ini menjadi andalan banyak orang saat bepergian.

Ada yang memilih Google Maps. Ada juga yang lebih sreg pakai Waze.

Google Maps menjadi aplikasi wajib bagi sebagian besar pelancong atau pendatang baru di suatu wilayah.

Beberapa pengguna lebih menyukai Waze karena dianggap lebih banyak menyediakan rute alternatif. Pembaruan informasi lalu-lintas juga ditampilkan lebih cepat. Sebagian orang lebih menyukai Google Maps karena lebih banyak pilihan rute sarana transportasi.

Lalu, mana yang lebih unggul di antara dua aplikasi peta besutan Google ini?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, berikut perbedaan antara aplikasi Waze dan Google Maps, seperti dikutip yang kami kutip dari Digital Trends melalui Kompas, Selasa (20/2/2018) kemarin.

Waze

© Engadget

WAZE dimiliki Google pada 2013 silam setelah diakuisisi dari Waze Mobile, sebuah perusahaan asal Israel. Akuisisi Google terhadap Waze bernilai 1,3 miliar dollar AS (Rp 17,6 triliun). Ketika menggunakan Waze, pengemudi akan diberitahu belokan demi belokan ,dari tempat asal hingga tujuan.

Layaknya Google Maps, Waze juga akan menampilkan waktu tempuh dan detail rute yang akan dilalui, termasuk rute alternatif, info kecelakaan, kemacetan atau penutupan jalan. Bedanya, Waze juga menyediakan informasi tentang razia lalu-lintas dan perubahan jalan satu arah, di mana informasi ini tidak ditemui di Google Maps.

Detail rute di Waze lebih real-time karena menggunakan konsep crowdsourcing.

Artinya, Waze mengandalkan informasi yang diberikan sesama pengguna Waze. Dengan kata lain, Waze merupakan aplikasi navigasi yang berbasis media sosial, yang mengizinkan para penggunananya berbagi informasi lalu-lintas.

Hingga saat ini, Waze hanya menyediakan rute bagi para pengendara mobil dan motor, disertai informasi jarak tempuh dan estimasi waktu, termasuk jika terjebak kemacetan. Aplikasi ini akan merekam riwayat perjalanan penggunanya, mulai dari rute yang biasa ditempuh, lokasi yang sering dikunjungi, hingga jam pulang.

Waze dilengkapi beberapa fitur unggulan seperti opsi suara navigasi yang lebih banyak dibanding Google Maps. Bahkan terdapat beberapa pilihan suara sebagai pemandu perjalanan.

Penguna juga bisa merekam suara sendiri lalu membagikannya ke sesama pengguna Waze.

Selain itu, Waze juga terintegrasi dengan aplikasi streaming musik Spotify.

Google Maps

© wccftech.com

BEDA dengan Waze yang berbasis media sosial, Google Maps tergolong aplikasi navigasi standar.

Tapi, Google Maps lebih banyak menampilkan pilihan rute transportasi seperti sepeda, pejalan kaki, dan transportasi umum seperti bus.

Tak hanya itu, Google Maps juga memberikan pertimbangan perjalanan menggunakan transportasi ride-sharingsemacam Go-Jek, Uber, atau Grab, lengkap dengan estimasi waktu dan biaya perjalanan.

Detail rute di Google Maps juga lebih kaya dengan berbagai informasi.

Seperti ATM, tempat ibadah, rest area, restauran, dan sebagainya. Jika Waze terintegrasi dengan Spotify, Google Maps terintegrasi dengan Google Street View dan satelit, sehingga lebih memudahkan pengguna untuk menemukan lokasi.

Di daerah yang cenderung terpencil dari jangkauan jaringan internet, Google Maps masih bisa berfungsi meskipun dalam mode offline.

Pada jalur persimpangan, suara navigasi pada Google Maps akan memberikan peringatan sebelum pengemudi harus belok. Pada pembaruannya, Google Maps juga memberikan fitur step by step yang akan memberi aba-aba jika pengguna harus berganti halte bus, atau jalur kereta.

Mana yang pas?

TINGKAT akurasi Waze dan Google Maps dipertimbangkan melalui beberapa faktor. Dalam rute perkotaan, Waze lebih unggul untuk menemukan rute alternatif lebih banyak, dan cukup akurat karena diinfokan sendiri oleh para pengguna Waze.

Namun untuk memotong waktu, Waze tidak begitu diunggulkan. Kebanyakan rute alternatif, diarahkan menuju jalan-jalan kecil di area permukiman warga.

Rute alternatif ini memang cukup bermanfaat, namun karena banyak belokan, belum tentu akan menghemat waktu.

Sementara Google Maps, meskipun ada fitur peringatan kecelakaan, informasi kemacetan jalan, dan rute alternatif, informasi yang ditampilkan tidak begitu real-time. Namun Google Maps tetap bisa membawa pengemudi menuju lokasi tujuan.

Jadi, jika lebih menyukai navigasi yang memberikan informasi lalu-lintas yang cepat dan real-time, Waze bisa menjadi alternatif.

Namun jika butuh aplikasi navigasi dengan interface (antarmuka) sederhana dan bisa bekerja di daerah terpencil secara offline, Google Maps bisa menjadi pilihan.

 

Sumber : Digital Trends / Kompas

 

Kaitan Google maps, top, waze
Redaksi 21 Februari 2018 21 Februari 2018
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kenali Perilaku Copet
Artikel Selanjutnya Menuju Sistem Retribusi Sampah Non Tunai

APA YANG BARU?

Balita Tewas di Batam: Awalnya Dibilang Tenggelam, Ternyata Dicekik Pengasuh
Artikel 19 jam lalu 40 disimak
Kemarau Panjang, 2 Sumber Air Bintan Masih Aman
Artikel 23 jam lalu 129 disimak
50 Hektare Lahan di Bintan Terbakar: 67 Titik Karhutla Sejak Juli, Bintan Timur Paling Parah
Artikel 1 hari lalu 193 disimak
Hari ini, Jum’at (28/08), Potensi Hujan Ringan Terjadi di Beberapa Kecamatan di Batam
Artikel 1 hari lalu 152 disimak
Kejar Target PAD Rp37 Miliar, Dishub Batam Validasi 522 Titik Parkir
Artikel 1 hari lalu 148 disimak

POPULER PEKAN INI

Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
Artikel 3 hari lalu 318 disimak
Lahan Tiga Hektare di Kawasan Barelang Hangus Terbakar
Artikel 6 hari lalu 318 disimak
Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
Lingkungan 3 hari lalu 314 disimak
Gedung Beringin, Batam
Infrastruktur 6 hari lalu 313 disimak
Suhu Batam dan Karimun Tembus 32°C, Angin Kencang Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Kepri
Artikel 6 hari lalu 305 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?